Kamis, 5 Nov 2026
Trending Tags

Sebatas Perbaikan Darurat, Belasan Jembatan di Kabupaten Madiun Tunggu Kepastian Anggaran

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 250
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jembatan Plumpung hanya bisa dilewati kendaraan roda dua dan pejalan kaki usai ambles beberapa bulan lalu. (17/6/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Masyarakat Desa Glonggong, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun telah menikmati perbaikan jembatan. Namun saat ini jembatan sepanjang sekitar 50 meter itu hanya bisa dilewati oleh pejalan kaki dan motor roda dua. Hal ini dikarenakan kendala anggaran. 

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun, Astutik Diah Ningsih, mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran menjadi faktor utama tertundanya perbaikan sejumlah jembatan rusak di wilayah Kabupaten Madiun, termasuk Jembatan Plumpung di Desa Glonggong.

Menurut Astutik, berdasarkan data DPUPR, masih terdapat belasan jembatan yang memerlukan penanganan karena mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat kondisi, mulai dari Nilai Kondisi (NK) 3 hingga NK 5.

“NK 3 berarti jembatan mengalami kerusakan berat tetapi masih bisa dilalui kendaraan ringan. NK 4 masuk kategori kritis dan harus segera diperbaiki. Sedangkan NK 5 berarti jembatan sudah runtuh atau tidak dapat difungsikan sama sekali,” kata Astutik pada Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan, saat ini terdapat dua jembatan di Kabupaten Madiun yang masuk kategori NK 5. Keduanya adalah Jembatan Glonggong II yang berada di ruas Jalan Garon–Sogo serta Jembatan Dolopo VI di ruas Jalan Ngagel. Selain itu, terdapat 17 jembatan lain yang berstatus NK 4 dan tersebar di sejumlah kecamatan.

“Untuk kategori NK 3 jumlahnya lebih banyak lagi dan tersebar di beberapa wilayah,” ujarnya.

Meski kebutuhan rehabilitasi cukup mendesak, DPUPR Kabupaten Madiun belum dapat mengalokasikan anggaran khusus untuk proyek jembatan pada tahun ini. Dana yang tersedia hanya digunakan untuk pemeliharaan rutin infrastruktur yang masih dapat ditangani secara terbatas. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Lebaran, Wahana Air di Kabupaten Madiun Dipadati Pengunjung

    Libur Lebaran, Wahana Air di Kabupaten Madiun Dipadati Pengunjung

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Libur Idul Fitri tahun 2025 dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi berbagai tempat wisata, salah satunya wahana air di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Sejak H+1 Lebaran, jumlah pengunjung mengalami peningkatan drastis, mencapai hampir 5.000 orang. Mayoritas pengunjung merupakan para pemudik dari luar daerah, seperti wilayah Karesidenan Madiun hingga Jakarta. Kenaikan ini tercatat […]

    Bagikan
  • Statement Mendagri Direspon Cepat, Pemkot Bersurat Untuk Mutasi Pejabat

    Statement Mendagri Direspon Cepat, Pemkot Bersurat Untuk Mutasi Pejabat

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemkot Madiun bergerak cepat merespon pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri ) Tito Karnavian. Ini terkait kosongnya kursi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun. Posisinya masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Menyikapi hal itu, […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Magetan, Anak 10 Tahun Tewas Tertimpa

    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Magetan, Anak 10 Tahun Tewas Tertimpa

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (8/3/2026) siang, menumbangkan pohon trembesi berukuran besar di Jalan Raya Maospati–Ngawi. Pohon yang berada di tepi jalan, tepatnya di Desa Bayemtaman, Kecamatan Kartoharjo, itu roboh dan menimpa sepeda motor yang sedang melintas. Akibat kejadian tersebut, seorang anak berusia 10 tahun meninggal […]

    Bagikan
  • Specta Night Kota Madiun Sedot Animo Ribuan Masyarakat, Pemkot Siapkan Evaluasi

    Specta Night Kota Madiun Sedot Animo Ribuan Masyarakat, Pemkot Siapkan Evaluasi

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun kembali dipadati masyarakat pada Sabtu malam (19/9/2026). Gelaran Specta Night yang dikemas dalam kegiatan Car Free Night (CFN) tersebut menghadirkan beragam hiburan dan kreativitas komunitas. Deretan mobil modifikasi yang berjajar di sisi timur PSC menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung. Sementara itu, […]

    Bagikan
  • Gerakan Tanam Padi Serentak di Madiun Dukung Program Swasembada Pangan

    Gerakan Tanam Padi Serentak di Madiun Dukung Program Swasembada Pangan

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar gerakan tanam padi serentak di Kelurahan Nambangan Lor Kecamatan Manguharjo pada Rabu (23/04/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program nasional swasembada pangan, dengan melibatkan petani, TNI, dan Polri. Gerakan ini menyasar lahan sawah seluas 600 hektare. Untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Selain itu, Pemerintah Kota […]

    Bagikan
  • Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

    Fraksi Golkar Kritik Keras Pengelolaan PAD Magetan, Soroti PDAM dan Sistem Retribusi Manual

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Magetan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam Pandangan Umum (PU) atas Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, mereka menyoroti lemahnya sistem yang dinilai semrawut dan membuka celah besar kebocoran. Menurut anggota Fraksi Golkar, Didik Haryo, pengelolaan PAD hingga […]

    Bagikan
expand_less