Berita Terkini
Trending Tags

Pemuda Asal Madiun Hilang Saat Tur di Korea, Sang Ibu: Saya Tak Tahu Dia Berangkat Kesana

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • visibility 129
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Emas dilaporkan hilang saat mengikuti tur di Korea Selatan. Foto : Istimewa

Sinergia | Madiun – Seorang pemuda asal Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dilaporkan menghilang saat mengikuti perjalanan wisata di Korea Selatan. Hingga Minggu (19/7/2026), keberadaan Femas Yani Arianto (22) belum diketahui dan keluarganya mengaku kehilangan kontak sejak ia berangkat.

Kasus hilangnya Femas menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial Threads. Dalam unggahan akun @sarjanabackpacker, disebutkan Femas diduga menghilang dari rombongan wisata beberapa hari lalu saat berada di kawasan Myeongdong, Seoul. Saat itu, ia disebut berpamitan untuk melihat-lihat sepatu, namun tidak kembali sehingga keberadaannya hingga kini belum diketahui.

Di rumahnya di Desa Bantengan, sang ibu, Muatin (MT), mengaku terkejut mengetahui kabar tersebut. Ia bahkan menyatakan tidak mengetahui bahwa putranya berangkat ke Korea Selatan.

“Saya tidak tahu kalau dia berangkat ke Korea,” ujar Muatin saat ditemui di kediamannya, Minggu (19/7/2026).

Menurut Muatin, Femas merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Selama ini, putranya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan belum memiliki pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Sehari-hari hanya di rumah, tidak kuliah, tidak kerja,” katanya.

Kondisi itu membuat Muatin heran karena tidak mengetahui dari mana putranya memperoleh biaya untuk mengikuti perjalanan ke luar negeri. Ia mengaku tidak pernah memberikan uang dalam jumlah besar kepada anaknya.

Image Not Found
Sang ibu berharap Femas segera ditemukan dalam keadaan selamat. Foto : Tova-Sinergia

“Makanya saya tidak tahu dia dapat uang dari mana. Saya juga tidak memberi uang untuk itu,” tuturnya.

Muatin menggambarkan Femas sebagai pribadi pendiam dan tidak pernah menunjukkan perilaku yang mencurigakan. Aktivitas hariannya hanya membantu mengantar dan menjemput adiknya yang masih bersekolah di PAUD.

Sejak sang suami meninggal sekitar empat hingga lima tahun lalu, Muatin menjalani hidup sederhana. Usaha jual beli pupuk yang dulu dirintis keluarga pun tidak lagi berjalan seperti sebelumnya.

Hingga kini, keluarga belum menerima kabar apa pun dari Femas. Nomor telepon putranya juga tidak dapat dihubungi sejak keberangkatannya ke Korea Selatan.

“Waktu mau berangkat itu, anaknya hanya pamitan kalo mau maen ke Surabaya, gitu tapi gak tahunya malah ke Korea,” tambah Muatin sambil menahan air mata.

Di tengah ketidakpastian itu, Muatin hanya berharap putranya segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Semoga anak saya diparingi umur panjang, badannya sehat di mana pun dia berada,” tutupnya. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dahulu menjadi menu santapan para raja Mataram, kini Sego Menok justru menjadi favorit masyarakat di sudut pelataran Pasar Penampungan Sayur Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Adalah Mbah Rubinah, seorang nenek berusia 83 tahun, yang mempertahankan kuliner klasik ini agar tetap hidup dan akrab di lidah rakyat. Setiap sore, Mbah Rubinah […]

    Bagikan
  • Sopir Avanza yang Masuk Jurang di Dagangan Meninggal, Korban Tewas Jadi Dua

    Sopir Avanza yang Masuk Jurang di Dagangan Meninggal, Korban Tewas Jadi Dua

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal minibus Toyota Avanza yang terjun ke jurang di jalur Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, bertambah menjadi dua orang. Sopir kendaraan, Yatim (60), meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di RSUD Dolopo pada Kamis (23/7/2026) dini hari. Sebelumnya, satu penumpang bernama Suwarno (38), warga […]

    Bagikan
  • Dugaan Terkait OTT KPK, Anggota DPRD Ali Masngudi Berlari Dikejar Awak Media

    Dugaan Terkait OTT KPK, Anggota DPRD Ali Masngudi Berlari Dikejar Awak Media

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 331
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Masih seputar KPK. Kali ini anggota DPRD Kabupaten Madiun, Ali Masngudi bungkam dan bergegas lari dari kejaran awak media saat dikonfirmasi soal keterlibatan dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Wali Kota Madiun. Ali Masngudi merupakan salah satu unsur pimpinan DPRD Kabupaten Madiun, terlihat sedang mengikuti rapat paripurna Kamis (29/01/2026) di […]

    Bagikan
  • Langkah Hukum PSHT Pusat Madiun Menguat, Soroti Munas IPSI hingga Legitimasi Sepihak

    Langkah Hukum PSHT Pusat Madiun Menguat, Soroti Munas IPSI hingga Legitimasi Sepihak

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 624
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun menegaskan akan menempuh langkah hukum tegas dalam menghadapi polemik sengketa kepengurusan yang masih berlangsung. Upaya ini mencakup pelaporan pidana hingga gugatan di pengadilan, menyusul berbagai klaim sepihak dan gangguan terhadap aktivitas organisasi di lapangan. Ketua Lembaga Hukum dan Advokasi PSHT Pusat Madiun, Maryano, menyatakan […]

    Bagikan
  • Atlet Muda FORKI Kota Madiun Bersinar di Kejurprov Jatim dan Kejurnas Shokaido 2026, Targetkan Tembus Level Nasional

    Atlet Muda FORKI Kota Madiun Bersinar di Kejurprov Jatim dan Kejurnas Shokaido 2026, Targetkan Tembus Level Nasional

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kiprah atlet karate muda dari FORKI Kota Madiun kembali mencuri perhatian di dua ajang bergengsi sekaligus, yakni Kejurprov FORKI Jawa Timur di Malang (10–12 April 2026) dan Kejurnas Karate Shokaido III di Bandar Lampung (9–12 April 2026). Dalam dua event berbeda yang berlangsung hampir bersamaan itu, para atlet menunjukkan konsistensi, […]

    Bagikan
  • Akhirnya, Jembatan Mojopurno Kini Bisa Kembali Dilewati

    Akhirnya, Jembatan Mojopurno Kini Bisa Kembali Dilewati

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jembatan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun yang telah lama dinantikan akhirnya dibuka. Pembangunan jembatan yang memakan waktu sekitar dua setengah bulan ini sudah dapat dilalui oleh kendaraan. Hal ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi warga dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut. Kepala Desa Mojopurno, Agus Susanto, […]

    Bagikan
expand_less