
Sinergia | Kota Madiun – Tidak ada perayaan kembang api saat peringatan tahun baru 2026 di Kota Maidun. Namun, masyarakat jangan khawatir karena Pemerintah Kota Madiun telah menyiapkan pertunjukan spektakuler. Ya, pameran berbasis digitalisasi dengan tema “Madiun Berkilau” akan disuguhkan pada malam pergantian tahun nanti.
“Jadi tema untuk kegiatan malam tahun baru di tahun 2026 adalah Madiun Berkilau. Ini melibatkan teman-teman muda Kota Madiun sekaligus didonasi pemuda Madiun yang dinisiasi oleh pak wali untuk bisa ditampilkan saat malam tahun baru,” ujar Wakil Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun usai memimpin rapat di GCIO Madiun, Senin (29/12/2025).
Madiun Berkilau merujuk pada capaian Kota Madiun dalam kurun waktu tahun 2025 ini. Lebih dari 90 prestasi dan penghargaan yang diraih oleh Pemerintah Kota Madiun. “Ini bukan hanya pembangunan infrastruktur yang semakin baik, melainkan juga peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan ekonomi. Termasuk, semakin moncer dalam hal prestasi,” imbuhnya.
Sementara itu, Madiun Berkilau nantinya akan mengedepankan konsep digitalisasi dengan melibatkan komunitas muda-mudi Kota Madiun. Mengingat, banyak talenta muda yang bisa dioptimalkan untuk meningkatkan engagement.
“Kita pengen Madiun berusaha tidak pakai artis. Kita berharap talenta Madiun yang akan menjadi artis di kegiatan-kegiatan, khususnya di Kota Madiun. Ini mengedepankan digitalisasi, sangat penting karena kita menjadi salah satu kota nomor satu terkait digitalisasi. Tidak hanya sistem pemerintahan, tapi juga dari sisi temen temen enterprener,” tegasnya.

Tidak berhenti disitu, Pemkot Madiun juga menggandeng komunitas-komunitas, mulai dari komunitas art, pemusik, otomotif, dan pelaku digital, seni rupa dan komunitas lainnya. “Yang menarik tentunya video mapping yang akan kita suguhkan kepada masyarakat. Tidak ada pesta kembang api, tetapi kita suguhkan pertunjukan digitalisasi yang lebih modern,” terang Wakil Wali Kota.
Disisi lain, pada malam tahun baru nantinya juga dilakukan penggalangan dana secara digital. Juga terdapat 100 relawan pembawa kotak donasi untuk masyarakat yang akan memberikan sumbangan menggunakan qris.
“Tahun baru bukan pesta, mari kita merefleksikan di tahun 2025. Kemudian mendoakan teman-teman di Sumatera dan Aceh yang kemarin kena bencana. Untuk persiapan sudah mencapai 90 persen,” pungkas F. Bagus Panuntun. (Krs).