Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kemarau Panjang Ancam Lima Kecamatan di Ponorogo, 3.000 Warga Berpotensi Terdampak

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 291
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Sinergia | Ponorogo — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo memetakan lima kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau 2026. Sedikitnya sekitar 3.000 jiwa diperkirakan terdampak apabila pasokan air bersih mulai berkurang saat puncak kemarau.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, mengatakan musim kemarau diprediksi mulai berlangsung pada Juli mendatang. Berdasarkan hasil pemetaan yang mengacu pada kejadian kekeringan sebelumnya, wilayah rawan tersebar di Kecamatan Pulung, Slahung, Bungkal, Badegan, dan Sawoo.

“Pada 2024 ada lima kecamatan yang terdampak kekeringan. Untuk Sawoo kami masukkan karena terdapat tiga desa yang mengalami kesulitan air bersih,” kata Agung, Selasa (2/6/2026).

BPBD mencatat daerah rawan kekeringan berada di 10 desa yang tersebar pada 13 dukuh. Di Kecamatan Pulung, potensi kekeringan terdapat di Desa Karangpatihan dan Sidoharjo. Kecamatan Slahung meliputi Desa Duri dan Wates. Sementara Kecamatan Bungkal berada di Desa Munggu dan Wungu, sedangkan Kecamatan Badegan berada di Desa Dayakan.

Adapun Kecamatan Sawoo menjadi perhatian karena terdapat tiga desa yang berpotensi mengalami krisis air bersih, yakni Desa Pangkal, Prayungan, dan Tumpuk.

Meski demikian, BPBD menilai dampak kekeringan tahun ini kemungkinan tidak akan separah tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah desa yang selama ini menjadi langganan kekeringan kini telah memiliki sumber air alternatif berupa sumur dalam.

Menurut Agung, Desa Karangpatihan, Duri, dan Wates yang sebelumnya rutin mengajukan bantuan distribusi air bersih sejak tahun lalu sudah tidak lagi karena kebutuhan air masyarakat dapat dipenuhi melalui sumur dalam.

Untuk mengantisipasi kondisi yang berkembang selama musim kemarau, BPBD akan melakukan pemantauan berkala terhadap debit sumber air di wilayah rawan. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan dapat segera dilakukan apabila terjadi penurunan pasokan air bersih.

Selain pemantauan, BPBD juga menyiapkan skema penanganan darurat apabila sejumlah desa mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau berlangsung.

“Jika nanti ada wilayah yang mulai mengalami kesulitan air bersih, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai kondisi di lapangan,” ujar Agung. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPOM Surabaya Musnahkan 97.676 Tablet Obat Ilegal Senilai Rp540 Juta, Cegah Penyalahgunaan di Kalangan Pelajar

    BPOM Surabaya Musnahkan 97.676 Tablet Obat Ilegal Senilai Rp540 Juta, Cegah Penyalahgunaan di Kalangan Pelajar

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Surabaya memusnahkan sebanyak 97.676 tablet obat ilegal yang mengandung Obat-Obat Tertentu (OOT), yakni Trihexyphenidyl dan Tramadol pada Kamis (6/8/2026). Pemusnahan dilakukan sebagai langkah tegas untuk mencegah penyalahgunaan obat keras yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas […]

    Bagikan
  • Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Kembali Mati, Diduga Akibat Naiknya Gas Belerang

    Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Kembali Mati, Diduga Akibat Naiknya Gas Belerang

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila milik pembudidaya di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kembali ditemukan mati mengapung pada Rabu pagi (09/07/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Kematian massal ikan ini diduga kuat disebabkan oleh naiknya kandungan gas belerang dari dasar telaga akibat cuaca ekstrem yang tak menentu dan suhu udara yang sangat dingin dalam […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Kukuhkan Tim Jitupasna, Percepat Penanganan Pascabencana Secara Akuntabel

    Bupati Madiun Kukuhkan Tim Jitupasna, Percepat Penanganan Pascabencana Secara Akuntabel

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan mengukuhkan Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna), Senin (15/6/2026). Tim tersebut dibentuk untuk memastikan penanganan pascabencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan akuntabel, sekaligus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Gelar Rapat Paripurna, Sepakati Dua Raperda Inisiatif

    DPRD Kabupaten Madiun Gelar Rapat Paripurna, Sepakati Dua Raperda Inisiatif

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna pada Senin (24/03/2025) dengan agenda pengambilan keputusan bersama terkait dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif. Dua Raperda yang disepakati dalam rapat tersebut adalah Raperda tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun dan Raperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan. […]

    Bagikan
  • PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    PMK Serang Ratusan Sapi, Disnakkan Magetan Beri Imbauan Penting

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 210
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan bergerak cepat usai menerima laporan terkait ratusan sapi yang dimiliki warga terinfeksi virus penyakit mulut dan kuku (PMK). Sesuai laporan, setidaknya ada 33 ekor sapi mati hingga Senin (30/12/2024). Sementara, tahun 2024 ini tercatat sudah 781 kasus PMK yang telah dilaporkan. “Jadi dari ratusan yang dilaporkan, […]

    Bagikan
  • Stok BBM dan LPG di Depo Madiun Dipastikan Aman Jelang Lebaran 2026, Pertamina Imbau Warga Tidak Panic Buying

    Stok BBM dan LPG di Depo Madiun Dipastikan Aman Jelang Lebaran 2026, Pertamina Imbau Warga Tidak Panic Buying

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayah Madiun dan sekitarnya dipastikan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Pengelola depo memastikan pasokan energi tetap terjaga selama periode mudik dan libur Lebaran. Fuel Terminal Manager PT Pertamina Patra Niaga Madiun, Kadek Dwi Ariyanto mengatakan pihaknya telah mengantisipasi potensi […]

    Bagikan
expand_less