Sidak Ramadan, Stok Aman, Daging dan Cabai Merangkak Naik, Minyakita Tidak Sesuai HET
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 12
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Memasuki pekan pertama Ramadan 2026 dan mendekati Idul Fitri 1447 H, upaya menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Magetan kembali diperkuat. Satgas Pangan Polres Magetan bersama sejumlah instansi terkait melaksanakan inspeksi mendadak (Sidak) di dua titik, yaitu Pasar Tradisional Parang dan Pasar Kawedanan.
Sidak yang digelar melibatkan seluruh unsur Satgas Saber Pelanggaran Pangan, mulai dari Kasat Reskrim Polres Magetan selaku ketua pelaksana, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan, Dinas Peternakan, Inspektorat, Bagian Perekonomian, DPMPTSP, Disperindag, hingga Bulog Ponorogo.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa stok bahan pokok di Magetan berada pada kondisi aman. Tidak ditemukan indikasi penimbunan, kelangkaan, atau pelanggaran lain yang berpotensi mengganggu distribusi pangan selama Ramadhan hingga Lebaran.
Meski demikian, tim menemukan kenaikan harga pada daging ayam, daging sapi, dan cabai rawit merah. Khusus untuk cabai rawit merah, kenaikan sudah terlihat sejak beberapa hari menjelang puasa.
Kasat Reskrim AKP Joko Santoso menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan secara berkala.
“Secara umum ketersediaan bahan pokok masih aman dan tidak ada praktik penimbunan. Namun kami menemukan kenaikan pada sejumlah komoditi seperti daging dan cabai rawit merah. Satgas akan terus memantau perkembangan harga untuk mencegah lonjakan yang tidak wajar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Magetan bukan daerah penghasil cabai rawit merah, sehingga pasokan masih bergantung dari luar daerah. Pihaknya mendorong Dinas Pertanian memberikan pendampingan agar produksi lokal dapat berkembang.
Dalam sidak tersebut, petugas juga menemukan bahwa harga Minyakita di beberapa titik pasar masih belum sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
AKP Joko Santoso menambahkan bahwa pihaknya akan meningkatkan sosialisasi kepada pedagang dan distributor agar aturan HET dipatuhi.
“Kami akan memperkuat sosialisasi terkait HET, khususnya untuk Minyakita dan komoditi strategis lainnya, agar kepatuhan semakin meningkat dan tidak ada pelanggaran di lapangan,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipatif, Satgas Pangan bersama instansi terkait menjadwalkan sidak rutin selama Ramadhan hingga Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, pasokan aman, dan kondisi pasar tetap stabil sepanjang bulan suci. (Nan)



- Penulis: Kusnanto



Saat ini belum ada komentar