Maling Bobol Konter Ponsel Lewat Atap, Gondol Uang Rp25 Juta dan Empat HP di Ponorogo
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 4 menit yang lalu
- visibility 25
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Sebuah konter ponsel Mustofa Cell di Desa Tamansari, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, dibobol maling. Pelaku diduga masuk melalui atap bangunan dan berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp25 juta serta empat unit telepon genggam.
Aksi pencurian diduga terjadi pada Sabtu (1/8/2026) malam dan baru diketahui pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB saat penjaga konter datang untuk membuka toko.
Penjaga konter, Kartika Intan, mengaku terkejut melihat kondisi toko yang sudah berantakan. Rak etalase bergeser, aksesori ponsel berserakan, dan sejumlah barang hilang.
“Saya kurang tahu kejadiannya karena malam. Pas buka toko pagi sekitar jam 7, kondisinya sudah berantakan semua. Rak-rak turun, silikon HP berserakan. Yang hilang uang dan empat HP. Kalau ditotal kerugiannya sekitar Rp25 juta,” ujar Kartika.
Ia juga mengatakan pelaku diduga masuk melalui atap dan bagian belakang kamar mandi. Selain itu, perangkat CCTV di lokasi ditemukan dalam kondisi rusak.
“Pelaku lewat atas dan belakang kamar mandi. CCTV diputus dan dirusak semua. Kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi,” tambahnya.
Menerima laporan tersebut, petugas Polsek Sambit langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan lubang pada bagian atap yang diduga menjadi jalur masuk pelaku.
Kapolsek Sambit, AKP Mohammad Isa Latif, mengatakan dari empat unit ponsel yang sempat dibawa pelaku, tiga di antaranya ditemukan kembali di semak-semak sekitar lokasi. Sementara satu unit ponsel dan uang tunai sekitar Rp25 juta yang disimpan di dalam kardus masih hilang.
“Saat kami melakukan pengecekan, terdapat bekas lubang di atap. Kami menduga pelaku sudah mengetahui kondisi TKP sebelumnya sehingga CCTV lebih dulu dirusak. Kemungkinan pelaku lebih dari satu orang,” jelas AKP M. Isa Latif.
Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan, mengumpulkan keterangan para saksi, serta mendalami berbagai petunjuk untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku pencurian tersebut. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez




