Berita Terkini
Trending Tags

Karnaval Unik di Magetan, Puluhan Mesin Penggiling Padi Dihias Nuansa Kemerdekaan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan huler keliling dihias untuk karnaval kemerdekaan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemandangan tak biasa mewarnai perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Bangsri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Puluhan mesin penggiling padi keliling atau huler disulap menjadi kendaraan karnaval dan diarak menyusuri jalan desa.

Sedikitnya 40 unit huler keliling ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mesin-mesin yang sehari-hari digunakan untuk menggiling gabah milik petani itu dihias semenarik mungkin dengan ornamen bernuansa kemerdekaan.

Karnaval tersebut bukan sekadar memeriahkan peringatan HUT ke-81 RI. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari anniversary ke-2 Komunitas Penggiling Padi Kabupaten Magetan.

Sekretaris Desa Bangsri, Bambang Subandono, mengatakan Desa Bangsri dipilih kembali sebagai lokasi kegiatan karena wilayah tersebut dinilai memiliki sejarah penting bagi berkembangnya usaha penggilingan padi keliling di Magetan.

“Acara ini dalam rangka memperingati kemeriahan HUT RI ke-81 sekaligus anniversary komunitas penggiling padi Kabupaten Magetan yang kedua. Bangsri merupakan embrio atau awal berkembangnya huler penggilingan padi keliling,” ujar Bambang.

Menurutnya, mayoritas anggota komunitas merupakan pengusaha atau pekerja penggilingan padi keliling yang sehari-hari berkeliling melayani petani di berbagai wilayah Kabupaten Magetan. Keberadaan huler keliling berkembang seiring dengan kuatnya sektor pertanian di Desa Bangsri dan sekitarnya.

Pada pelaksanaan tahun ini, para pemilik dan operator huler dari berbagai wilayah Magetan berkumpul di Desa Bangsri. Mereka kemudian mengikuti pawai dengan rute sekitar enam kilometer melintasi wilayah Kecamatan Ngariboyo.

Tak hanya diikuti huler lokal, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dan temu komunitas. Sejumlah penggiling padi modifikasi dari luar daerah, termasuk Ponorogo, dijadwalkan bergabung dalam kegiatan lanjutan berupa kopi darat (kopdar) dan hiburan bersama.

Image Not Found
Sebanyak 40 huler mengikuti pawai sejauh enam kilometer. Foto : Kus-Sinergia

Antusiasme masyarakat pun terlihat tinggi. Warga memadati sejumlah titik di sepanjang jalur yang dilalui rombongan huler. Panitia bahkan menyiapkan lima kereta kelinci untuk mengangkut warga, namun jumlah peminat disebut melebihi kapasitas tempat duduk yang tersedia.

“Antusias warga luar biasa. Kami menyiapkan lima kereta kelinci, tetapi sampai kekurangan tempat duduk. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan arus di jalan juga lancar,” kata Bambang.

Bagi warga, kehadiran puluhan mesin penggiling padi dalam sebuah karnaval menjadi daya tarik tersendiri. Nurul Rosidah, salah seorang warga, mengaku sengaja menyaksikan pawai tersebut karena lokasinya dekat dengan rumah.

Menurutnya, huler yang biasanya digunakan untuk menggiling padi menjadi terlihat berbeda ketika dihias dan diarak dalam kegiatan kemerdekaan.

“Menarik karena banyak sekali masyarakat yang datang. Mesin huler yang biasanya untuk penggilingan padi dibuat untuk karnaval, jadi unik,” ujar Nurul.

Nurul mengatakan dirinya hampir setiap tahun menyaksikan kegiatan serupa karena rumahnya berada di sekitar jalur yang dilalui pawai.

Bambang menambahkan, kegiatan komunitas penggiling padi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Setelah dua tahun berturut-turut digelar di Desa Bangsri, pelaksanaan berikutnya direncanakan dapat berpindah ke wilayah lain di Kabupaten Magetan.

Selain menjadi sarana hiburan masyarakat, karnaval huler juga menjadi ruang bagi para pelaku usaha penggilingan padi keliling untuk mempererat hubungan sekaligus memperkenalkan aktivitas mereka kepada masyarakat.

Dengan menggabungkan semangat kemerdekaan, budaya gotong royong, dan aktivitas ekonomi berbasis pertanian, pawai huler ini menjadi salah satu bentuk kreativitas warga Magetan dalam memeriahkan HUT ke-81 RI. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usulan Rp8,5 Miliar untuk Mobil Camat dan Videotron di Magetan Dikritik, DPRD Soroti Prioritas Jalan Rusak

    Usulan Rp8,5 Miliar untuk Mobil Camat dan Videotron di Magetan Dikritik, DPRD Soroti Prioritas Jalan Rusak

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengalokasikan anggaran sekitar Rp8,5 miliar untuk pengadaan 18 mobil operasional camat dan lima unit videotron mendapat sorotan dari DPRD Magetan. Di tengah ruang fiskal daerah yang terbatas, belanja tersebut dinilai perlu dikaji kembali agar anggaran lebih banyak diarahkan untuk kebutuhan yang berdampak langsung kepada masyarakat. Anggota […]

    Bagikan
  • Dinkes Magetan Selidiki Dugaan Lonjakan Kasus Diare di Lembeyan, Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

    Dinkes Magetan Selidiki Dugaan Lonjakan Kasus Diare di Lembeyan, Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan memastikan akan melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) menyusul munculnya dugaan peningkatan kasus diare di Kecamatan Lembeyan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kasus sekaligus menentukan upaya penanganan yang tepat agar tidak berkembang menjadi kejadian yang lebih luas. Kepala Dinkes Kabupaten Magetan, dr. Rohmat Hidayat, mengatakan hingga […]

    Bagikan
  • Membanggakan! Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun Sabet Gelar Juara Level Nasional dan Internasional.

    Membanggakan! Mahasiswa Politeknik Negeri Madiun Sabet Gelar Juara Level Nasional dan Internasional.

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Politeknik Negeri Madiun (PNM) semakin menunjukkan komitmennya dalam mencetak mahasiswa berprestasi. Baru baru ini, mahasiswanya berhasil membukukan prestasi di berbagai kejuaraan nasional juga internasional. Diantaranya, juara I ajang FIRA Indonesia Open 2025, International Robosport Tournament kategori Robot Transporter. Kejuaraan ini merupakan turnamen robosport internasional bergengsi yang diikuti oleh ratusan tim dari […]

    Bagikan
  • Ramai Soal Warga Miskin Belum Tempati Rusunawa, Ini Tanggapan Disperkim Kota Madiun

    Ramai Soal Warga Miskin Belum Tempati Rusunawa, Ini Tanggapan Disperkim Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Beberapa hari terakhir Kota Madiun diramaikan soal warga kurang mampu yang hingga kini belum bisa menempati rumah susun sederhana sewa (Rusunawa). Seperti yang diharapkan oleh Nur Liken Budi Santoso (45) yang tinggal bersama istri dan empat anaknya di kontrakan sempit di Jalan Raden Wijaya, Kelurahan Manguharjo, Kota Madiun. Meski sudah […]

    Bagikan
  • Transparan dan Akuntabel, Pemkab Madiun Kembali Diganjar Opini WTP

    Transparan dan Akuntabel, Pemkab Madiun Kembali Diganjar Opini WTP

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Sidoarjo – Pemerintah Kab Madiun kembali mendapat apresiasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Jawa Timur. Ini setelah laporan hasil pemeriksaan (LHP) pelaksanaan APBD tahun anggaran 2024 oleh BPK dinyatakan Wajar Tanpa Pengecualian atau (WTP). “Alhamdulilah berkat dukungan semua pihak Pemkab Madiun kembali meraih opini WTP. Berturut turut ini WTP ke 12,” kata […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Lakukan Pengamanan Massa yang Merangsek ke Padepokan PSHT Pusat Madiun Play Button photo_camera 3

    Polres Madiun Kota Lakukan Pengamanan Massa yang Merangsek ke Padepokan PSHT Pusat Madiun

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 1.664
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kubu Ketua Umum (Ketum) Muhammad Taufiq mencoba masuk ke area Padepokan PSHT Pusat Madiun pada Kamis (05/02/2026). Personil gabungan mencoba melakukan penyekatan di pintu masuk Kota Madiun seperti di Jembatan Ngebrak dari Takeran Magetan ke Josenan Kota Madiun serta Jembatan Sambirejo Jiwan yang menuju […]

    Bagikan
expand_less