Berita Terkini
Trending Tags

Lansia Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan di Ngawi, Polisi Dalami Dugaan Unsur Kesengajaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pria lanjut usia meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Mutiara Selatan relasi Bandung–Surabaya. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Seorang pria lanjut usia bernama Suprapto (72), warga Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Mutiara Selatan relasi Bandung–Surabaya, Kamis (19/2/2026) dini hari.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.13 WIB di Km 182+5 petak jalan Geneng–Magetan. Korban diketahui berada di jalur rel saat KA 72 Mutiara Selatan melintas dari arah Bandung menuju Surabaya.

Kapolsek Geneng, AKP Haris Sunarto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya orang tertabrak kereta api. “Setelah mendapat laporan, anggota langsung menuju lokasi. Korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan keterangan awal, yang bersangkutan memiliki riwayat sakit dan diduga sengaja berada di jalur rel saat kereta melintas,” ujarnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan pemeriksaan medis. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan latar belakang kejadian.

Kepala Desa Tambakromo, Muhammad Suhadi, mengungkapkan bahwa korban sebelumnya pernah beberapa kali mencoba mendekati rel saat kereta melintas. “Menurut informasi yang kami terima, korban sudah beberapa kali mencoba melakukan tindakan serupa, tetapi berhasil dicegah petugas penjaga perlintasan. Korban memang memiliki riwayat sakit menahun,” katanya.

Image Not Found
lokasi kejadian berada di jalur rel KA Km 182+5 petak jalan Geneng–Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sebelum kejadian, korban dilaporkan berjalan mondar-mandir di sekitar rel, sekitar 100 meter dari perlintasan.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan masinis telah membunyikan Semboyan 35 (suling lokomotif) secara berulang sebagai peringatan agar orang di jalur rel menjauh.

“Masinis sudah memberikan peringatan sesuai standar operasional. Setelah kejadian, dilakukan koordinasi dan pemeriksaan rangkaian kereta dengan meminta izin Berhenti Luar Biasa (BLB). Setelah dinyatakan aman, perjalanan kembali dilanjutkan,” ujarnya.

KA 72 Mutiara Selatan sempat berhenti untuk pemeriksaan dan melanjutkan perjalanan beberapa menit kemudian setelah dipastikan aman. KAI kembali mengingatkan masyarakat bahwa jalur rel merupakan area terbatas dan bukan ruang publik. Aktivitas di atas rel sangat berbahaya serta melanggar ketentuan perundang-undangan.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banjir Makin Meluas, Jalan Ponorogo–Pacitan Tergenang, Arus Lalu Lintas Tersendat

    Banjir Makin Meluas, Jalan Ponorogo–Pacitan Tergenang, Arus Lalu Lintas Tersendat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Banjir di Kabupaten Ponorogo meluas seiring tingginya curah hujan yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Pada Jumat (2/1/2026) pagi, banjir menggenangi Jalan Raya Ponorogo–Pacitan tepatnya di Desa Ngampel, Kecamatan Balong. Genangan air mulai naik sejak pukul 07.00 WIB dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter. Kondisi tersebut sempat menghambat arus lalu lintas di […]

    Bagikan
  • Dewan Pendidikan Jatim Bakal Telisik Dugaan Kecurangan SPMB SMA di Kota Madiun

    Dewan Pendidikan Jatim Bakal Telisik Dugaan Kecurangan SPMB SMA di Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Pendidikan Jawa Timur turut prihatin mendapat laporan kisruh Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMAN di Kota Madiun. Bukanya reda malahan belum berkesudahan. Tak heran, Dewan Pendidikan Jawa Timur ikut menaruh atensi serius. Khususnya soal dugaan kecurangan dalam penerimaan calon peserta didik. ‘’Kalau memang ada dugaan kecurangan harus disemprit,’’ […]

    Bagikan
  • LKBH PGRI Somasi Gubernur Khofifah, Protes Mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo

    LKBH PGRI Somasi Gubernur Khofifah, Protes Mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Mutasi Katenan dari jabatan Kepala SMKN 1 Ponorogo ke SMAN 1 Tegalombo, Pacitan, berbuntut panjang. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Ponorogo resmi melayangkan somasi kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ketua LKBH PGRI Ponorogo, Thohari, menyebut mutasi tersebut dinilai melanggar Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru […]

    Bagikan
  • Sengketa PAW DPRD Magetan Berakhir Damai, Pimpinan Dewan Sepakati Penarikan Seluruh Dokumen

    Sengketa PAW DPRD Magetan Berakhir Damai, Pimpinan Dewan Sepakati Penarikan Seluruh Dokumen

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perselisihan panjang terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Magetan akhirnya mencapai titik temu. Setelah menjalani tiga kali sesi mediasi di Pengadilan Negeri Magetan, pihak penggugat dan tergugat sepakat menyudahi polemik dengan jalan damai. Kesepakatan ini mengemuka dalam proses mediasi yang dipimpin mediator PN Magetan, Deddi Alparesi pada Rabu (10/12/2025). […]

    Bagikan
  • Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dorongan agar Bupati Magetan segera merombak jajaran pejabat kembali mengemuka. DPRD Magetan menilai mesin birokrasi daerah berjalan tidak optimal. Salah satunya terkait banyaknya catatan dari Gubernur Jawa Timur terkait evaluasi Rancangan APBD (RAPBD) 2026. Isu utama yang menjadi sorotan adalah lamanya sejumlah kepala dinas dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menduduki […]

    Bagikan
  • Ratusan Petugas BPD Ponorogo Desak Dilibatkan Dalam Program Koperasi Merah Putih

    Ratusan Petugas BPD Ponorogo Desak Dilibatkan Dalam Program Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ratusan petugas Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, yang tergabung dalam ABPENAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional) menggeruduk Gedung DPRD setempat, Selasa (20/1/2026). Mereka menuntut peran yang lebih besar dalam menyukseskan program strategis pemerintah pusat, yakni Koperasi Desa Merah Putih. Massa menyampaikan aspirasi kepada DPRD Ponorogo, perwakilan Kodim […]

    Bagikan
expand_less