Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Kesaksian Ajudan Maidi Soal Pengelolaan Rekening, Reward Pekerja TPA Winongo hingga Revitalisasi TPA

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • visibility 137
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ajudan Maidi beri kesaksian di sidang tipikor Surabaya. Foto : Istimewa

Sinergia | Surabaya – Ajudan Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Daffa Syaddad Felix Raharjo Putra, mengungkap sejumlah fakta dalam sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang menjerat Maidi, mantan Kepala DPUPR Kota Madiun Thariq Megah, serta Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (30/7/2026).

Di hadapan majelis hakim, Daffa memberikan keterangan mengenai pengelolaan rekening pribadi Maidi, penyaluran dana kepada pekerja Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo, hingga perkembangan revitalisasi TPA yang menjadi salah satu materi pemeriksaan dalam persidangan.

Daffa mengawali keterangannya dengan menjelaskan adanya penyerahan uang sebesar Rp20 juta dari Kepala Bidang Disperkim Kota Madiun, Andi Anto.

Menurutnya, uang tersebut diterima setelah dirinya dihubungi langsung oleh Andi Anto dan kemudian dikonfirmasi kepada Maidi.

“Pak Andi Anto menelepon saya untuk menyerahkan uang Rp20 juta. Saya sempat bertanya uang apa, lalu dijelaskan itu uang lembur pekerja. Setelah itu kami konfirmasikan kepada Pak Maidi dan beliau membenarkan bahwa uang tersebut untuk lembur pekerja di TPA,” ujar Daffa.

Ia mengaku tidak mengetahui sumber dana tersebut dan hanya menjalankan tugas menerima serta menyalurkan uang sesuai arahan.

Selain dana Rp20 juta itu, Daffa mengatakan Maidi juga beberapa kali memberikan reward kepada para pekerja TPA Winongo yang dinilai bekerja dengan baik.

Menurutnya, apabila dana yang tersedia telah habis, pemberian reward dilanjutkan menggunakan uang dari rekening pribadi Maidi di Bank Jatim yang kartu ATM-nya dipegang oleh ajudan.

“Pak Maidi sering memberikan reward kepada pekerja yang giat bekerja. Uangnya diambil dari rekening Bank Jatim milik beliau. Kalau uang Rp20 juta habis, biasanya ditambah lagi pakai uang pribadi beliau,” katanya.

Dalam satu kali pembagian, nominal yang diberikan sekitar Rp3 juta dan dibagikan langsung kepada para pekerja. Pemberian reward tersebut, lanjut Daffa, dapat dilakukan hingga empat kali dalam sepekan.

“Satu minggu bisa sampai empat kali memberi. Sekali memberi sekitar Rp3 juta untuk para pekerja di sana,” ujarnya.

Majelis hakim kemudian mendalami keterangan Daffa terkait rekening pribadi Maidi yang telah disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasarkan berita acara pemeriksaan (BAP), Maidi memiliki tiga rekening, yakni di Bank BNI, BCA, dan Bank Jatim. Namun, hanya kartu ATM Bank Jatim yang dipegang oleh Daffa.

“Yang saya pegang hanya ATM Bank Jatim,” jelasnya.

Menurut Daffa, rekening tersebut menjadi tempat masuknya gaji Wali Kota, tunjangan jabatan, serta uang pensiun Maidi sebagai mantan Sekretaris Daerah Kota Madiun.

Ia juga menjelaskan, ketika Maidi melakukan transaksi menggunakan QRIS melalui rekening BCA milik ajudan, penggantian dana dilakukan melalui rekening Bank Jatim.

“Kalau bapak belanja pakai QRIS rekening kami, nanti beliau bilang, ‘Ya wis ambil di rekening Bank Jatim’,” tuturnya.

Daffa menyebut saat mulai mendampingi Maidi pada 2025, saldo rekening Bank Jatim berkisar Rp600 juta hingga Rp700 juta. Namun, saat operasi tangkap tangan (OTT) KPK berlangsung, saldo rekening tersebut tersisa sekitar Rp370 juta.

“Awal saya mendampingi sekitar Rp600 sampai Rp700 juta. Waktu OTT saldonya tinggal sekitar Rp370 juta,” katanya.

Menurutnya, Maidi secara berkala memeriksa rekening koran setiap satu hingga tiga bulan untuk memastikan seluruh transaksi yang keluar dari rekening tersebut.

“Bapak sering bertanya, ‘Iki gae opo?’ Kami menjelaskan satu per satu pengeluarannya. Setelah dijelaskan, beliau bilang oke,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan lanjutan, Daffa juga memberikan keterangan mengenai pelaksanaan revitalisasi TPA Winongo.

Saat menjawab pertanyaan penasihat hukum terdakwa Rochim Ruhdiyanto, ia mengaku hampir setiap hari mendampingi Maidi meninjau lokasi sehingga mengetahui perkembangan proyek secara langsung. Menurutnya, kondisi TPA berubah drastis setelah dilakukan penataan.

“Awalnya TPA bau dan berlendir di bagian bawah. Setelah dilakukan pembenahan, perubahannya sangat signifikan,” katanya.

Daffa juga menyebut hampir setiap hari melihat Direktur CV Sekar Arum Rochim Ruhdiyanto berada di lokasi proyek. Menurutnya, ketika Rochim tidak berada di lokasi, pekerjaan tetap berlangsung karena dikerjakan oleh timnya.

“Hampir setiap hari saya melihat Pak Rochim. Kalau beliau sedang istirahat, tetap ada orang-orang Pak Rochim yang bekerja di sana,” ujarnya.

Ia menambahkan, di workshop TPA Winongo selalu terpampang dokumentasi perkembangan pembangunan sebagai bentuk pemantauan progres pekerjaan. Selain pembangunan fisik, perawatan tanaman di kawasan tersebut juga disebut dilakukan setiap hari.

“Setiap hari selalu ada progres karena selalu ada pekerjaan dan ada yang merawat tanamannya,” ungkap Daffa.

Dalam kesaksiannya, Daffa juga menyinggung kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke TPA Winongo.

Ia mengatakan AHY memberikan apresiasi terhadap upaya penataan kawasan tersebut.

“Inti sambutan Pak AHY adalah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Maidi atas ide dan tindak lanjut penanganan sampah di TPA Winongo,” tuturnya.

Keterangan Daffa merupakan bagian dari pemeriksaan saksi dalam persidangan perkara dugaan korupsi yang masih berlangsung. Seluruh kesaksian akan dinilai bersama alat bukti lainnya oleh majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan terhadap para terdakwa. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispendukcapil Madiun Wujudkan Layanan Adminduk “Sarapan Pecel”, Warga Bisa Urus dari Desa

    Dispendukcapil Madiun Wujudkan Layanan Adminduk “Sarapan Pecel”, Warga Bisa Urus dari Desa

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun terus berupaya mendekatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat. Salah satu terobosan terbaru yang diluncurkan adalah inovasi “Sarapan Pecel” atau Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan, yang memungkinkan warga mengurus dokumen kependudukan langsung dari kantor desa. Program ini diperkenalkan beriringan dengan kegiatan Bahana […]

    Bagikan
  • Disnakerin Berikan Pembekalan Kewirausahaan bagi Keluarga PMI

    Disnakerin Berikan Pembekalan Kewirausahaan bagi Keluarga PMI

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun menggelar kegiatan pembinaan pengelolaan keuangan dan kewirausahaan bagi keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI), baik yang masih dalam proses penempatan maupun yang telah kembali ke tanah air. Kegiatan ini bertempat di Kantor Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Sebanyak 40 peserta yang terdiri […]

    Bagikan
  • Stasiun Madiun Berbenah, KAI Daop 7 Tingkatkan Fasilitas dan Kenyamanan Penumpang

    Stasiun Madiun Berbenah, KAI Daop 7 Tingkatkan Fasilitas dan Kenyamanan Penumpang

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melakukan penataan dan pengembangan besar-besaran di Stasiun Madiun. Hal itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Program tersebut meliputi perluasan area parkir, pembangunan peron tinggi, pemasangan overcapping atau atap peneduh peron, hingga pembaruan sejumlah fasilitas pendukung lainnya. […]

    Bagikan
  • Dua Jembatan Rusak Akibat Banjir Kini Hampir Rampung Dibangun Ulang

    Dua Jembatan Rusak Akibat Banjir Kini Hampir Rampung Dibangun Ulang

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua jembatan penghubung antar kampung yang rusak dan roboh akibat banjir pada awal 2025 kini hampir rampung dibangun kembali. Proyek rekonstruksi Jembatan Josaren di Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, serta Jembatan di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, saat ini telah mencapai progres fisik sekitar 85 persen. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum […]

    Bagikan
  • Ini Jawaban Wali Kota Madiun atas PU Fraksi DPRD terkait LKPJ 2024

    Ini Jawaban Wali Kota Madiun atas PU Fraksi DPRD terkait LKPJ 2024

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun kembali menggelar rapat paripurna terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kota Madiun tahun 2024. Agenda kali ini, penyampaian jawaban Wali Kota Madiun atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kota Madiun pada Jumat (23/05/2025). Legislatif menyoroti terkait tingginya piutang daerah maupuan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) 2024. Diketahui, piutang pendapatan […]

    Bagikan
  • Stasiun Caruban Kian Modern, Jadi Andalan Mobilitas Warga Madiun

    Stasiun Caruban Kian Modern, Jadi Andalan Mobilitas Warga Madiun

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Stasiun Caruban terus menunjukkan perannya sebagai pusat mobilitas masyarakat di Kabupaten Madiun. Berada di bawah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, stasiun yang terletak di Kecamatan Mejayan tersebut kini tidak hanya menjadi titik keberangkatan dan kedatangan penumpang, tetapi juga berkembang sebagai simpul konektivitas yang semakin modern dan […]

    Bagikan
expand_less