Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Menu MBG di Magetan Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Komposisi dan Anggaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 315
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Menu MBG di Magetan yang dituding tidak sesuai anggaran dan tidak memenuhi gizi dibagikan oleh salah satu wali murid. (24/2/2026)

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik. Hal itu setelah menu yang diberikan kepasa siswa dinilai kurang variatif. Pembagian MBG pada Selasa (24/2/2026) justru memunculkan gelombang komentar baru dari warganet.

Paket yang diterima siswa di beberapa sekolah berisi empat butir telur puyuh, risol, tahu walik, serta satu buah apel. Sejumlah pengguna media sosial menilai komposisi hidangan itu tidak mencerminkan paket makan bergizi bagi pelajar. Mereka membandingkannya dengan konsumsi sederhana pada acara hajatan.

Salah seorang warganet menuliskan komentar bernada satire, “Menu seperti ini lebih menyerupai konsumsi acara kenduri, bahkan mirip takjil,” tulisnya.

Selain membandingkan bentuk menu, sejumlah warganet juga mempertanyakan kesesuaian gizinya. Dominasi gorengan dinilai belum cukup memenuhi kebutuhan nutrisi siswa, apalagi saat menjalankan puasa Ramadan.

Unggahan seorang wali murid di grup Facebook lokal juga menjadi perhatian publik. Ia menilai kandungan gizi menu tersebut perlu diperhitungkan secara lebih tepat dan meminta perhatian dari tenaga ahli. “Mohon dihitung kandungan gizinya, para ahli,” tulisnya.

Diskusi warganet pun meluas hingga membahas kebutuhan protein dan saran agar variasi menu diperbaiki. Perdebatan tidak berhenti pada masalah variasi menu. Besaran anggaran juga kembali menuai tanya. Nilai Rp10 ribu per porsi yang digunakan dalam pengadaan makanan kembali dibandingkan dengan isi paket yang diterima siswa.

Seorang warganet menuliskan, “Apakah benar porsi seperti ini nilainya sepuluh ribu?” tulisnya dalam komentar.

Sejumlah pengguna media sosial meminta pemerintah memberikan penjelasan lebih rinci, mulai dari standar operasional penyusunan menu hingga mekanisme pengadaan bahan pangan. Meski tidak ada bukti yang menunjukkan penyimpangan, publik berharap pengawasan dilakukan lebih transparan agar program berjalan tepat sasaran.

Di tengah kritik yang berkembang, beberapa suara berbeda justru muncul. Sebagian warganet meminta masyarakat untuk melihat program ini dari sisi positif.

“Ayo tetap bersyukur, masih ada yang peduli menyediakan makanan untuk anak-anak,” ujar salah satu pengguna media sosial.

Diskusi terkait kualitas menu MBG di Magetan masih terus bergulir. Warga berharap program tersebut tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga benar-benar mendukung kebutuhan gizi siswa selama Ramadan. Variasi menu, kecukupan nutrisi, serta transparansi pelaksanaan menjadi tiga aspek yang paling banyak diminta publik untuk diperbaiki. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Natal, Gereja GPI Eklesia Munggut Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar 

    Sambut Natal, Gereja GPI Eklesia Munggut Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar 

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025, kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jemaat Gereja Pantekosta Imanuel (GPI) Eklesia di Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Pihak gereja menggelar aksi sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga di sekitar lingkungan gereja. Dalam kegiatan tersebut, panitia Natal GPI Eklesia membagikan sebanyak […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Sita Aset Terpidana Korupsi Transaksi Fiktif Bank Jatim

    Kejari Kota Madiun Sita Aset Terpidana Korupsi Transaksi Fiktif Bank Jatim

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kediri – Kejaksaan Negeri Kota Madiun melakukan penyitaan terhadap aset harta benda milik Ahmad Septian Hardianto (37), terpidana kasus korupsi transaksi fiktif Bank Jatim Madiun. Korps Adhyaksa tersebut tengah melakukan pelacakan terhadap aset yang bersangkutan. Hal itu didasari mantan penyelia bank tersebut belum membayarkan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp. 2,83 miliar. Arfan […]

    Bagikan
  • Puluhan SMP Negeri di Ponorogo Kekurangan Siswa, Dindik Buka Pendaftaran hingga Akhir Juli

    Puluhan SMP Negeri di Ponorogo Kekurangan Siswa, Dindik Buka Pendaftaran hingga Akhir Juli

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di sejumlah SMP Negeri. Hasil evaluasi menunjukkan proses penerimaan siswa baru berjalan sesuai ketentuan. Namun, masih terdapat 24 dari total 56 SMP Negeri di Kabupaten Ponorogo yang belum memenuhi pagu penerimaan peserta didik baru. […]

    Bagikan
  • Membangun Sinergi, Polres Madiun Kota dan Media Bagi Takjil ke Masyarakat

    Membangun Sinergi, Polres Madiun Kota dan Media Bagi Takjil ke Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota terus membangun sinergi bersama media massa. Salah satunya dengan kegiatan bagi takjil kepada masyarakat di Jalan Pahlawan Kota Madiun pada Kamis (13/3/2025). Kegiatan ini serentak dilakukan jajaran Polri bersama awak media di Indonesia. “Dengan ini kami berharap sinergitas dan kolaborasi Polri dengan awak media bisa bermanfaat bagi […]

    Bagikan
  • Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

    Menjaga Nyala Bahasa Daerah, Supriyoko, Guru SMPN 1 Parang Raih Anugerah Sutasoma 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Komitmen yang dilakukan seorang guru di Kabupaten Magetan dalam melestarikan bahasa daerah kini berbuah manis. Supriyoko, pendidik di SMP Negeri 1 Parang, berhasil menorehkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai penerima Anugerah Sutasoma Tahun 2025 dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Penghargaan bergengsi tersebut menjadi bentuk apresiasi bagi insan pendidikan yang tekun […]

    Bagikan
  • Akhir Tahun 2025 Bulog Madiun Optimis Penuhi Target 10 Ribu Ton Distribusi SPHP

    Akhir Tahun 2025 Bulog Madiun Optimis Penuhi Target 10 Ribu Ton Distribusi SPHP

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun -Bulog Cabang Madiun kian masif dalam ikut menjaga kestabilan dan ketersediaan pangan. Meski ditarget 10 ribu ton SPHP badan usaha plat merah optimis  mampu memenuhi target hingga akhir bulan Desember tahun 2025. Kepala Perum Bulog Madiun Agung Sarianto menjelaskan berbagai terobosan dilakukan untuk mendistribusikan pasokan pangan. “Optimis kita bisa tercapai targetnya […]

    Bagikan
expand_less