Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

PSN di Kota Madiun Dikawal Ketat, Seluruh OPD Diminta Pantau Proyek hingga Proses di Kementerian

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
  • visibility 194
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Seluruh OPD diminta pantau progres PSN hingga kementerian. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memperketat pengawalan pelaksanaan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) agar seluruh program dapat terealisasi sesuai target. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta aktif mengawal setiap tahapan proyek, mulai dari penyediaan lahan hingga proses koordinasi di tingkat kementerian.

Instruksi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun kepada seluruh jajarannya. Menurut Bagus, pengawalan yang berkelanjutan menjadi faktor penting agar setiap PSN tidak berhenti pada tahap penyediaan lahan. Pemkot juga harus memastikan perkembangan setiap proyek terus dipantau dan dikomunikasikan dengan pemerintah pusat.

“PSN harus terus dikawal. Jangan hanya menyiapkan lahan lalu selesai. Perkembangannya harus terus dipantau dan dikomunikasikan,” ujarnya.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan Sekolah Rakyat. Bagus mengungkapkan, proyek tersebut sempat mengalami tiga kali perubahan lokasi karena usulan awal belum memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat.

Setelah melalui sejumlah penyesuaian, lokasi di kawasan Peceland, Kelurahan Nambangan Lor, akhirnya memperoleh persetujuan usai dilakukan survei langsung oleh tim kementerian.

Image Not Found
Pemkot Madiun kawal ketat pelaksanaan proyek strategis. Foto : Kris-Sinergia

“Sekolah Rakyat sempat tiga kali berganti lokasi. Yang terakhir di Peceland dan sudah disetujui kementerian,” katanya.

Selain Sekolah Rakyat, Pemkot Madiun juga mempercepat penyediaan lokasi untuk Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Jika sebelumnya belum memiliki titik lokasi, kini lima lokasi telah memasuki tahap proses.

Meski demikian, sebagian usulan masih menghadapi kendala, terutama terkait status lahan dan kelengkapan persyaratan administrasi. Keterbatasan lahan di Kota Madiun membuat pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar proses dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Masih ada yang direview karena persoalan lahan. Kota Madiun memiliki keterbatasan lahan sehingga terus kami komunikasikan dengan pemerintah pusat,” jelas Bagus.

Di sisi lain, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemkot Madiun juga menyiapkan pembagian sekitar 3.000 bendera Merah Putih. Bendera tersebut akan didistribusikan melalui camat, lurah, hingga ketua RT agar dapat dikibarkan di seluruh wilayah Kota Madiun selama bulan Agustus.

“Harapannya Merah Putih berkibar di seluruh sudut Kota Madiun selama Agustus,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Plt Wali Kota Madiun Tekankan Empati untuk Korban Musibah di NTT

    Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Plt Wali Kota Madiun Tekankan Empati untuk Korban Musibah di NTT

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Madiun tak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan. Di tengah suasana khidmat upacara pengibaran Bendera Merah Putih, Pemerintah Kota Madiun juga mengajak masyarakat menumbuhkan empati dan solidaritas untuk saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah dilanda musibah. Pesan tersebut disampaikan […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tidak hanya menangani perkara dugaan korupsi bantuan sosial di Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo. Saat ini, penyidik juga tengah mendalami dugaan korupsi aktivitas tambang galian C ilegal di lingkungan Seprahu, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung. Tambang yang disebut telah beroperasi puluhan tahun tersebut diduga memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk […]

    Bagikan
  • Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski belum seluruh dapur pelaksana memenuhi standar administrasi. Dari target 45 dapur yang direncanakan, saat ini baru terbentuk 16, dengan 15 di antaranya sudah beroperasi. Namun, belum ada satu pun yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Koordinator Wilayah BGN […]

    Bagikan
  • Kejari Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo

    Kejari Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo membuka peluang munculnya tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tahun anggaran 2023–2026. Hingga saat ini, penyidik baru menetapkan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Ponorogo, Fuad Safrowi (FS), sebagai tersangka dan langsung menahannya selama 20 hari di Rutan Kelas IIB […]

    Bagikan
  • Krisis Air Bersih Meluas di Ngawi, Enam Desa Bergantung Bantuan BPBD

    Krisis Air Bersih Meluas di Ngawi, Enam Desa Bergantung Bantuan BPBD

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Krisis air bersih mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, seiring musim kemarau yang menyebabkan banyak sumber air mengering. Hingga Senin (3/8/2026), tercatat enam desa di empat kecamatan terdampak, yakni Bringin, Pitu, Kasreman, dan Ngawi. Dampaknya ribuan warga mulai bergantung pada bantuan distribusi air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana […]

    Bagikan
  • Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

    Soal Darus Salam, Pemdes Kradinan : Layak Dibantu, Tapi Bukan Prioritas Utama

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Desa Kradinan, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, memberikan penjelasan terkait Darus Salam (52), warga Dusun Gunting yang mengaku namanya tidak pernah tercatat sebagai penerima bantuan sosial (bansos), meski hidup dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas. Kepala Dusun Gunting, Titis Riaswati, mengatakan Darus Salam memang masuk dalam kategori warga yang layak menerima […]

    Bagikan
expand_less