Berita Terkini
Trending Tags

Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
  • visibility 64
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Bupati Magetan tinjau Pasar Hewan yang berada di sebelah sirkuit Parang, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengkaji rencana relokasi Pasar Hewan Parang yang saat ini berada di sisi area Sirkuit Parang. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, bersama dinas terkait, melakukan peninjauan lapangan pada Selasa (03/06/2025) untuk menentukan lokasi baru yang paling tepat dan strategis.

“Kenapa perlu dipindah? Karena lokasinya saat ini berada di dekat sirkuit yang sedang dikembangkan. Ada catatan dari Pemprov bahwa kawasan itu perlu ditata, termasuk pedagang kaki lima,” ujar Suyatni Priasmoro, Wakil Bupati Magetan.

Dalam tinjauan tersebut, terdapat tiga opsi lokasi yang dipertimbangkan, yakni bekas Terminal Parang yang berada tepat di belakang Pasar Parang, lahan milik Pemkab di Desa Bungkuk dan lahan sawah produktif milik Pemkab di Desa Ngunut.

Dari ketiga pilihan, lokasi pertama dinilai paling potensial. Selain memiliki akses yang memadai, kawasan ini juga memiliki nilai strategis untuk pengembangan ruang publik.

Pemerintah mempertimbangkan untuk menjadikan area sirkuit sebagai arena olahraga baru yang mendukung aktivitas masyarakat, seperti lapangan sepak bola, arena jogging, dan fasilitas rekreasi lainnya.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menjelaskan bahwa selain mengakomodasi kebutuhan relokasi pasar hewan, rencana ini juga diarahkan untuk menciptakan kawasan terpadu yang mendukung kegiatan sosial-ekonomi masyarakat.

“Sekarang ini banyak warga, tidak hanya dari Magetan, tapi juga dari Sampung Ponorogo, yang gemar berolahraga di sekitar area sirkuit. Tapi tempatnya terbatas. Kalau lokasi ini dikembangkan untuk olahraga dan kuliner, tentu bisa mendorong aktivitas ekonomi dan jadi ruang publik yang positif,” jelasnya.

Tak hanya sebagai pusat olahraga, penataan pusat kuliner juga menjadi prioritas dalam pengembangan kawasan tersebut. Pemerintah ingin menjadikan area ini sebagai destinasi rekreatif yang terintegrasi antara olahraga, belanja, dan hiburan, guna menarik minat masyarakat lokal maupun dari daerah tetangga.

Sementara itu, opsi ketiga di Desa Ngunut mulai dikesampingkan karena statusnya sebagai lahan pertanian produktif yang seharusnya mendukung program ketahanan pangan. Sedangkan lahan di Desa Bungkuk masih memerlukan kajian mendalam dari sisi infrastruktur dan aksesibilitas.

“Kami ditugaskan Ibu Bupati untuk meninjau secara menyeluruh dan berkomunikasi dengan banyak pihak. Semua opsi masih terbuka, tapi kami ingin keputusan yang holistik, mempertimbangkan kepentingan masyarakat dan arah pengembangan daerah,” tegas Suyatni.

Ia juga menambahkan, keputusan akhir tidak bisa diambil secara sepihak dan akan dibahas lebih lanjut melalui dialog lintas elemen masyarakat dan instansi teknis.

Jika penataan dilakukan secara tepat, kawasan di sekitar sirkuit Parang ini tidak hanya akan menjadi pusat kegiatan olahraga dan kuliner, tetapi juga ikon baru ruang publik di Kabupaten Magetan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

    Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Peralihan musim hujan ke kemarau bisa meningkatkan populasi nyamuk karena cuaca yang tidak stabil dan banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Hal itu harus diwaspadai oleh masyarakat. Apalagi, jika nyamuk yang berkembang biak yakni chikungunya atau demam berdarah dengue. Seperti yang terjadi dalam dua minggu terakhir, puluhan warga di […]

    Bagikan
  • Pertahankan WTP 8 Tahun Berturut-turut, Pemkot Madiun Terima LHP atas LKPD 2024 dari BPK

    Pertahankan WTP 8 Tahun Berturut-turut, Pemkot Madiun Terima LHP atas LKPD 2024 dari BPK

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Wakil Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun mewakili Wali Kota Madiun, Maidi menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2024 di di Kantor BPK RI Jatim, Jalan Raya Ir. Juanda, Semawalang, Kecamatan Gedangan, Surabaya pada Jumat (14/3/2025). Penyerahan LHP atas LKDP 2024 ini setelah pemeriksaan selama dua […]

    Bagikan
  • 6 Anak Sanggar Tari Candra Waskita Harumkan Indonesia di Thailand

    6 Anak Sanggar Tari Candra Waskita Harumkan Indonesia di Thailand

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Enam anak dari Sanggar Tari Candra Waskita, Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, sukses tampil dalam ajang Indonesian Culture Night yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand, Minggu (14/09/2025). Tanpa dukungan pemerintah, mereka tetap berangkat ke Negeri Gajah Putih dengan bermodal sumbangan akomodasi dari orang tua dan wali murid. Acara […]

    Bagikan
  • Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

    Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah rumah warga di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terancam roboh akibat pergerakan tanah yang kian parah. Selain merusak permukiman, retakan juga muncul di jalan penghubung antar desa dan mengancam akses warga menuju Caruban. Peristiwa tanah bergerak itu terjadi di RT 17 Desa Sumberbendo. Gerakan tanah sebenarnya sudah […]

    Bagikan
  • Caruban Lebih Inklusif, Trotoar Ramah Disabilitas Terus Dibangun di Madiun

    Caruban Lebih Inklusif, Trotoar Ramah Disabilitas Terus Dibangun di Madiun

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggenjot pembangunan trotoar ramah disabilitas di kawasan Caruban. Lewat tangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), wajah kota perlahan berubah, lebih ramah bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas. Sejauh ini, jalur pedestrian yang dilengkapi guiding block atau jalur taktil sudah terbangun sepanjang 11 kilometer dari […]

    Bagikan
  • Graha Literasi Magetan Dipinjamkan Jadi Tempat Pembelajaran Sekolah Rakyat

    Graha Literasi Magetan Dipinjamkan Jadi Tempat Pembelajaran Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mematangkan rencana pendirian Sekolah Rakyat Rintisan, sebuah program pendidikan berbasis literasi yang digagas untuk memperluas akses belajar bagi masyarakat. Salah satu lokasi yang disiapkan sebagai tempat pembelajaran sementara adalah Graha Pusat Literasi yang berada di Kecamatan Plaosan. Rencana tersebut telah melalui tahap koordinasi antara Dinas Sosial selaku […]

    Bagikan
expand_less