Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Warga Rejomulyo Ngawi Keluhkan Bau Peternakan Ayam, DLH Minta Perbaikan Pengelolaan Limbah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
  • visibility 401
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DLH Ngawi cek peternakan ayam usai warga keluhkan bau menyengat. Foto : Istimewa

Sinergia | Ngawi – Sejumlah warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari usaha peternakan ayam petelur di sekitar permukiman. Keluhan tersebut kemudian dimediasi oleh pemerintah desa dan ditindaklanjuti dengan pengecekan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ngawi.

Peternakan ayam petelur yang telah beroperasi sekitar dua tahun terakhir itu diketahui memiliki populasi sekitar 11 ribu ekor ayam. Warga mengaku terganggu oleh bau kotoran yang menyengat, serta bulu dan partikel halus dari kandang yang kerap terbawa angin hingga masuk ke rumah.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rejomulyo, Bambang Hariyanto, mengatakan pihaknya telah menerima aduan masyarakat dan memfasilitasi mediasi bersama pemerintah desa. Menurutnya, dampak utama yang dirasakan warga adalah bau menyengat dari kotoran ayam serta kurangnya komunikasi dari pihak pengelola usaha.

“Keluhan warga terutama terkait bau kotoran yang sangat mengganggu, ditambah bulu dan partikel halus yang terbawa angin. Selain itu, komunikasi dari pihak peternak dengan warga sekitar juga dinilai masih kurang,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DLH Ngawi, Dodi Apriliasetia, menjelaskan bahwa secara perizinan usaha peternakan tersebut telah memenuhi ketentuan, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB) hingga dokumen pengelolaan lingkungan. Namun, ia menekankan pentingnya optimalisasi pengelolaan limbah agar tidak menimbulkan dampak bagi masyarakat.

“Secara administrasi sudah lengkap. Namun, pengelolaan kotoran harus dilakukan sesuai aturan, tidak boleh terjadi penumpukan karena dapat menimbulkan amonia dan bau tidak sedap,” jelasnya.

Dalam hasil mediasi, disepakati bahwa pengelola usaha wajib meningkatkan pengelolaan limbah, termasuk mengolah kotoran ayam menjadi pupuk organik bekerja sama dengan petani setempat. Selain itu, jumlah populasi ternak juga harus tetap sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, pemilik usaha peternakan, Isti Rahayu, menyatakan kesiapannya untuk melakukan pembenahan sesuai hasil kesepakatan. Ia mengaku akan meningkatkan pengelolaan limbah serta memperbaiki komunikasi dengan warga sekitar.

“Masukan dari warga akan kami tindak lanjuti. Ke depan, pengelolaan kotoran akan lebih kami maksimalkan agar tidak menimbulkan gangguan,” ungkapnya.

Sebelumnya, warga telah menyampaikan keluhan kepada pemerintah desa yang kemudian difasilitasi melalui mediasi dengan menghadirkan pihak terkait, termasuk DLH Ngawi, guna mencari solusi bersama atas permasalahan tersebut. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemeriahan Festival Jenang Candi 2025, Dari Arak-Arakan Gunungan Hingga Rebutan di Pasar Londo

    Kemeriahan Festival Jenang Candi 2025, Dari Arak-Arakan Gunungan Hingga Rebutan di Pasar Londo

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Desa Candirejo, Magetan, dipenuhi lautan manusia pada Minggu (14/9/2025). Ribuan warga berbondong-bondong mengikuti Andum Berkah Festival Jenang Candi 2025, sebuah tradisi tahunan yang selalu dinanti. Acara dimulai dengan arak-arakan gunungan berisi jenang candi, sayur-mayur hasil bumi, dan kerajinan kulit khas Magetan. Gunungan itu diarak keliling desa sebelum akhirnya dibawa ke Pasar […]

    Bagikan
  • Miris !! Satpol PP Madiun Temukan Kondom dari Dompet Seorang Pelajar

    Miris !! Satpol PP Madiun Temukan Kondom dari Dompet Seorang Pelajar

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Razia Satpol PP Kabupaten Madiun terhadap pelajar yang bolos sekolah berujung pada temuan mengejutkan. Seorang siswa yang terjaring operasi kedapatan menyimpan dua alat kontrasepsi kondom didalam dompetnya. Temuan itu terjadi pada Selasa (09/09/2025), saat Satpol PP menggelar razia gabungan di sejumlah warung, ruko penyewaan PlayStation, dan titik keramaian di sekitar […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana LKK Senilai Rp 9,7 Miliar

    Kejari Kota Madiun Selidiki Dugaan Penyimpangan Dana LKK Senilai Rp 9,7 Miliar

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun resmi menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana Lembaga Keuangan Kelurahan (LKK) di wilayah Kota Madiun. Dugaan kerugian negara dalam kasus ini diperkirakan mencapai sekitar Rp. 9,7 miliar.  Kepala Kejari Kota Madiun, Dede Sutisna dalam siaran pers pada Rabu (04/05/2025) mengungkapkan Tim Pidana […]

    Bagikan
  • Panen Tebu di Madiun, Ibas Dukung Petani Wujudkan Swasembada Gula 2026

    Panen Tebu di Madiun, Ibas Dukung Petani Wujudkan Swasembada Gula 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mendorong petani tebu di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, berkontribusi dalam mewujudkan target swasembada gula nasional pada 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Dorongan itu ia sampaikan saat menghadiri panen tebu rakyat di Desa Sambirejo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Kamis (25/09/2025) sore. Panen […]

    Bagikan
  • Riyin Nur Asiyah Resmi Pimpin DPRD Magetan, Janji Benahi Internal dan Pulihkan Kepercayaan Publik

    Riyin Nur Asiyah Resmi Pimpin DPRD Magetan, Janji Benahi Internal dan Pulihkan Kepercayaan Publik

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Riyin Nur Asiyah, resmi menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Magetan sisa masa jabatan 2024–2029 setelah mengucapkan sumpah dan janji dalam rapat paripurna DPRD Magetan, Selasa (1/9/2026). Riyin menggantikan Suratno yang diberhentikan dari jabatan Ketua DPRD Magetan. Penggantian tersebut ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/633/KPTS-011.2/2026 tentang peresmian pemberhentian Ketua DPRD Magetan dan […]

    Bagikan
  • Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, 800 Petugas Siap Sisir Pelaku Usaha di Kabupaten Madiun

    Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, 800 Petugas Siap Sisir Pelaku Usaha di Kabupaten Madiun

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebanyak 800 petugas Sensus Ekonomi 2026 resmi diterjunkan untuk melakukan pendataan sektor usaha dan aktivitas ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Madiun. Pendataan yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut berlangsung serentak mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Pelepasan petugas dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam kegiatan Pencanangan […]

    Bagikan
expand_less