Berita Terkini
Trending Tags

Purna Tugas Dirut Perumdam Madiun Paparkan Kinerja, Pendapatan Belum Tercapai, Laba Tetap Meningkat

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dirut Perumdam Madiun pamit usai purna tugas lima tahun. (14/7/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia |Kota Madiun – Direktur Utama Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun, Suyoto resmi purna tugas dari jabatannya. Usai dilantik pada 2021 lalu, posisi pimpinan perusahaan plat merah tersebut bakal segera diganti. Dihadapan Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun serta Dewan Pengawas, Suyoto mengakui target pendapatan perusahaan selama lima tahun terakhir belum sepenuhnya tercapai.

Meski demikian, laba bersih perusahaan dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetap melampaui target yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Madiun. Hal itu disampaikan Suyoto saat menyampaikan laporan kinerja sekaligus berpamitan menjelang berakhirnya masa jabatannya, Selasa (14/7/2026).

Suyoto menjelaskan, realisasi pendapatan Perumdam sepanjang periode 2021–2025 berada pada kisaran 95 hingga 99 persen dari target yang ditetapkan. Tidak tercapainya target tersebut dipengaruhi oleh menurunnya tingkat konsumsi air pelanggan, sehingga berdampak langsung terhadap volume penjualan air.

“Kami mohon maaf karena target pendapatan selama lima tahun belum bisa tercapai. Namun laba perusahaan dan kontribusi PAD tetap memenuhi bahkan melampaui target,” ujar Suyoto.

Berdasarkan laporan kinerja, laba bersih Perumdam Tirta Taman Sari terus menunjukkan tren positif. Pada 2025, perusahaan membukukan laba bersih sekitar Rp14,65 miliar atau mencapai 107,63 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, setoran PAD kepada Pemerintah Kota Madiun juga terus meningkat sesuai ketentuan yang berlaku.

Memasuki 2026, tantangan yang dihadapi perusahaan masih berkaitan dengan rendahnya konsumsi air pelanggan. Hingga Juni 2026, rata-rata konsumsi pelanggan domestik tercatat 18,69 meter kubik per sambungan, masih berada di bawah target sebesar 21 meter kubik. Kondisi tersebut menyebabkan pendapatan dari penjualan air hingga pertengahan tahun baru mencapai sekitar 89,6 persen dari target anggaran.

Menurut Suyoto, peningkatan konsumsi air pelanggan harus menjadi perhatian direksi yang baru karena akan berpengaruh langsung terhadap peningkatan volume penjualan dan pendapatan perusahaan.

“Konsumsi rata-rata pelanggan harus menjadi perhatian direksi baru. Kalau konsumsi bisa dinaikkan sesuai target, otomatis volume penjualan dan pendapatan perusahaan juga akan meningkat,” katanya.

Selain sektor penjualan air, penjualan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) milik Perumdam juga mengalami penurunan cukup signifikan sepanjang semester pertama 2026. Untuk meningkatkan penjualan, Suyoto berharap Pemerintah Kota Madiun dapat mengoptimalkan penggunaan produk AMDK Perumdam di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Meski pendapatan belum mencapai target, efisiensi operasional perusahaan dinilai tetap terjaga. Hingga Juni 2026, laba setelah pajak tercatat sekitar Rp6,81 miliar atau hampir memenuhi target yang telah ditetapkan pada tahun berjalan.

“Terima kasih atas dukungan seluruh karyawan selama ini. Kami mohon maaf apabila masih ada kekurangan dalam menjalankan amanah. Semoga Perumdam ke depan semakin maju di bawah kepemimpinan direksi yang baru,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, memberikan evaluasi mendalam terkait performa Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Taman Sari Kota Madiun selama lima tahun terakhir yang dinilai belum optimal memenuhi target. Bagus menyoroti sejumlah masalah krusial yang menjadi hambatan utama badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut, mulai dari target pendapatan yang tidak tercapai, tingginya tingkat kebocoran air, hingga kualitas pelayanan publik yang perlu segera dibenahi. Guna mengatasi persoalan ini, pemerintah daerah berencana merombak jajaran direksi serta menunjuk Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama baru dari unsur Dewan Pengawas (Dewas) demi mempercepat pembenahan internal.

Image Not Found
Pemkot siapkan direksi baru benahi kinerja Perumdam. Foto : Kris-Sinergia

“Tentunya ini nanti ke depan itu akan kita rubah dengan kepemimpinan direktur yang baru yang nanti akan dipimpin, tentunya ini menjadi PR bersama sehingga nanti dianalisa, makanya saya kemarin menyampaikan bahwa cari problemnya dulu apa dan apa yang harus ditekankan. Bahkan hari nanti kedepannya fokusnya bagaimana kita nanti akan mempercepat digitalisasi untuk bagaimana menganalisa, men-tracking, dan mengetahui apa yang terjadi kekurangan dari PDAM yang kemudian nanti akan ditindaklanjuti secara dini,” urai Bagus.

Lebih lanjut, Bagus menilai kegagalan pencapaian target selama setengah dekade ini disebabkan oleh perencanaan awal yang kurang matang serta target yang dipatok terlalu tinggi tanpa mempertimbangkan dinamika ekonomi makro yang fluktuatif. Pergantian nahkoda baru diharapkan mampu membawa target yang lebih realistis dan terukur sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Sembari menunggu proses pemilihan direksi definitif yang akan diupayakan berjalan secepat mungkin, koordinasi internal dipastikan tetap berjalan di bawah komando pelaksana tugas sementara.

“Dan khususnya, hal-hal yang tadi ada kurang karena targetnya juga terlalu tinggi. Analisa di awalnya juga kurang menurut saya, sehingga targetnya terlalu tinggi sementara kondisi perekonomian fluktuatif ini yang juga mempengaruhi capaian dari PDAM direksi yang ini,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Lereng Lawu, Dibeli Seharga Rp. 100 Juta

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Berasal dari Lereng Lawu, Dibeli Seharga Rp. 100 Juta

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, membeli seekor sapi kurban seberat hampir satu ton dari seorang peternak asal Magetan, Jawa Timur. Sapi berjenis Limosin yang dinamai Blangor itu berasal dari Dukuh Kandenan, Kelurahan Plaosan, yang berada di lereng Gunung Lawu. Sapi tersebut dibeli dengan harga Rp100 juta oleh tim dari […]

    Bagikan
  • Panen Perdana, Wisatawan Serbu Kebun Kelengkeng Madigondo Magetan, Bisa Petik Sendiri

    Panen Perdana, Wisatawan Serbu Kebun Kelengkeng Madigondo Magetan, Bisa Petik Sendiri

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebun kelengkeng yang dikelola Pemerintah Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, menarik perhatian publik setelah untuk pertama kalinya membuka wisata petik buah. Baru dibuka beberapa jam, 10 dari 120 pohon yang siap panen langsung ludes dipetik pengunjung Rabu (7/1/2026). Wisatawan tidak hanya datang dari Magetan, tetapi juga dari Madiun, Ngawi, hingga […]

    Bagikan
  • Polemik TK Islam Masyitoh, Pemkot Madiun Sarankan Cari Lokasi Alternatif

    Polemik TK Islam Masyitoh, Pemkot Madiun Sarankan Cari Lokasi Alternatif

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun angkat bicara terkait polemik penggunaan fasilitas pendidikan oleh TK Islam Masyitoh di atas aset milik PCNU Kota Madiun di Jalan Alun-Alun Barat. Melalui Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretariat Daerah Kota Madiun, Totok Sugiarto, Pemkot menegaskan telah mengambil langkah koordinatif untuk mencari solusi terbaik. Totok menjelaskan, […]

    Bagikan
  • Sehari 2 Kali Kejadian KA Temper Kendaraan di Wilayah Daop 7 Madiun

    Sehari 2 Kali Kejadian KA Temper Kendaraan di Wilayah Daop 7 Madiun

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejadian kecelakaan di perlintasan kereta api (KA) di wilayah KAI Daop 7 Madiun tidak hanya terjadi di Kediri. Namun, insiden juga terjadi antara KA Singasari (KA 149) menabrak mobil antara Stasiun Blitar-Rejotangan, tepatnya di JPL 205 yang merupakan perlintasan Sebidang Resmi Tak terjaga, di Km 126+8 yang terjadi pada Senin […]

    Bagikan
  • Perbaikan Jalan Penghubung Desa Sejauh 1.100 Meter Jadi Sasaran TMMD ke-124 di Nganjuk

    Perbaikan Jalan Penghubung Desa Sejauh 1.100 Meter Jadi Sasaran TMMD ke-124 di Nganjuk

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia |Nganjuk – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang dimulai pada 6 Mei 2025 dilaksanakan serentak di 50 kota/kabupaten di Indonesia, salah satunya di Nganjuk, Jawa Timur. TMMD Nganjuk terpusat di Desa Lengkong Lor dan Desa Sumbermiri yang berada di Kecamatan Ngluyu. Sebagai sasaran utama akan dilakukan pengerasan jalan sepanjang 1.100 meter dan […]

    Bagikan
  • 40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di Dusun Tegir, Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terisolir akibat longsor yang menutup akses jalan utama desa, Rabu (29/10/2025). Longsor dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dua hari terakhir. Material longsor berupa rumpun bambu dan tanah menimpa jalan […]

    Bagikan
expand_less