Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Siap Restrukturisasi OPD, BPBD Bakal Naik Status Eselon II

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 260
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, siapkan restrukturisasi OPD demi efisiensi. (20/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun akan melakukan restrukturisasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam waktu dekat. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan efektivitas kinerja birokrasi sekaligus menekan belanja daerah.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemetaan terhadap dinas-dinas yang berpotensi digabung atau dirampingkan.

Proses tersebut masih dalam tahap kajian agar kebijakan yang diambil tetap sesuai regulasi yang berlaku.

“OPD mana saja yang akan digabung masih belum ditentukan. Saat ini masih tahap pemetaan,” ujar Hari Wuryanto, Senin (20/4/2026).

Selain restrukturisasi OPD, Pemkab Madiun juga tengah mengkaji peningkatan status Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hal ini menyusul terbitnya Permendagri Nomor 18 Tahun 2025 yang menginstruksikan agar BPBD dapat disetarakan dengan OPD lain pada level eselon II.

Namun demikian, Hari menegaskan proses kenaikan status BPBD masih dalam tahap pengkajian regulasi dan persyaratan administratif yang harus dipenuhi.

“Masih dalam proses. Kita tunggu saja, karena harus sesuai regulasi. Kalau sudah memenuhi syarat, tentu akan kita naikkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara prinsip Pemkab Madiun berkomitmen menjalankan kebijakan pemerintah pusat, termasuk implementasi Permendagri tersebut.

“Masih kita usahakan, mudah-mudahan bisa terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Meski masih dalam tahap awal, Bupati yang akrab disapa mas Hari Wur itu memastikan restrukturisasi OPD tetap akan direalisasikan dalam waktu dekat. Menurutnya, langkah ini penting untuk menciptakan birokrasi yang lebih ramping, efektif, dan efisien.

“Yang jelas kita akan restrukturisasi OPD. Mudah-mudahan semua berjalan lancar,” pungkasnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fenomena Rojali dan Rohana Marak di Mal Madiun, Pengunjung Ramai tapi Jarang Belanja

    Fenomena Rojali dan Rohana Marak di Mal Madiun, Pengunjung Ramai tapi Jarang Belanja

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun tengah mengalami fenomena unik di pusat-pusat perbelanjaannya. Istilah Rojali (rombongan jarang beli) dan Rohana (rombongan hanya nanya-nanya) kini makin sering terdengar, menggambarkan perilaku pengunjung yang ramai datang ke mal, namun minim transaksi. Manajer Lawu Plaza, Andreas Nugroho, mengakui bahwa tren tersebut cukup terasa di tempatnya. Ia menyebut banyak […]

    Bagikan
  • Relokasi Pasar Burung Magetan Dimulai, Pemkab Bangun Kios Baru untuk Pedagang

    Relokasi Pasar Burung Magetan Dimulai, Pemkab Bangun Kios Baru untuk Pedagang

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan akan menata kawasan Stadion Yosonegoro setelah perayaan Idulfitri. Salah satu langkah yang dilakukan adalah merelokasi pedagang pasar burung yang selama ini berjualan di area sekitar stadion. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan, Sucipto, mengatakan pemerintah telah menyiapkan kios baru sebagai lokasi relokasi pedagang dengan anggaran sekitar Rp400 […]

    Bagikan
  • Menilik Lokasi Pembangunan BTP di Trenggalek

    Menilik Lokasi Pembangunan BTP di Trenggalek

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Trenggalek – Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan Indonesia Swasembada Pangan. Untuk mewujudkan hal itu,TNI AD berencana membentuk 100 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di tahun 2025 di seluruh Indonesia. Salah satunya di Trenggalek, Jawa Timur. “Lahan untuk BTP di Trenggalek kita siapkan di Kecamatan Bendungan dan Karangan. Luasan mencapai 36,95 hektare. Bendungan 27,05 […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Siaga Hadapi Musim Hujan, Pastikan Jalur Aman dan Andal

    KAI Daop 7 Madiun Siaga Hadapi Musim Hujan, Pastikan Jalur Aman dan Andal

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun –  Mengantisipasi datangnya musim penghujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun meningkatkan kesiapsiagaan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan kereta api. Sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan agar perjalanan tetap aman dan bebas gangguan meski di tengah cuaca ekstrem. “Menjelang musim penghujan ini, kami telah melakukan serangkaian pemeriksaan lintas […]

    Bagikan
  • Jasad Warga Madiun Yang Terseret Banjir Ditemukan di Blora

    Jasad Warga Madiun Yang Terseret Banjir Ditemukan di Blora

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Blora – Jasad Wahyudiono (65), korban banjir yang terseret arus di Desa/Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, akhirnya ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin sore (17/3/2025). Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Bobby Saktia Putra Lubis, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB dan […]

    Bagikan
  • Pasien DBD di RS Muslimat Ponorogo Terus Bertambah

    Pasien DBD di RS Muslimat Ponorogo Terus Bertambah

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Rumah Sakit Muslimat Ponorogo mencatat lonjakan jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) sejak awal Januari 2025. Hingga saat ini, 14 pasien telah dirawat akibat penyakit dari gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut. Salah satu pasien, Muhammad Hilman, menceritakan pengalamannya dirawat di rumah sakit setelah mengalami demam tinggi selama beberapa hari. “Setelah […]

    Bagikan
expand_less