Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Siapkan Madiun Apps, Transformasi Pemerintah Digital Berbasis Kebutuhan Warga

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 73
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun siapkan Madiun Apps terintegrasi. (14/7/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai mengarahkan transformasi digital pemerintahan agar semakin berpusat pada kebutuhan masyarakat. Melalui Forum Pemerintah Digital (PemDi), Pemkot Madiun menyiapkan integrasi layanan dalam satu ekosistem digital yang ditargetkan berkembang hingga 2030.

Forum Pemerintah Digital digelar di Gedung GCIO Kota Madiun, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), akademisi perguruan tinggi, HIPMI, KADIN, serta praktisi media massa dan media sosial.

Langkah ini sejalan dengan upaya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dalam mendorong perbaikan kualitas pelayanan publik melalui Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital (PemDi).

Transformasi digital tidak lagi sekadar diukur dari banyaknya aplikasi atau penerapan teknologi di instansi pemerintah. Lebih jauh, digitalisasi diharapkan memberikan dampak nyata berupa pelayanan publik yang semakin berkualitas dan inklusif.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan, perubahan arah pemerintahan digital harus didasarkan pada kebutuhan masyarakat. Jika sebelumnya pengembangan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) lebih banyak berangkat dari sudut pandang pemerintah atau government centric, kini pendekatannya diarahkan menjadi citizen centric.

Image Not Found
Layanan publik diarahkan berbasis kebutuhan warga. Foto : Kris-Sinergia

“Selama ini dalam menjalankan SPBE, bagaimana kita memberikan kemudahan yang basisnya dari pemerintah atau government centric. Hari ini saya ingin mengubahnya, basisnya adalah citizen centric atau kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dalam transformasi ini, terdapat tiga pilar utama, yakni transformasi sosial, transformasi ekonomi, dan transformasi tata kelola. Transformasi tata kelola menjadi pengungkit untuk memastikan pelayanan publik berjalan semakin efektif, termasuk melalui strategi transformasi digital pemerintah.

“Kebutuhan masyarakat ini menjadi salah satu dasar penting dalam membangun ekosistem digital Kota Madiun. Pemkot telah menyiapkan Madiun Apps sebagai platform yang nantinya menghimpun berbagai layanan dan kebutuhan warga,” jelas Bagus.

Image Not Found
Forum PemDi bahas transformasi digital Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Data dari Madiun Apps selanjutnya direncanakan terhubung dengan Madiun Operating System (OS). Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat memantau pelaksanaan RPJMD, APBD, hingga perkembangan berbagai program pembangunan.

Integrasi data juga diharapkan membantu pemerintah menganalisis kebutuhan masyarakat dan menyusun program pada tahun-tahun berikutnya secara lebih tepat sasaran.

Bagus menegaskan, keberadaan berbagai aplikasi yang selama ini dimiliki OPD tidak serta-merta akan dihapus. Pemerintah akan melakukan penyederhanaan sekaligus menghubungkan sistem agar layanan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Tidak dihilangkan, tetapi lebih akan disederhanakan supaya menjadi terkoneksi dan terintegrasi,” katanya.

Menurutnya, transformasi menuju pemerintah digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Perubahan perilaku masyarakat yang terbiasa mendapatkan berbagai layanan secara cepat melalui perangkat digital turut meningkatkan ekspektasi terhadap pelayanan pemerintah.

“Masyarakat sekarang sudah terbiasa dengan aplikasi. Mau meminta apa, cukup dari rumah. Sekarang masyarakat juga menuntut pemerintah agar kebutuhannya bisa tersedia. Kalau tidak dengan pemerintahan digital, hal itu akan sulit diwujudkan,” tuturnya.

Pemkot Madiun menargetkan arah pengembangan pemerintah digital tersebut dapat berjalan melalui roadmap hingga 2030. Hal itu akan terus dikaji dan disempurnakan bersama berbagai pemangku kepentingan.

Melalui transformasi tersebut, pemerintah digital di Kota Madiun diharapkan tidak berhenti pada penggunaan teknologi. Namun benar-benar menjadi sarana untuk menghadirkan pelayanan yang lebih sederhana, terintegrasi, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan warga. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Pengunjung Nikmati Liburan di Kawasan PSC

    Ribuan Pengunjung Nikmati Liburan di Kawasan PSC

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun kini menjadi salah satu tempat wisata yang di padati pengunjung dari berbagai daerah. Terlebih pada momen libur lebaran saat ini, ribuan pengunjung menikmati suasana malam PSC dengan lampu-lampu hiasnya. Di PSC para wisatawan di manjakan dengan miniatur ikon dunia seperti Patung Liberty, Patung […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Akan Panggil KONI, Evaluasi Total Usai Gagal di Porprov Jatim

    DPRD Magetan Akan Panggil KONI, Evaluasi Total Usai Gagal di Porprov Jatim

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kegagalan kontingen Kabupaten Magetan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX/2025 memantik langkah tegas dari legislatif. Komisi A DPRD Magetan berencana memanggil Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Magetan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah kebijakan olahraga daerah. “Olahraga kita ini harus di-review, ya. Kita ingin kontribusi yang lebih positif […]

    Bagikan
  • 14 ASN Lolos Seleksi Administrasi JPTP Pemkab Madiun, Ada Camat, Kepala Sekolah, Hingga Kalaksa BPBD

    14 ASN Lolos Seleksi Administrasi JPTP Pemkab Madiun, Ada Camat, Kepala Sekolah, Hingga Kalaksa BPBD

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan lolos seleksi administrasi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun. Pengumuman hasil seleksi terbuka dan kompetitif itu tercantum dalam surat Panitia Seleksi Nomor 09/402.201/PANSEL/2025 yang diunggah di laman resmi BKPSDM Kabupaten Madiun, Jumat (05/09/2025). Formasi jabatan yang diperebutkan meliputi […]

    Bagikan
  • Dirlantas Polda Jatim Bakal Olah TKP Tragedi di Perlintasan KA Magetan

    Dirlantas Polda Jatim Bakal Olah TKP Tragedi di Perlintasan KA Magetan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api dengan palang pintu di wilayah Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Senin (19/05/2025) siang. Insiden tragis ini melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan 7 kendaraan bermotor yang melintas. Akibatnya, empat orang tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka. Kecelakaan diduga disebabkan kelalaian penjaga […]

    Bagikan
  • Dibangun Di Atas Sempadan Sungai, 13 Bangunan Dibongkar BBWS Bengawan Solo

    Dibangun Di Atas Sempadan Sungai, 13 Bangunan Dibongkar BBWS Bengawan Solo

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penertiban bangunan liar di sempadan Sungai Sat sisi barat, Desa Malang, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan digelar Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. Sebanyak 13 bangunan permanen, termasuk 2 kamar dan tempat parkir hotel serta ruko, dibongkar karena menyalahi aturan serta berdiri tanpa izin. Wahyana, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) SDA […]

    Bagikan
  • Jelang Arus Mudik, Polres Ponorogo Gelar Apel Siaga Pasukan

    Jelang Arus Mudik, Polres Ponorogo Gelar Apel Siaga Pasukan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Polres Ponorogo menggelar apel siaga pasukan di Alun-Alun Ponorogo, Jawa Timur. Apel tersebut diikuti ratusan personel gabungan dari TNI, Polri hingga unsur masyarakat yang akan dilibatkan dalam pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat 2026. Sebanyak 380 personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Rinciannya, 280 personel dari Polri […]

    Bagikan
expand_less