Berita Terkini
Trending Tags

Lansia Tewas Tertemper KA Mutiara Selatan di Ngawi, Polisi Dalami Dugaan Unsur Kesengajaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 257
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seorang pria lanjut usia meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Mutiara Selatan relasi Bandung–Surabaya. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Seorang pria lanjut usia bernama Suprapto (72), warga Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api (KA) Mutiara Selatan relasi Bandung–Surabaya, Kamis (19/2/2026) dini hari.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.13 WIB di Km 182+5 petak jalan Geneng–Magetan. Korban diketahui berada di jalur rel saat KA 72 Mutiara Selatan melintas dari arah Bandung menuju Surabaya.

Kapolsek Geneng, AKP Haris Sunarto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya orang tertabrak kereta api. “Setelah mendapat laporan, anggota langsung menuju lokasi. Korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan keterangan awal, yang bersangkutan memiliki riwayat sakit dan diduga sengaja berada di jalur rel saat kereta melintas,” ujarnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan pemeriksaan medis. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan latar belakang kejadian.

Kepala Desa Tambakromo, Muhammad Suhadi, mengungkapkan bahwa korban sebelumnya pernah beberapa kali mencoba mendekati rel saat kereta melintas. “Menurut informasi yang kami terima, korban sudah beberapa kali mencoba melakukan tindakan serupa, tetapi berhasil dicegah petugas penjaga perlintasan. Korban memang memiliki riwayat sakit menahun,” katanya.

Image Not Found
lokasi kejadian berada di jalur rel KA Km 182+5 petak jalan Geneng–Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sebelum kejadian, korban dilaporkan berjalan mondar-mandir di sekitar rel, sekitar 100 meter dari perlintasan.

Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan masinis telah membunyikan Semboyan 35 (suling lokomotif) secara berulang sebagai peringatan agar orang di jalur rel menjauh.

“Masinis sudah memberikan peringatan sesuai standar operasional. Setelah kejadian, dilakukan koordinasi dan pemeriksaan rangkaian kereta dengan meminta izin Berhenti Luar Biasa (BLB). Setelah dinyatakan aman, perjalanan kembali dilanjutkan,” ujarnya.

KA 72 Mutiara Selatan sempat berhenti untuk pemeriksaan dan melanjutkan perjalanan beberapa menit kemudian setelah dipastikan aman. KAI kembali mengingatkan masyarakat bahwa jalur rel merupakan area terbatas dan bukan ruang publik. Aktivitas di atas rel sangat berbahaya serta melanggar ketentuan perundang-undangan.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

    Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia Ngawi – Puluhan rumah warga di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, mengalami kerusakan setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Senin (2/3/2026) sore. Peristiwa itu terjadi hanya beberapa menit setelah warga menyaksikan fenomena pusaran angin di langit, yang mereka sebut sebagai Cleret Tahun. Dalam rekaman video milik warga, terlihat pusaran angin berada […]

    Bagikan
  • Mikrobus Tabrak Tiang PJU, Satu Orang Meninggal Dunia

    Mikrobus Tabrak Tiang PJU, Satu Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun  — Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan raya Madiun–Ngawi, tepatnya di Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Senin (26/05/2025). Akibatnya satu orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Dalam kejadian ini, mikrobus menabrak tiang PJU. Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Iptu Roni Susanto, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Mikrobus Mitsubishi dengan […]

    Bagikan
  • Sumur Bor Program Pokir DPRD Magetan Mangkrak, Harapan Warga Nikmati Air Bersih Pupus

    Sumur Bor Program Pokir DPRD Magetan Mangkrak, Harapan Warga Nikmati Air Bersih Pupus

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keinginan besar warga Dusun Gangsiran, Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, untuk dapat menikmati air bersih kembali pupus. Proyek sumur bor yang telah dibangun melalui program pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan hingga kini belum juga dapat berfungsi. Padahal, awalnya proyek yang diketahui menelan anggaran puluhan juta rupiah tersebut dijanjikan sebagai solusi […]

    Bagikan
  • Damai Itu Indah, Akhir Gugatan Bitner kepada Pedagang Sayur Keliling Magetan

    Damai Itu Indah, Akhir Gugatan Bitner kepada Pedagang Sayur Keliling Magetan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Damai. Itulah jawaban dari sidang gugatan pedagang sayur keliling alias pedagang etek, yang berlangsung di Pengadilan Negeri Magetan Rabu (12/2/2025). Sidang dengan agenda Mediasi tahap kedua di ruang Command Center itu dihadiri Pihak Tergugat meliputi Pemerintah Desa Pesu, Kecamatan Maospati, dan 2 Pedagang Sayur Keliling, serta Penggugat sekaligus Warga Desa […]

    Bagikan
  • Cuaca 42 Derajat, Jemaah Haji Asal Madiun Diminta Kurangi Aktifitas Ibadah Sunnah Jelang Puncak Haji

    Cuaca 42 Derajat, Jemaah Haji Asal Madiun Diminta Kurangi Aktifitas Ibadah Sunnah Jelang Puncak Haji

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jelang puncak rangkaian ibadah Haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Madiun intens memantau kondisi ratusan jamaah di Tanah Suci. Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Madiun, Bisri Mustofa, meminta ratusan jemaah haji asal Kabupaten Madiun mengurangi aktivitas ibadah sunah menjelang puncak haji. Imbauan itu disampaikan […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan OTT ODGJ yang Resahkan Warga

    Petugas Gabungan OTT ODGJ yang Resahkan Warga

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Petugas gabungan dari Dinas Sosial, TNI, Polri, dan pemadam kebakaran (Damkar) terpaksa berjibaku mengevakuasi seorang pria dengan gangguan jiwa di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jumat (26/09/2025). Pria bernama Heri Dwi Setyawan (45) itu ditangkap setelah dilaporkan kerap membuat resah warga sekitar. Ia disebut beberapa kali melakukan penganiayaan terhadap tetangga […]

    Bagikan
expand_less