Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Komisi D DPRD Ponorogo Sidak Sekolah Rakyat, Keamanan Siswa Jadi Sorotan

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kunjungan sekolah rakyat oleh Komisi D yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan rakyat, Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Ponorogo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 5 Ponorogo pada Rabu (06/08/2025). Kunjungan tersebut dipimpin oleh Komisi D yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan rakyat.

Dalam sidak itu, para wakil rakyat meninjau langsung sejumlah fasilitas sekolah, seperti ruang kelas, dapur, hingga asrama tempat siswa tinggal. Namun, dari hasil tinjauan, salah satu hal yang menjadi perhatian utama DPRD adalah aspek keamanan lingkungan sekolah.

Anggota DPRD menyoroti ketiadaan pagar pembatas yang memadai di sekitar lingkungan sekolah. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan para siswa, terutama yang masih berusia dini. Tanpa pagar pembatas yang jelas, anak-anak dinilai rawan keluar dari lingkungan sekolah tanpa pengawasan.

“Kami menekankan pentingnya keselamatan anak-anak. Jika tidak ada pembatas atau pagar yang jelas, mereka bisa mudah keluar masuk. Ini sangat berbahaya, apalagi untuk sekolah yang juga punya asrama,” ujar Riyanto, Ketua Komisi D DPRD Ponorogo.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SR Terintegrasi 5 Ponorogo, Devit Tri Candrawati, mengaku pihak sekolah menyambut baik perhatian dari para legislator. Ia menyebut pembangunan pagar memang menjadi salah satu kebutuhan mendesak untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

“Paling urgent pagar depan biar ada pemisah antara sekolah dan tempat umum biar nanti tertutup dan tidak terlihat anak – anak, Karena kurang layak untuk di konsumsi siswa. Terlebih banyak warung kopi dan orang merokok ” ujar Devit

Komisi D DPRD Ponorogo mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk segera menindaklanjuti temuan tersebut. Menurut DPRD, penguatan aspek keamanan merupakan hal mendasar dalam penyelenggaraan pendidikan, khususnya di lembaga seperti Sekolah Rakyat yang menyasar siswa dari berbagai latar belakang.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seleksi Tahap I PPIH 2026 di Magetan Berjalan Lancar, 14 Peserta Gugur Verifikasi

    Seleksi Tahap I PPIH 2026 di Magetan Berjalan Lancar, 14 Peserta Gugur Verifikasi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi tahap pertama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter tahun 1447 H/2026 M tingkat kabupaten/kota digelar di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemhaj) Kabupaten Magetan. Pelaksanaan tes berbasis komputer dan gawai berlangsung relatif lancar meski sempat ditemui kendala teknis. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Akhmad […]

    Bagikan
  • Dindik Ponorogo Ungkap Rincian Dana Hilang di SMPN 1 Pulung

    Dindik Ponorogo Ungkap Rincian Dana Hilang di SMPN 1 Pulung

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo  – Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo mengungkap rincian dana yang hilang dalam kasus pembobolan brankas di SMP Negeri 1 Pulung. Sekretaris Dinas Pendidikan Ponorogo, Farida Nuraini, menjelaskan bahwa total kerugian mencapai sekitar Rp182 juta, terdiri dari dana sosial guru dan dana komite sekolah. “Uang yang hilang sesuai laporan kepala sekolah yakni Rp. 14 […]

    Bagikan
  • IPB Gelar Program Dosen Pulang Kampung di Magetan, Genjot Digital Marketing untuk Anak Muda Desa

    IPB Gelar Program Dosen Pulang Kampung di Magetan, Genjot Digital Marketing untuk Anak Muda Desa

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui program “Dosen Pulang Kampung” hadir di Kabupaten Magetan, Jawa Timur Kamis (12/06/2025). Kegiatan itu dengan misi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan digital marketing. Fokus utama kegiatan kali ini adalah memberdayakan generasi muda desa dalam memasarkan produk lokal secara daring. Program ini digagas oleh Dr. Tekad Urip […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Siapkan 23 M, Untuk Membangun Gedung SD dan SMP

    Bupati Madiun Siapkan 23 M, Untuk Membangun Gedung SD dan SMP

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto bersikap cepat melihat kondisi rusaknya sejumlah bangunan baik gedung SD maupun SMP. Tahun ini Pemkab Madiun sudah menyiapkan anggaran sebanyak 23 Milyar untuk membangun gedung SD dan SMP. Bupati mengatakan, rusaknya bangunan tidak disebabkan bencana alam. Gedung yang kurang layak ditempati artinya tidak ujug-ujug mengalami kerusakan. […]

    Bagikan
  • Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Bulukerto, Kecamatan Magetan, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang sudah tidak bernyawa di area kebun singkong, Selasa (02/09/2025). Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku sekujur tubuhnya. Korban diketahui bernama Jaladi (66), warga setempat yang sehari-hari memang kerap pergi ke kebun. Lurah Bulukerto, Widya Yusti Atlisiaji, yang […]

    Bagikan
  • Kepala Desa Sukosari Jadi Tersangka Korupsi Proyek Kolam Renang Rp600 Juta

    Kepala Desa Sukosari Jadi Tersangka Korupsi Proyek Kolam Renang Rp600 Juta

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun resmi menetapkan Kusno (61), Kepala Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kolam renang yang bersumber dari dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tahun anggaran 2022. Penetapan status hukum dilakukan usai pemeriksaan intensif selama lebih dari enam jam pada Rabu, 6 Agustus […]

    Bagikan
expand_less