Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Mencekam! 6 Jam Penyergapan Pemuda Bersenjata Golok di Ngawi, Polisi Gunakan Senjata Kejut

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 17
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
seorang pemuda mengamuk sambil membawa golok berhasil diamankan petugas. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Ngawi – Sebuah situasi mencekam terjadi di Desa Tepas, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Senin (23/2/2026) siang, ketika seorang pemuda mengamuk sambil membawa golok dan merusak atap rumah warga. Peristiwa ini bukan hanya mengejutkan, namun juga mengundang ketegangan panjang hingga enam jam sebelum akhirnya aparat kepolisian berhasil mengakhiri aksi berbahaya tersebut.

Aksi itu bermula sekitar pukul 14.15 WIB. Warga setempat mendadak panik setelah melihat Joni Peter (35), pemuda yang dikenal memiliki perilaku tak stabil, berteriak-teriak sembari melempari atap rumah tetangga dengan batu. Di tangannya tergenggam sebilah golok, membuat warga tak berani mendekat. Ketakutan semakin meningkat ketika Joni kemudian masuk ke rumahnya sambil menyeret sang adik, Leo Kristoni (29), ikut masuk ke dalam kamar.

Petugas dari Polsek Geneng tiba usia menerima laporan warga. Namun lantaran kondisi semakin genting, bantuan tambahan dari Polres Ngawi dikerahkan.

Suwarno, salah satu warga, menyebut bahwa perilaku Joni sebenarnya sudah lama meresahkan. “Dia sudah sering dilaporkan. Sering mengamuk, sering bawa golok. Hari ini yang paling parah karena sampai merusak atap rumah orang. Warga takut kalau dibiarkan bisa terjadi amuk massa,” ujarnya.

Pihak kepolisian pun bergerak untuk mengamankan situasi. Akses rumah ditutup, warga diminta menjauh, sementara sejumlah personel menggunakan perlengkapan lengkap mencoba menembus bagian samping rumah dengan menjebol jendela. Dari luar, suara barang pecah dan teriakan pelaku terdengar jelas.

Upaya negosiasi sempat dilakukan. Polisi mencoba membujuk Joni agar menyerahkan diri. Namun setiap kali pintu mendekat, Joni justru mengacungkan golok sambil berteriak tidak jelas. Situasi ini sempat membuat petugas kesulitan karena di dalam rumah juga ada adik pelaku yang dikhawatirkan bisa menjadi sasaran amukan.

Image Not Found
seorang pemuda mengamuk sambil membawa golok berhasil diamankan petugas. Foto : Kusnanto-Sinergia

Polisi memutuskan mencongkel pintu depan untuk memperluas akses masuk. Tetapi lagi-lagi Joni menolak menyerah, malah semakin agresif dan terus mengancam keselamatan petugas.

Setelah upaya persuasif tak kunjung berhasil, aparat memutuskan untuk mengambil tindakan tegas dan terukur. Sebuah senjata kejut digunakan untuk melumpuhkan pelaku. Hal itu dipilih karena dianggap paling aman mengingat kondisi adiknya yang masih berada di ruangan yang sama.

Tindakan itu akhirnya membuahkan hasil. Setelah enam jam situasi menegangkan, Joni berhasil dilumpuhkan dan ditangkap. Polisi kemudian mengamankan Leo keluar rumah dalam kondisi selamat.

Kapolsek Geneng, AKP Haris Sunarto, menjelaskan bahwa proses penyergapan memakan waktu lama karena pihaknya harus memastikan keselamatan semua orang.

“Kami bertindak setelah menerima laporan masyarakat. Karena situasinya berisiko dan personel di awal terbatas, kami berkoordinasi dengan Polres Ngawi. Pelaku berhasil kami lumpuhkan dengan aman. Untuk kondisi kejiwaannya, nanti ditangani pihak medis,” terangnya.

Sementara itu, Selvia Ade, warga lainnya, mengaku akhirnya bisa bernapas lega setelah situasi berhasil dikendalikan. “Sejak pagi warga sudah tidak tenang. Dia memang sering marah-marah dan bawa golok. Setelah polisi mendobrak dan menahan pelaku, barulah suasana kampung lebih aman,” katanya.

Dari dalam rumah, polisi mengamankan dua bilah senjata tajam: sebilah golok dan sebilah pisau yang diduga digunakan pelaku selama mengamuk. Untuk mencegah kejadian serupa, petugas kemudian membawa Joni ke RSUD dr. Soeroto Ngawi guna menjalani pemeriksaan kejiwaan dan perawatan lebih lanjut.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khofifah Jajal Lintasan Balap Sirkuit Parang, Siap Poles Infrastruktur Pendukung

    Khofifah Jajal Lintasan Balap Sirkuit Parang, Siap Poles Infrastruktur Pendukung

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Magetan | Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah Indar Parawansa melakukan Tes Ride, bersama dua Pebalap Internasional, Mario Aji dan M Adenanta Putrai di Sirkuit Parang, Kabupaten Magetan Minggu sore (12/01/2025). Dalam kesempatan ini juga didampingi Para Pebalap Lokal, Mantan Bupati Magetan Suprawoto serta Forkopimda Magetan. Puluhan ribu warga juga turut menyaksikan dari […]

    Bagikan
  • Uji Petik PDPB Bawaslu Magetan Ungkap Data Pemilih Baru dan TMS Meningkat Signifikan

    Uji Petik PDPB Bawaslu Magetan Ungkap Data Pemilih Baru dan TMS Meningkat Signifikan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga akurasi data pemilih terus dilakukan Bawaslu Kabupaten Magetan melalui rangkaian pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Data pengawasan menunjukkan hasil uji petik yang dilakukan melalui koordinasi dengan lembaga pendidikan, pemerintah desa/kelurahan, hingga aparat keamanan. Dari hasil itu, ditemukan 172 data pemilih baru dan 158 data pemilih TMS. Sementara pada […]

    Bagikan
  • Audit Koperasi MSI Jadi Penentu Langkah Hukum, Hasil Baru Keluar Akhir September

    Audit Koperasi MSI Jadi Penentu Langkah Hukum, Hasil Baru Keluar Akhir September

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penanganan dugaan permasalahan di Koperasi MSI masih menunggu titik terang. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan bahwa proses audit internal yang tengah dilakukan Dinas Koperasi menjadi penentu arah penyelidikan selanjutnya. Audit tersebut dijadwalkan rampung pada akhir September 2025. Hasilnya akan menjadi acuan untuk menentukan ada atau tidaknya indikasi tindak […]

    Bagikan
  • Ironis, Empat Paket MBG PAUD di Madiun Dalam Kondisi Berjamur

    Ironis, Empat Paket MBG PAUD di Madiun Dalam Kondisi Berjamur

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Madiun, Jawa Timur menuai keluhan. Sejumlah orang tua menemukan makanan dalam paket MBG yang dibagikan sekolah dalam kondisi tidak layak konsumsi. Salah satunya disampaikan Abdul Jalil, wali murid PAUD dyang menemukan empat roti berjamur dari total 16 […]

    Bagikan
  • 8 Pemuda Diamankan Polsek Wungu Usai Terlibat Perang Sarung

    8 Pemuda Diamankan Polsek Wungu Usai Terlibat Perang Sarung

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 8 anak muda terlibat perang sarung di Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok pemuda mengayunkan sarung ke arah seorang remaja.  Dalam rekaman berdurasi singkat itu, korban tampak tidak berdaya setelah menerima beberapa kali pukulan sarung. Bahkan, beberapa pemuda lainnya […]

    Bagikan
  • Ratusan Anak TK Semarakkan Lomba Membatik Peringati Hari Batik Nasional 2025

    Ratusan Anak TK Semarakkan Lomba Membatik Peringati Hari Batik Nasional 2025

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana ceria tampak mewarnai kawasan Ngrowo Bening Edupark, Kota Madiun, saat ratusan anak TK mengikuti lomba membatik dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2025. Kegiatan yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Madiun ini diikuti sekitar 400 anak dari berbagai TK se-Kota Madiun. Sejak pagi, anak-anak terlihat antusias […]

    Bagikan
expand_less