Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Pemerintah Tambah Kuota Pupuk Bersubsidi untuk Magetan pada 2026

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Magetan, Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Magetan pada 2026 dipastikan lebih aman. Pemerintah pusat meningkatkan alokasi pupuk untuk sejumlah daerah, termasuk Magetan. Hal itu sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga produktivitas sektor pertanian.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Magetan, Uswatul Chasanah, menyebut tambahan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung kebutuhan petani. Ia mengatakan, kuota pada 2026 naik dibanding tahun sebelumnya.

Untuk tahun 2026, Magetan menerima alokasi pupuk Urea 22.784 ton, NPK 22.347 ton, NPK Formula 25 ton, Organik 6.327 ton dan ZA 425 ton

Angka ini menunjukkan peningkatan jika disandingkan dengan alokasi tahun 2025, di mana Magetan hanya mendapatkan 21.634 ton Urea, 19.269 ton NPK, 35 ton NPK Formula, 7.339 ton Organik, dan tanpa alokasi ZA.

“Kuota tahun ini memang bertambah, dan masih ada peluang realokasi rutin baik dari pusat maupun provinsi bila dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa mekanisme distribusi pupuk bersubsidi pada 2026 tidak mengalami perubahan. Sistem e-RDKK tetap menjadi acuan resmi dalam penyaluran ke kelompok tani.

Uswatun juga menyampaikan bahwa harga pupuk bersubsidi turun sejak November 2025. Ia menuturkan bahwa penurunan harga mencapai sekitar 20 persen.

Dengan peningkatan kuota serta harga yang lebih terjangkau, Pemkab Magetan berharap distribusi pupuk bersubsidi sepanjang 2026 berjalan lancar. Pemerintah menargetkan produktivitas pertanian di Magetan dapat terus meningkat sehingga mendukung kesejahteraan petani.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pernikahan Usia Dini di Magetan Masih Terjadi, Mayoritas karena Kehamilan

    Pernikahan Usia Dini di Magetan Masih Terjadi, Mayoritas karena Kehamilan

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Meskipun jumlahnya terus menurun dalam lima tahun terakhir, pernikahan usia dini di Kabupaten Magetan belum sepenuhnya hilang. Hingga awal Agustus 2025, tercatat 38 pasangan muda mengajukan dispensasi nikah ke Pengadilan Agama. Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Magetan, Miftahuddin, menyebut sebagian besar pengajuan dipicu […]

    Bagikan
  • Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    Harga Cabai Rawit Tembus Rp. 68 Ribu per Kg, Petani Raup Untung hingga Jutaan

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Harga cabai rawit di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus melonjak dalam beberapa hari terakhir. Di sejumlah pasar tradisional, harga cabai rawit kini menyentuh angka Rp. 68 ribu per kilogram, naik signifikan dari sebelumnya Rp. 45 ribu. Kondisi ini membawa angin segar bagi para petani cabai, salah satunya Dana Raditya […]

    Bagikan
  • UMK Magetan 2026 Dipastikan Naik, Kapan Angka Resminya Diumumkan?

    UMK Magetan 2026 Dipastikan Naik, Kapan Angka Resminya Diumumkan?

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mengonfirmasi bahwa Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2026 akan mengalami kenaikan. Kepastian ini muncul setelah rapat dewan pengupahan digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Magetan bersama unsur Forkopimda, perwakilan pengusaha, serta organisasi buruh dan pekerja. Kepala Disnaker Magetan, Arief Ridwan, menyampaikan bahwa kenaikan tersebut merupakan tindak lanjut dari […]

    Bagikan
  • Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Madiun dan sejumlah Polsek meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan ini terjadi karena SKCK menjadi syarat wajib dalam pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kasat Intelkam Polres Madiun, AKP Nurkholis, mengatakan hingga […]

    Bagikan
  • Ini Pesan dan Dukungan Warga Kepada Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

    Ini Pesan dan Dukungan Warga Kepada Wali Kota Madiun Nonaktif Maidi

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perkara yang membelit Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi menjadi sorotan publik dalam kurun waktu sepekan terakhir. Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (18/01/2026) lalu membuat masyarakat Kota Madiun terkejut. Kini, Maidi bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Thariq Megah dan Rochim Ruhdiyanto, […]

    Bagikan
  • Tekan Angka Kehamilan Remaja, Pemkot Madiun Gencarkan Edukasi dan Pembinaan Dini

    Tekan Angka Kehamilan Remaja, Pemkot Madiun Gencarkan Edukasi dan Pembinaan Dini

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus berupaya menekan angka kehamilan di kalangan remaja. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Puskesmas Demangan, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam memberikan edukasi serta pembinaan kepada remaja agar lebih memahami risiko pernikahan […]

    Bagikan
expand_less