Berita Terkini
Trending Tags

Kemenhaj Kota Madiun Bekali 385 Calon Jemaah Haji Estimasi 2027, Persiapan Paspor hingga Fisik Diperkuat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 178
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kemenhaj Madiun bekali jemaah haji estimasi keberangkatan tahun 2027. (14/7/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Madiun mulai mempersiapkan calon jemaah haji yang masuk dalam estimasi keberangkatan 1448 H/2027 M. Sebanyak sekitar 385 calon jemaah mengikuti sosialisasi di Asrama Haji Kota Madiun, Selasa (14/7/2026).

Kepala Kemenhaj Kota Madiun, Datik Ardiyah, mengatakan sosialisasi tersebut difokuskan pada persiapan sejak dini, terutama menyangkut administrasi, pengurusan paspor, dan kesiapan fisik calon jemaah.

“Alhamdulillah, untuk jemaah estimasi tahun 2027 Kota Madiun hari ini kami kumpulkan untuk diberikan bimbingan, terutama bimbingan administrasi. Bagaimana tata cara mengurus paspor dan persiapan terkait fisik kami siapkan sedini mungkin,” kata Datik.

Menurutnya, persiapan awal perlu dilakukan karena tahapan pelunasan biaya haji diperkirakan akan berlangsung dalam waktu mendatang. Dengan persiapan lebih dini, calon jemaah diharapkan telah memenuhi berbagai persyaratan ketika tahapan tersebut dibuka.

Namun, Datik menegaskan bahwa 385 orang yang diundang masih berstatus jemaah estimasi. Artinya, belum seluruhnya dipastikan berangkat pada 2027 karena sebagian berpotensi masuk dalam keberangkatan 2028 setelah proses verifikasi dan penetapan kuota.

“Ini hanya estimasi, belum tentu semuanya berangkat. Bisa jadi ada yang berangkat pada 2028. Karena itu, kami melakukan penyiapan secara dini terlebih dahulu,” ujarnya.

Untuk keberangkatan haji 2027, calon jemaah asal Kota Madiun berpeluang diberangkatkan melalui Embarkasi Dhoho di Kediri. Namun, Kemenhaj Kota Madiun masih menunggu informasi lebih lanjut terkait mekanisme dan prosedur keberangkatan.

Datik menilai keberangkatan melalui Kediri akan memberikan keuntungan bagi jemaah Kota Madiun karena jaraknya lebih dekat. Kondisi tersebut diharapkan dapat mengurangi kelelahan jemaah sekaligus menekan beban biaya perjalanan menuju embarkasi.

“Mudah-mudahan Dhoho pada 2027 siap, kami juga akan persiapankan,” katanya.

Selain administrasi, kesiapan fisik menjadi perhatian utama dalam persiapan haji 2027. Calon jemaah diminta mulai membiasakan diri berolahraga, salah satunya dengan berjalan kaki sedikitnya 30 menit.

Menurut Datik, pelaksanaan ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang prima karena jemaah akan menjalani rangkaian ibadah dengan aktivitas fisik tinggi dan menghadapi cuaca panas.

“Mulai sekarang jemaah minimal harus berjalan kaki paling tidak sekitar setengah jam,” ujarnya.

Hingga saat ini, Kemenhaj Kota Madiun belum menerima informasi resmi mengenai jadwal pelunasan maupun besaran biaya haji 2027.

Datik mengatakan percepatan tahapan pelunasan diperlukan untuk mengetahui jemaah yang dapat melunasi biaya perjalanan. Apabila terdapat jemaah yang tidak dapat melakukan pelunasan, kursi yang kosong dapat diisi oleh jemaah dengan status cadangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Calon jemaah yang mengikuti sosialisasi merupakan pendaftar dalam rentang sekitar November 2012 hingga Mei atau Juni 2013. Namun, berdasarkan data sementara, batas pendaftaran untuk estimasi keberangkatan 2027 masih berada di sekitar Januari 2013.

Kondisi tersebut membuat sebagian jemaah yang diundang dalam sosialisasi masih berpotensi masuk dalam keberangkatan 2028. Kemenhaj Kota Madiun meminta calon jemaah memahami bahwa data estimasi masih dapat berubah seiring proses verifikasi dan penetapan kuota.

“Jangan berkecil hati. Mudah-mudahan karena ini masih verifikasi data, nanti nomor porsinya bisa naik lagi,” kata Datik.

Kemenhaj Kota Madiun berharap persiapan administrasi, kesehatan, dan fisik sejak dini dapat membuat calon jemaah lebih siap menghadapi seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji 2027. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balita 1,5 Tahun di Ngawi Tewas Tertabrak Mobil Pick Up

    Balita 1,5 Tahun di Ngawi Tewas Tertabrak Mobil Pick Up

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Karangjati, Kabupaten Ngawi, digemparkan oleh insiden tragis pada Senin (11/08/2025) siang. Seorang balita perempuan, AS meninggal dunia setelah tertabrak mobil pikap milik orang tuanya sendiri di halaman rumah. Menurut Kepala Dusun setempat, Aryanto Adi, peristiwa bermula ketika mobil pikap pengangkut ayam milik keluarga korban baru selesai dicuci. Sopir, Aries Diantoro […]

    Bagikan
  • Jembatan Permanen Dibangun, Warga Desa Krisik di Blitar Tak Perlu Lagi Was-Was

    Jembatan Permanen Dibangun, Warga Desa Krisik di Blitar Tak Perlu Lagi Was-Was

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Blitar – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0808/Blitar yang dilaksanakan di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, menjadikan pembangunan jembatan sebagai salah satu sasaran pokok. Dalam pengerjaan jembatan tersebut, para prajurit TNI bersama warga setempat saling bergotong royong dan bahu-membahu dalam setiap tahapan pekerjaan. Semangat kebersamaan tersebut menjadi kekuatan utama […]

    Bagikan
  • Pemangkasan Dana Transfer 2026, Ini Langkah Pemkab Magetan

    Pemangkasan Dana Transfer 2026, Ini Langkah Pemkab Magetan

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan harus bersiap dalam menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat pada tahun anggaran 2026. Pemangkasan anggaran ini mendorong Pemkab agar menyiapkan langkah efisiensi yang strategis di berbagai sektor agar keuangan daerah tetap stabil. Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muhtar Wakid, mengungkapkan bahwa berdasarkan […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Gelar RDP Bersama Dinsos, DTSEN dan Tagana Ditelisik

    DPRD Kabupaten Madiun Gelar RDP Bersama Dinsos, DTSEN dan Tagana Ditelisik

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – DPRD Kabupaten Madiun serentak menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terhadap materi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun tahun anggaran 2025. Selama dua hari ini RDP diagendakan untuk memanggil semua OPD Pemkab Madiun. Setiap OPD dibagi sesuai jadwal dengan masing masing komisi yang membidangi. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu […]

    Bagikan
  • Musrenbang RKPD 2027 Magetan Fokus Pembangunan Berbasis Data dan Target Ekonomi 8 Persen

    Musrenbang RKPD 2027 Magetan Fokus Pembangunan Berbasis Data dan Target Ekonomi 8 Persen

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menegaskan komitmennya membangun daerah secara terarah dan berkelanjutan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027. Forum ini menjadi langkah strategis dalam menyusun arah pembangunan yang terintegrasi dengan kebijakan nasional dan provinsi. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menekankan pentingnya perencanaan berbasis data sebagai fondasi utama dalam penyusunan kebijakan. […]

    Bagikan
  • Mengejutkan! Rotasi Kilat Kajari Magetan, Tiga Nama Silih Berganti dalam Waktu Singkat

    Mengejutkan! Rotasi Kilat Kajari Magetan, Tiga Nama Silih Berganti dalam Waktu Singkat

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pergantian pucuk pimpinan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan sepanjang tahun 2026 berlangsung cepat dan dinamis. Dalam kurun waktu kurang dari empat bulan, jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan tercatat sudah berganti hingga tiga kali. Pergantian pertama terjadi pada Januari 2026. Saat itu, Kajari Magetan Dezi Septiapermana, yang sebelumnya menjabat di lingkungan […]

    Bagikan
expand_less