Berita Terkini
Trending Tags

Panen Berkah Penjual Bunga di Magetan, Penjualan Melonjak Jelang Ramadan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 228
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
penjual bunga panen berkah menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, para penjual bunga untuk kebutuhan ziarah di Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan menikmati berkah musiman. Tradisi ziarah makam yang dilakukan warga pada periode ini membuat para pedagang kebanjiran pembeli dari wilayah sekitar hingga desa tetangga.

Setiap tahun, permintaan bunga campur, terdiri dari mawar, melati, kenanga, hingga pandan mengalami peningkatan signifikan. Bunga-bunga ini dirangkai khusus untuk kebutuhan nyekar sebagai tradisi menyambut Ramadan maupun jelang Idul Fitri.

Salah satu penjual bunga, Novi, mengaku sudah sejak lama membantu neneknya berjualan di area sekitar Makam Bulu Depok Ngariboyo. Menurutnya, momen Ramadan selalu menjadi masa paling ramai.

“Udah lama mas jualannya. Saya bantu nenek motongin pandan, kasihan sudah tua,” ungkap Novi.

“Biasanya harga lima ribu. Yang mahal itu terutama bunga mawar merah. Kalau Ramadan dan mau lebaran, bunga mawar merah paling banyak dicari. Hari biasa harganya murah,” lanjutnya.

Image Not Found
ziarah makam menjadi agenda rutin dilakukan setiap tahun jelang puasa, bahkan jelang lebaran. Foto : Kusnanto-Sinergia

Novi menuturkan, lonjakan pembeli mulai terasa sejak menjelang puasa. Namun puncaknya tetap terjadi sekitar satu minggu menjelang lebaran, ketika banyak perantau mulai mudik dan menyempatkan diri berziarah.

“Ramainya itu kalau mau lebaran, banyak orang mudik. Di makam mana saja ramai,” jelasnya.

Ia berjualan mulai pagi pukul 07.00 hingga sore sekitar pukul 17.00 WIB. Jika stok habis atau ada permintaan lebih, Novi tak jarang melayani pembeli yang datang langsung ke rumah.

Elisa, salah satu warga yang melakukan ziarah keluarga, menyebut keluarganya telah turun-temurun memakamkan leluhur di area tersebut.

“Di sini ada sepuluhan lebih keluarga yang dimakamkan. Dari Mbah Buyut sampai turunannya. Rumah kami juga di sekitar sini,” tutur Elisa.

Bagi keluarga Elisa, tradisi ziarah sudah menjadi agenda rutin dilakukan setiap tahun jelang puasa, bahkan jelang lebaran. “Setiap tahun kalau menjelang puasa pasti ada kegiatan seperti ini,” katanya.

Rangkaian kegiatan ziarah dimulai dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan membersihkan area makam. “Pertama doa dulu, sambang ke almarhum, baru bersih-bersih. Tadi banyak warga yang juga datang,” jelasnya.(Kus).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus kekerasan terhadap bayi mengguncang Kabupaten Magetan. Seorang ayah di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kawedanan, diduga tega menyulut lidah bayi yang baru berusia beberapa hari menggunakan korek gas. Aksi keji itu dipicu rasa cemburu dan dugaan perselingkuhan yang tak berdasar. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kejadian, […]

    Bagikan
  • Mulai 2026 Program BST Tamat, Bertransformasi Menjadi Bahana Bersahaja

    Mulai 2026 Program BST Tamat, Bertransformasi Menjadi Bahana Bersahaja

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto membuat gebrakan. Program Bhakti Sosial Terpadu, yang biasa dikenal dengan sebutan BST, telah tamat. Mulai tahun 2026 ini, program unggulan Pemerintah Kabupaten Madiun, yaitu BST,  berubah nama menjadi Bhakti Harmoni atau Bahana Bersahaja. Perubahan ini merupakan kelanjutan dari program unggulan yang telah dimulai sejak jaman Bupati […]

    Bagikan
  • Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    Fogging di SDN 02 Madiun Lor, 1 Guru dan 2 Murid Terjangkit DBD

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan Kota Madiun serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan SDN 02 Madiun Lor pada Kamis (05/06/2025) sebagai langkah antisipasi perkembangbiakan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD). Kepala SDN 02 Madiun Lor, Yuli Sugianingsih, menjelaskan bahwa fogging dilakukan setelah ditemukannya kasus DBD di […]

    Bagikan
  • Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas, Sediakan Antrean Khusus dan Terpisah

    Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas, Sediakan Antrean Khusus dan Terpisah

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di Kabupaten Madiun menawarkan skrining kesehatan gratis bagi masyarakat. Seperti yang baru digalakkan oleh Puskesmas Saradan pada Kamis (6/2/2025). Program layanan kesehatan yang diinstruksikan langsung oleh Pemerintah Pusat guna melihat kondisi kesehatan masyarakat. Para pasien yang mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, sebelumnya diwajibkan mendaftarkan diri […]

    Bagikan
  • Paceklik Anggaran, PKB dan Partai Golkar Mendukung Penggabungan OPD Pemkab Madiun

    Paceklik Anggaran, PKB dan Partai Golkar Mendukung Penggabungan OPD Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Sinergia | Kabupaten Madiun – Wakil rakyat yang duduk di gedung DPRD Kabupaten Madiun bersikap mendukung penuh terkait opsi penggabungan sejumlah OPD. PKB dan Partai Golkar menilai opsi ini menjadi salah satu sikap cerdas disaat paceklik anggaran. “Pada dasarnya FPKB mendukung dalam rangka efesiensi anggaran Pemkab Madiun, dengan prinsip ramping struktur namun kaya fungsi,” tegas […]

    Bagikan
  • Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    Menilik Kesiapsiagaan Tim ‘Drogba’ Polres Magetan di Tanjakan Ekstrem Sarangan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Arus wisatawan di kawasan Telaga Sarangan masih menunjukkan kepadatan menjelang berakhirnya masa liburan. Di tengah derasnya mobilitas masyarakat, Tim Drogba (Dorong Ganjal Ban) Polres Magetan tetap siap siaga menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan pengendara di tanjakan ekstrem pertigaan depan Omah Jowo, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan. Ini menjadi salah satu titik […]

    Bagikan
expand_less