Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Lansia Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan di Ngawi, Polisi Dalami Dugaan Unsur Kesengajaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 361
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pria lanjut usia meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Mutiara Selatan relasi Bandung–Surabaya. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Seorang pria lanjut usia bernama Suprapto (72), warga Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Mutiara Selatan relasi Bandung–Surabaya, Kamis (19/2/2026) dini hari.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.13 WIB di Km 182+5 petak jalan Geneng–Magetan. Korban diketahui berada di jalur rel saat KA 72 Mutiara Selatan melintas dari arah Bandung menuju Surabaya.

Kapolsek Geneng, AKP Haris Sunarto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya orang tertabrak kereta api. “Setelah mendapat laporan, anggota langsung menuju lokasi. Korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan keterangan awal, yang bersangkutan memiliki riwayat sakit dan diduga sengaja berada di jalur rel saat kereta melintas,” ujarnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan pemeriksaan medis. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan latar belakang kejadian.

Kepala Desa Tambakromo, Muhammad Suhadi, mengungkapkan bahwa korban sebelumnya pernah beberapa kali mencoba mendekati rel saat kereta melintas. “Menurut informasi yang kami terima, korban sudah beberapa kali mencoba melakukan tindakan serupa, tetapi berhasil dicegah petugas penjaga perlintasan. Korban memang memiliki riwayat sakit menahun,” katanya.

Image Not Found
lokasi kejadian berada di jalur rel KA Km 182+5 petak jalan Geneng–Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sebelum kejadian, korban dilaporkan berjalan mondar-mandir di sekitar rel, sekitar 100 meter dari perlintasan.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan masinis telah membunyikan Semboyan 35 (suling lokomotif) secara berulang sebagai peringatan agar orang di jalur rel menjauh.

“Masinis sudah memberikan peringatan sesuai standar operasional. Setelah kejadian, dilakukan koordinasi dan pemeriksaan rangkaian kereta dengan meminta izin Berhenti Luar Biasa (BLB). Setelah dinyatakan aman, perjalanan kembali dilanjutkan,” ujarnya.

KA 72 Mutiara Selatan sempat berhenti untuk pemeriksaan dan melanjutkan perjalanan beberapa menit kemudian setelah dipastikan aman. KAI kembali mengingatkan masyarakat bahwa jalur rel merupakan area terbatas dan bukan ruang publik. Aktivitas di atas rel sangat berbahaya serta melanggar ketentuan perundang-undangan.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Madiun Segera Proses Seleksi Terbuka JPTP, 5 Kepala OPD Diisi Plt

    Pemkot Madiun Segera Proses Seleksi Terbuka JPTP, 5 Kepala OPD Diisi Plt

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bakal segera membuka kesempatan bagi pegawai eselon III untuk naik jabatan. Hal itu seiring rencana Pemkot Madiun bakal melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Setidaknya 5 kursi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini tengah kosong. “Ya untuk pengisian jabatan nanti kita siapkan dalam 1-2 bulan […]

    Bagikan
  • Tabung Gas LPG 3 Kilogram Meledak, Dua Lansia Luka Bakar

    Tabung Gas LPG 3 Kilogram Meledak, Dua Lansia Luka Bakar

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, digemparkan dengan adanya suara ledakan keras dari sebuah rumah warga pada Selasa (14/10/2025) dini hari. Ledakan yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram di rumah pasangan suami istri lanjut usia, Ramelan (80) dan Suwarni (75). Akibat ledakan, kedua korban […]

    Bagikan
  • Kejurkot Panjat Tebing Kota Madiun 2026 Diikuti 80 Peserta, FPTI Siapkan Bibit Atlet untuk Porprov

    Kejurkot Panjat Tebing Kota Madiun 2026 Diikuti 80 Peserta, FPTI Siapkan Bibit Atlet untuk Porprov

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Kejuaraan Kota (Kejurkot) Panjat Tebing Kota Madiun 2026 mendapat respons positif dari para atlet. Tercatat, sebanyak 80 peserta telah mendaftar untuk mengikuti kompetisi yang digelar Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Madiun tersebut. Kejurkot Panjat Tebing Kota Madiun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 22-23 Agustus 2026 di halaman Stadion Wilis Kota […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Ngebut Pembangunan Infrastruktur, Target Rp 253 Miliar Hingga 2029

    Pemkab Ponorogo Ngebut Pembangunan Infrastruktur, Target Rp 253 Miliar Hingga 2029

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tancap gas mengejar percepatan pembangunan infrastruktur. Langkah ini diambil sebagai jawaban atas banyaknya keluhan masyarakat soal jalan rusak yang meresahkan, sekaligus bagian dari strategi jangka panjang demi konektivitas yang lebih baik. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto, mengungkapkan pihaknya telah mengajukan […]

    Bagikan
  • Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ribuan pedagang sayur keliling menggeruduk Kantor Pengadilan Negeri Magetan, Rabu (5/2/2025) sejak pukul 09.00 WIB. Mereka mengendarai motor atau pick up yang biasa dipakai berjualan sehari-hari lengkap beserta gerobak kayu berisi sayur mayur, sampai dengan aneka bumbu. Aksi ini buntut dari gugatan di Pengadilan Negeri Magetan yang dilayangkan oleh Bitner […]

    Bagikan
  • Kebutuhan ASN di Madiun Masih Dibahas, Terbentur Batas Belanja Pegawai 2027

    Kebutuhan ASN di Madiun Masih Dibahas, Terbentur Batas Belanja Pegawai 2027

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun masih membahas usulan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun mendatang. Proses tersebut belum final karena harus melalui tahapan koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, mengatakan pengajuan formasi Calon Pegawai Negeri […]

    Bagikan
expand_less