Berita Terkini
Trending Tags

Paramotor Siap Terbang di Langit Madiun, TPA Winongo Siap Jadi Destinasi Wisata Udara

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Paramotor menghiasi kawasan Kebun Buah Piramida yang akan menantang adrenalin, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Langit Kota Madiun akan segera dihiasi wahana baru yang menantang adrenalin yakni paramotor. Bertempat di kawasan Kebun Buah Piramida TPA Winongo, uji coba perdana wahana udara ini berlangsung sukses. Hal itu membuka peluang besar menjadikan TPA Winongo sebagai magnet baru wisata petualangan.

Tiga unit paramotor diuji terbang untuk menilai kelayakan arah angin, keamanan jalur penerbangan, hingga ketepatan lokasi lepas landas dan pendaratan. Hasilnya menggembirakan. Angin cenderung stabil dan area pendaratan dinilai sangat layak. Hal ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan wisata berbasis olahraga ekstrem di Kota Madiun.

Wali Kota Madiun, Maidi, yang turut menyaksikan langsung proses uji coba, menyampaikan optimismenya terhadap potensi besar kawasan TPA Winongo. Menurutnya, kawasan ini harus dimanfaatkan secara kreatif sebagai ruang edukasi sekaligus hiburan bagi masyarakat.

“Kecepatan dan arah anginnya sangat mendukung. Kita punya lahan yang luas, bahkan paramotor bisa mendarat hingga ke Balai Kota atau Taman Lalu Lintas Bantaran. Ada empat titik take-off yang kita siapkan, dan salah satunya sudah diuji. Ini langkah awal menuju TPA Winongo sebagai destinasi unggulan,” ungkap Wali Kota.

Paramotor merupakan olahraga udara yang memadukan parasut dan mesin motor untuk memungkinkan terbang stabil dan relatif aman. Selain untuk para pencinta tantangan, wahana ini cocok dikembangkan sebagai sarana wisata edukatif, termasuk untuk penerbangan tandem.

Wali Kota menambahkan bahwa pengembangan wahana ini dilakukan secara terukur. Segala aspek keselamatan telah diuji, dan tidak akan dibuka untuk umum sebelum standar teknis benar-benar terpenuhi. Untuk saat ini, tiga unit paramotor telah tersedia dan direncanakan bertambah menjadi lima unit.

“Kita pastikan semuanya aman dulu. Ini bukan ajang coba-coba, tapi pengembangan yang serius dan terencana. Kalau sudah siap, baru bisa dinikmati masyarakat,” tegasnya.

Dengan hadirnya paramotor, wajah TPA Winongo kian bertransformasi dari tempat pembuangan akhir menjadi kawasan rekreasi yang mengusung semangat inovatif dan ramah lingkungan. Kota Madiun pun bersiap untuk menjelajah langit dengan cara baru.

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skandal Ijazah Ditahan di Madiun, HRD Ngaku Cuma “Komitmen Kerja”  

    Skandal Ijazah Ditahan di Madiun, HRD Ngaku Cuma “Komitmen Kerja”  

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 379
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Praktik penahanan ijazah karyawan kembali mencuat di Kabupaten Madiun. Kali ini, dugaan tersebut terjadi di perusahaan produsen plastik, CV Sukses Jaya Abadi yang berlokasi di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri. Sejumlah mantan karyawan mengeluhkan dokumen penting mereka, terutama ijazah, belum dikembalikan setelah berhenti bekerja. Praktik ini disebut-sebut sebagai bentuk “komitmen” dalam hubungan […]

    Bagikan
  • Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

    Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pria berinisial AS (26), warga Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, harus berurusan dengan aparat Polsek Maospati setelah laporan kehilangan sepeda motor yang ia sampaikan ternyata palsu. AS sebelumnya mengaku menjadi korban pencurian motor dan uang gaji di sekitar Puskesmas Maospati pada 10 Desember 2025 lalu. Namun penyelidikan polisi mengungkap bahwa cerita […]

    Bagikan
  • Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

    Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun sedang getol melindungi keberadaan burung hantu. Data menyebut lebih dari 500 unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) tersebar di 11 kecamatan. Rubuha ini dibangun sebagai upaya pengendalian hama tikus secara alami di lahan pertanian warga. Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Soedjiono, mengakui program rubuha setiap tahun […]

    Bagikan
  • Trotoar Diperlebar, Disperkim Pindahkan Sementara Tanaman Jalan Pahlawan

    Trotoar Diperlebar, Disperkim Pindahkan Sementara Tanaman Jalan Pahlawan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan kawasan Jalan Pahlawan, Kota Madiun, kembali berjalan. Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) mulai melakukan perapian taman serta pemangkasan pohon di sisi barat jalan utama tersebut sebagai bagian dari persiapan pelebaran trotoar. Kepala Bidang Prasarana Utilitas Umum, Pertamanan, PJU, dan Pemakaman Disperkim, Andi Anto, menjelaskan bahwa kegiatan penataan dimulai […]

    Bagikan
  • Jumlah Penumpang Daop 7 Madiun Naik 8 Persen Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

    Jumlah Penumpang Daop 7 Madiun Naik 8 Persen Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung dari tanggal 21 Maret hingga 8 April 2025, jumlah penumpang di stasiun wilayah KAI Daop 7 Madiun tercatat mencapai 186.894 penumpang. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang tercatat sebanyak 173.598 penumpang. Manajer Humas Daop 7 […]

    Bagikan
  • Kopi Warisan Kolonial Belanda dari Lereng Gunung Lawu Tetap Bertahan, Jadi Primadona Baru Magetan

    Kopi Warisan Kolonial Belanda dari Lereng Gunung Lawu Tetap Bertahan, Jadi Primadona Baru Magetan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah menjamurnya tren kopi lokal di Indonesia, lereng Gunung Lawu di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, masih menyimpan kekayaan yang tak banyak dimiliki daerah lain. Ratusan petani di kawasan ini tetap mempertahankan budidaya kopi dari bibit peninggalan era kolonial Belanda yang usianya telah melampaui satu abad. Keaslian varietas serta cita rasa […]

    Bagikan
expand_less