Sepotong Cerita di Balik OTT KPK yang Menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko
- account_circle Ega Patria
- calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
- visibility 36
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Suasana di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendadak berubah mencekam pada Jumat (7/11/2025) sore. Sejumlah saksi mata mengisahkan detik-detik kedatangan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Menurut penuturan seorang saksi yang enggan menyebutkan nama, hanya beberapa jam setelah Bupati Sugiri melakukan rotasi dan promosi jabatan terhadap 138 aparatur sipil negara (ASN), tiga mobil berwarna hitam berhenti di sisi timur Pendapa Agung. Dari kendaraan itu keluar sekitar sepuluh orang, satu di antaranya perempuan. Belakangan diketahui, mereka merupakan tim penyidik dari KPK.
“Awalnya saya kira rombongan tamu dari luar kota. Mereka langsung menghampiri petugas keamanan dan menolak diminta duduk menunggu,” ujar sumber tersebut yang enggan identitasnya dipublikasikan, Sabtu (8/11/2025).
Saksi itu menambahkan, para penyidik kemudian menunjukkan selembar surat berisi empat nama kepada petugas keamanan. Keempatnya disebut-sebut sebagai orang dekat bupati. Tak lama berselang, salah satu nama dalam daftar itu keluar dari rumah dinas. Saat itulah penyidik memperlihatkan surat tugas resmi KPK untuk melakukan penggeledahan dan pemeriksaan.
Situasi di rumah dinas bupati pun berubah tegang. Beberapa pejabat terlihat berdatangan dan langsung diperiksa di ruangan terpisah. Proses pemeriksaan berlangsung sekitar satu setengah jam, sementara akses ke kawasan pendapa ditutup rapat. Warga hanya bisa menyaksikan dari kejauhan tanpa tahu pasti apa yang sedang terjadi.
“Kabarnya ada acara malam itu, tapi tiba-tiba dibatalkan. Setelah saya cari tahu, ternyata ada OTT dari KPK,” ungkapnya.
Sekitar pukul 18.50 WIB, ketiga mobil hitam yang sebelumnya terparkir di luar pendapa tampak memasuki area rumah dinas. Tak lama kemudian, kendaraan tersebut keluar melalui gerbang barat dengan kecepatan tinggi menuju Mapolres Ponorogo. Pemeriksaan terhadap Bupati Sugiri dan sejumlah pejabat lain kabarnya berlangsung hingga dini hari, sekitar tujuh jam lamanya.
“Soal siapa saja yang dibawa, saya kurang tahu. Hanya melihat mobil itu keluar cepat sekali,” tutur saksi tersebut. (Ega/Krs).
- Penulis: Ega Patria


