Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Relawan Magetan Tembus Daerah Terisolasi di Sumatera, Salurkan Bantuan Hingga ke Titik Terujung Longsor

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 46
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Relawan asal Kab.Magetan, Jawa Timur, mengantarkan bantuan ke wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra, Foto: Istimewa

Sinergia | Sumatera Barat – Perjalanan ribuan kilometer tak menghalangi tekad relawan asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk mengantarkan bantuan ke wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra. Dengan menempuh jalur darat selama empat hari, tim ini berupaya menembus kawasan yang sempat terisolasi akibat kerusakan parah infrastruktur.

Enam anggota Relawan 24 Jam Magetan bersama dua personel BPBD Magetan memulai perjalanan pada 17 Desember 2025. Setelah melintasi lebih dari 2.000 kilometer, mereka menjangkau tiga lokasi bencana di Sumatra Barat diantaranya Batu Busuak (Padang), Malalak (Agam), dan Malolo (Tanah Datar).

Setibanya di lokasi, tantangan terbesar langsung menghadang. Jalanan yang longsor dan dipenuhi material banjir membuat akses menuju titik-titik terdampak nyaris mustahil dilewati kendaraan biasa

Salah satu relawan, Setyo Budi Hariyanto, menuturkan bahwa tim harus berjibaku dengan medan berat. Ia menyampaikan bahwa di beberapa titik, kendaraan mereka menjadi yang pertama mampu mencapai lokasi terdampak.

“Saat masuk kawasan Malalak, kendaraan kami menjadi mobil relawan pertama yang mencapai daerah paling ujung. Kondisi jalan rusak parah, dan banyak rumah warga yang sudah tidak layak karena sapuan longsor,” ungkapnya, Selasa (23/12/2025).

Kendaraan double cabin berpenggerak ganda yang mereka gunakan merupakan bantuan dari seorang donatur, diberikan hanya dua hari sebelum keberangkatan. Mobil tersebut memungkinkan tim mengangkut logistik langsung ke titik yang terisolasi.

Dalam misi dua hari itu, relawan menyalurkan hampir 100 paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, dan obat-obatan senilai Rp100.000–Rp125.000 per paket. Mereka juga membawa sekitar 60 paket perlengkapan sekolah berupa tas dan alat tulis untuk anak-anak penyintas.

“Kami juga memberikan bantuan uang tunai. Banyak kebutuhan warga yang tidak selalu bisa dipenuhi hanya dengan paket sembako,” kata Setyo.

Selain itu, tim turut membagikan air mineral, telur, dan bahan pokok dalam kemasan karton yang diangkut langsung dengan kendaraan lapangan. Penasihat Hukum Relawan 24 Jam Magetan, Gunadi, menjelaskan bahwa seluruh bantuan merupakan hasil gotong royong masyarakat, instansi, hingga donatur pribadi.

“Dukungan masyarakat sangat tinggi. Donasi tetap masuk meski relawan sudah berada di Sumatra,” ujarnya.

Total donasi yang tersalurkan melebihi Rp100 juta. Sekitar Rp20 juta hingga Rp24 juta berupa sembako dibawa langsung dari Magetan, sementara sisanya berasal dari pembelanjaan logistik di lokasi dan pemberian tunai kepada warga terdampak.

Gunadi mengatakan ada donatur yang bahkan membeli unit double cabin hanya beberapa hari sebelum keberangkatan untuk memastikan bantuan tersampaikan dengan lancar. “Jika dihitung semuanya mulai sembako, perlengkapan anak, sampai uang tunai nilainya memang lebih dari Rp100 juta,” tambahnya.

Dalam perjalanan panjang itu, para relawan juga menjaga transparansi dan efisiensi penggunaan dana. Gunadi menyebut tim beberapa kali mengurungkan rencana membeli makanan di tempat tertentu karena harganya dianggap tidak wajar. “Uang itu titipan donatur. Kami harus menggunakannya sebijak mungkin supaya manfaatnya maksimal bagi korban,” jelasnya.

Usai dua hari penuh menyalurkan bantuan langsung dari rumah ke rumah, tim relawan segera kembali ke Magetan. Mereka menempuh rute pulang dengan kondisi medan yang tidak jauh berbeda dari perjalanan berangkat.

“Kami menyelesaikan tugas kemanusiaan dan langsung kembali. Perjalanannya sama beratnya, tapi yang terpenting bantuan sampai ke warga,” tutup Gunadi.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danrem Untoro Tegaskan Komitmen TNI Sukseskan Program Kopdes merah Putih

    Danrem Untoro Tegaskan Komitmen TNI Sukseskan Program Kopdes merah Putih

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyebut Kopdes Merah Putih merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di pedesaan. Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari upaya pemerintah dalam pemerataan pembangunan dan kemandirian […]

    Bagikan
  • SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    SDN Berkebutuhan Khusus Butuh Dermawan Perbaiki Gedung Sekolah Ambrol

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di saat Negara tidak hadir, maka uluran tangan para dermawan sangat ditunggu. Kalimat ini dirasa cukup tepat menggambarkan kondisi SDN Sukosari, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun yang rusak parahnamun tidak kunjung mendapat perbaikan. Sekolah ini dihuni 30 murid berkebutuhan khusus. Pelajar yang sekolah di SDN Sukosari, merasa was-was. Mereka terpaksa belajar […]

    Bagikan
  • Raih Sederet Prestasi, Begini Ekosistem Pendidikan Berkarakter SDN Sukosari 02

    Raih Sederet Prestasi, Begini Ekosistem Pendidikan Berkarakter SDN Sukosari 02

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Prestasi SDN Sukosari 02 Dagangan, Sekolah Berkarakter yang Tumbuh Bersama Lingkungan Di lereng Gunung Wilis dengan kehidupan pedesaan Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Sebuah sekolah dasar negeri terus menorehkan jejak prestasi yang tak biasa. SDN Sukosari 02 Dagangan bukan sekadar tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi ruang tumbuhnya karakter, disiplin, serta kepedulian […]

    Bagikan
  • Polisi Dalami Aspek Legalitas Tambang di Trosono Pasca Longsor

    Polisi Dalami Aspek Legalitas Tambang di Trosono Pasca Longsor

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satreskrim Polres Magetan resmi membuka penyelidikan atas insiden longsornya tebing tambang galian C di Desa Trosono, Kecamatan Parang, yang menewaskan seorang sopir truk bernama Suroso (55), warga Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan. Korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu (28/09/2025) siang setelah tertimbun material tambang. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan […]

    Bagikan
  • Tiba di Makkah, Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Melaksanakan Umrah Wajib

    Tiba di Makkah, Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata Melaksanakan Umrah Wajib

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jemaah Haji Khusus Sindo Miqat di Yalamlam dari Dalam Pesawat Sinergia | Arab Saudi – Jemaah Haji Khusus Sindo Wisata melakukan perjalanan menuju Jeddah Arab Saudi menggunakan pesawat Oman Air. Sebelum melaksanakan umrah wajib, jemaah pun mengambil niat umrah saat posisi pesawat ada di daerah Sa’aya atau 92 Km dari arah selatan Masjidil Haram dan […]

    Bagikan
  • RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    RPJMD Magetan 2025–2029: Antara Ambisi Pembangunan dan Realitas Sosial

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan visi “Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan. ”Dokumen perencanaan ini memuat tujuh misi pembangunan, mulai dari penguatan SDM, pengentasan kemiskinan, hingga pembangunan infrastruktur strategis.” Namun, capaian indikator makro menunjukkan tantangan yang tidak sederhana. Pertumbuhan ekonomi Magetan sempat terkontraksi -2,33% pada […]

    Bagikan
expand_less