Berita Terkini
Trending Tags

Pria di Magetan Ditangkap, Modus Ngaku “Tuhan Kedua” untuk Perdaya Korban

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • visibility 348
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi mengamankan Kusnadi warga Desa Kalang Magetan pelaku dugaan kekerasan seksual dan mengaku “Tuhan kedua”, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Seorang pria bernama Kusnadi (40), warga Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ditangkap polisi atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang ibu rumah tangga. Pelaku diduga memperdaya korban dengan mengaku sebagai “Tuhan kedua” dan menjanjikan kesembuhan bagi suami korban yang menderita stroke.

Penangkapan dilakukan oleh Satreskrim Polres Magetan pada Selasa (31/3/2026). Setelah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan cukup bukti, pelaku langsung ditahan di sel Mapolres Magetan pada malam harinya sekitar pukul 21.00 WIB.

Kasus ini terungkap setelah korban, Lisana (43), warga Desa Campursari, melapor ke polisi pada hari yang sama. Tak butuh waktu lama, petugas berhasil mengamankan pelaku pada sore harinya sekitar pukul 16.30 WIB saat sedang berada di sebuah toko di pinggir Jalan Magetan–Sarangan, wilayah Desa Campursari.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.

Dari hasil penyelidikan, peristiwa bermula ketika korban mendatangi pelaku untuk meminta bantuan pengobatan bagi suaminya yang sakit stroke. Pelaku kemudian mengklaim memiliki kemampuan supranatural dan menyebut dirinya sebagai “Tuhan kedua” yang dapat menyembuhkan penyakit.

Untuk menjalankan ritual penyembuhan, pelaku mensyaratkan hubungan badan dengan korban. Permintaan tersebut disetujui korban dengan harapan suaminya dapat sembuh.

Namun, hubungan tersebut justru terjadi berulang kali, lebih dari lima kali, dalam rentang waktu 2023 hingga 2024 di rumah pelaku. Alih-alih membaik, kondisi suami korban semakin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia pada awal 2025.

Merasa tertipu dan dirugikan, korban akhirnya melaporkan perbuatan pelaku ke pihak berwajib.

Seorang warga setempat, Subandono, menyebut pelaku sebelumnya juga pernah terjerat kasus hukum.

“Yang bersangkutan sudah dua kali ditangkap. Dulu kasus pencurian handphone. Dia juga sering mengaku sebagai keturunan Nabi Muhammad dan ‘Tuhan kedua’, tapi saya tidak percaya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Magetan, Ipda Indra Suprihatin, membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, kami telah mengamankan seorang pria yang mengaku sebagai ‘Tuhan kedua’. Modusnya dengan menjanjikan bisa menyembuhkan penyakit suami korban,” jelasnya.

Polisi juga mengungkap, korban sempat diajak melakukan sejumlah ritual di beberapa lokasi, termasuk makam di wilayah Magetan.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal terkait tindak pidana kekerasan seksual dan terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    BPBD Sosialisasikan Mitigasi Bencana bagi Pelajar di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama BPBD Ponorogo menggelar simulasi kebencanaan di SMKN 2 Ponorogo pada Kamis (13/02/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan siswa dan tenaga pendidik dalam menghadapi bencana alam, terutama banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Simulasi dimulai dengan skenario gempa bumi. Saat sirine berbunyi, para siswa dan guru […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Ponorogo Titipkan 90 Siswa ke Madiun, Lisdyarita Minta Orang Tua Ikhlas

    Sekolah Rakyat Ponorogo Titipkan 90 Siswa ke Madiun, Lisdyarita Minta Orang Tua Ikhlas

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 90 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 5 Ponorogo akan menjalani pendidikan tahun ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat permanen Madiun. Kebijakan tersebut ditempuh karena pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Ponorogo masih berlangsung. Para siswa dijadwalkan diberangkatkan secara serentak pada 14 Juli mendatang. Selain mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), […]

    Bagikan
  • Revitalisasi Pasar Sayur Dimatangkan, Ada Miskomunikasi soal Relokasi photo_camera 3

    Revitalisasi Pasar Sayur Dimatangkan, Ada Miskomunikasi soal Relokasi

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan menggelar pertemuan dengan Paguyuban Pedagang Mandiri Pasar Sayur, Selasa (10/2/2026). Forum dialog tersebut menjadi ruang bagi pemerintah dan pedagang untuk menyamakan persepsi soal rencana penataan dan pembangunan Pasar Sayur Magetan. Sekretaris Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menyebut audiensi itu penting untuk memastikan seluruh data pedagang […]

    Bagikan
  • Warga Binaan Kasus Narkoba Gelar Pernikahan di Dalam Lapas Kelas 1 Madiun

    Warga Binaan Kasus Narkoba Gelar Pernikahan di Dalam Lapas Kelas 1 Madiun

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Beredar foto pernikahan di Lapas Kelas I Madiun Jawa Timur. Dalam foto itu tampak mempelai pria berjas hitam adalah warga binaan (Wabin) kasus narkoba berinisial CL berasal dari Nganjuk.  Informasi dari sumber yang terpercaya, CL sebelumnya merupakan wabin di lapas Magetan kemudian dipindahkan ke Lapas Kelas I Madiun. CL melangsungkan […]

    Bagikan
  • Pemberhentian Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Dinsos Magetan Belum Terima Data Resmi

    Pemberhentian Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Dinsos Magetan Belum Terima Data Resmi

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Temuan 690 penerima bantuan sosial (Bansos) di Kabupaten Magetan yang terindikasi terlibat praktik judi online berdampak pemberhentian sementara penyaluran bantuan oleh pemerintah pusat, bagi penerima yang tercatat dalam daftar tersebut. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Magetan Parminto Budi membenarkan adanya laporan dari pemerintah pusat terkait data penerima Bansos yang terindikasi aktivitas judi […]

    Bagikan
  • 2 Rumah Tertimbun Longsor di Pulung Ponorogo, Akses Menuju Banaran Lumpuh Total

    2 Rumah Tertimbun Longsor di Pulung Ponorogo, Akses Menuju Banaran Lumpuh Total

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dua rumah warga di Desa Wagir Kidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, rusak berat setelah tertimpa material longsor pada Rabu (19/11/2024) sore. Tebing setinggi kurang lebih 10 meter ambrol setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama beberapa jam. Rumah milik Marjuki hilang tertimbun tanah liat, sementara rumah milik Jemirin hancur di bagian […]

    Bagikan
expand_less