Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Buka Seleksi Terbuka 4 Jabatan Kepala OPD, Pendaftaran Dibuka hingga 16 Agustus 2026

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 104
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun buka seleksi terbuka empat kepala OPD. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) resmi membuka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau jabatan eselon II. Sebanyak empat posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih kosong akan diisi melalui mekanisme seleksi terbuka.

Empat jabatan yang dibuka meliputi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim).

Pengumuman seleksi berlangsung mulai 1 hingga 15 Agustus 2026. Sementara itu, penerimaan berkas lamaran dilakukan secara online pada 2-16 Agustus 2026 melalui laman https://asnkarier.bkn.go.id menggunakan akun MyASN. Batas akhir pengunggahan dokumen ditetapkan pada 16 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.

Sekretaris Daerah Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, mengatakan empat jabatan tersebut merupakan tahap awal dari pengisian sejumlah posisi kepala OPD yang masih kosong. Sebelumnya, usulan seleksi telah disampaikan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan mendapatkan persetujuan.

“Ada empat karena proses mutasi berjalan terus. Yang disetujui BKN saat ini empat jabatan itu terlebih dahulu, sehingga langsung kami umumkan untuk proses seleksi terbuka,” ujarnya.

Soeko menjelaskan setiap jabatan minimal harus diikuti tiga pelamar agar seleksi dapat dilaksanakan. Apabila jumlah pendaftar belum memenuhi ketentuan tersebut, masa pendaftaran akan diperpanjang.

“Minimal harus tiga pelamar. Kalau tidak memenuhi, ya diperpanjang,” katanya.

Menurutnya, seluruh OPD yang saat ini dipimpin pelaksana tugas memiliki peran strategis sehingga pengisian jabatan definitif menjadi kebutuhan organisasi. “Semua OPD memiliki urgensi. Tidak ada OPD yang tidak penting, semuanya diperlukan,” tegasnya.

Ia juga memastikan seleksi terbuka memberikan kesempatan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan, termasuk kemungkinan promosi jabatan sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Semuanya tetap berdasarkan aturan yang berlaku. Ada mekanisme untuk itu, bukan berarti dari staf langsung menjadi eselon II,” jelasnya.

Dalam proses seleksi, Pemerintah Kota Madiun menggandeng panitia seleksi independen dari Universitas Sebelas Maret (UNS). Seleksi juga bersifat terbuka bagi ASN dari luar Pemerintah Kota Madiun. “Siapa pun yang memenuhi syarat bisa mendaftar. Terbuka juga kemungkinan dari luar daerah,” tambah Soeko.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun meminta seluruh pejabat yang memenuhi persyaratan memanfaatkan kesempatan tersebut. “Saya minta seluruh pejabat di Kota Madiun yang ingin mengikuti seleksi silakan ikut. Proses penilaiannya langsung dilakukan oleh tim panitia seleksi,” ujarnya.

Bagus berharap proses pengisian jabatan dapat segera diselesaikan setelah seluruh tahapan seleksi rampung dan memperoleh persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri. Hal itu mengingat pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama harus mendapatkan persetujuan pemerintah pusat.

Ia mengungkapkan, empat jabatan yang saat ini dibuka merupakan bagian dari usulan yang telah diajukan sekitar empat bulan lalu. Setelah proses tersebut selesai, pemerintah daerah akan kembali mengusulkan pengisian jabatan lain yang masih kosong, termasuk yang ditinggalkan pejabat karena memasuki masa pensiun.

“Masih ada beberapa jabatan yang kosong. Setelah proses ini selesai dan pelantikan dilakukan, kami akan kembali mengajukan pengisian jabatan yang lain ke kementerian,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayah Korban Penganiayaan Takut Melapor, Ini Kata Praktisi Hukum

    Ayah Korban Penganiayaan Takut Melapor, Ini Kata Praktisi Hukum

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus penganiayaan terhadap BA (14), pelajar SMP di Magetan, memasuki fase baru. Hal itu setelah muncul kabar bahwa ayah korban, Sutrisno (40), merasa takut untuk membuat laporan resmi ke polisi. Padahal, video penganiayaan yang dialami anaknya telah beredar luas di media sosial dan memicu gelombang kemarahan warganet. Korban dipukuli, diikat, hingga […]

    Bagikan
  • Jalani Assesment, Nasib Ratusan Pegawai PDAM Kab. Madiun di Tangan Tim Penguji

    Jalani Assesment, Nasib Ratusan Pegawai PDAM Kab. Madiun di Tangan Tim Penguji

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan pegawai PDAM Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun serentak menjalani Assesment di ruang gedung Eka Kapti, Puspem di Kecamatan Mejayan, di mulai hari Sabtu (26/07/2025) pagi hingga Minggu besuk. Total pegawai Perumda yang ikut Assesment sebanyak 183 orang mulai setingkat Kabag, Kasubbag, staf maupun Pegawai Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Direktur […]

    Bagikan
  • Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    Dua Guru Besar Baru Resmi Dikukuhkan, UNIPMA Perkuat Mutu Akademik Perguruan Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) mengukuhkan dua Guru Besar baru pada Kamis (06/11/2025) di Graha Cendekia UNIPMA. Keduanya, adalah Prof. Dr. Bambang Eko Hari Cahyono, M.Pd. (Profesor atau Guru Besar di Bidang Ilmu Pembelajaran Bahasa dan Sastra) dan Prof. Dr. Marheny Lukitasari, M.Pd. (Profesor di Bidang Ilmu Inovasi Pembelajaran Biosains). Dengan […]

    Bagikan
  • Momen Idul Adha Jadi Berkah Bagi Perajin Tusul Sate Madiun

    Momen Idul Adha Jadi Berkah Bagi Perajin Tusul Sate Madiun

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Hari Raya Idul Adha 2026, perajin tusuk sate di Kabupaten Madiun justru kebanjiran pesanan dari berbagai daerah. Permintaan tak hanya datang dari wilayah Madiun Raya, tetapi juga luar provinsi hingga luar Pulau Jawa. Lonjakan pesanan itu dirasakan Nahrowi, perajin tusuk sate asal Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Dalam tiga pekan […]

    Bagikan
  • Ratusan Sekolah di Madiun Kekurangan Pendaftar Siswa Baru, Hanya 14 Sekolah Penuhi Pagu

    Ratusan Sekolah di Madiun Kekurangan Pendaftar Siswa Baru, Hanya 14 Sekolah Penuhi Pagu

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026 untuk jenjang SD dan SMP di Kabupaten Madiun telah berakhir pada (20/06/2025). Namun, jumlah pendaftar yang masuk belum merata di seluruh sekolah. Dari ratusan sekolah yang ada, hanya 14 sekolah yang memenuhi pagu penerimaan siswa baru. Sekretaris Dinas Pendidikan dan […]

    Bagikan
  • Sapi Seberat 1,1 Ton dari Desa Kresek Madiun Dilirik Presiden Prabowo untuk Kurban

    Sapi Seberat 1,1 Ton dari Desa Kresek Madiun Dilirik Presiden Prabowo untuk Kurban

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seekor sapi berjenis limosin milik warga Desa Kresek, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mendapat perhatian Presiden RI Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1446 Hijriah. Sapi jantan berusia empat tahun yang diberi nama “Si Jhon” oleh pemiliknya, Susilo Yugo Subroto (35), memiliki bobot sekitar 1,1 […]

    Bagikan
expand_less