Berita Terkini
Trending Tags

Menu MBG di Magetan Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Komposisi dan Anggaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 152
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Menu MBG di Magetan yang dituding tidak sesuai anggaran dan tidak memenuhi gizi dibagikan oleh salah satu wali murid. (24/2/2026)

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik. Hal itu setelah menu yang diberikan kepasa siswa dinilai kurang variatif. Pembagian MBG pada Selasa (24/2/2026) justru memunculkan gelombang komentar baru dari warganet.

Paket yang diterima siswa di beberapa sekolah berisi empat butir telur puyuh, risol, tahu walik, serta satu buah apel. Sejumlah pengguna media sosial menilai komposisi hidangan itu tidak mencerminkan paket makan bergizi bagi pelajar. Mereka membandingkannya dengan konsumsi sederhana pada acara hajatan.

Salah seorang warganet menuliskan komentar bernada satire, “Menu seperti ini lebih menyerupai konsumsi acara kenduri, bahkan mirip takjil,” tulisnya.

Selain membandingkan bentuk menu, sejumlah warganet juga mempertanyakan kesesuaian gizinya. Dominasi gorengan dinilai belum cukup memenuhi kebutuhan nutrisi siswa, apalagi saat menjalankan puasa Ramadan.

Unggahan seorang wali murid di grup Facebook lokal juga menjadi perhatian publik. Ia menilai kandungan gizi menu tersebut perlu diperhitungkan secara lebih tepat dan meminta perhatian dari tenaga ahli. “Mohon dihitung kandungan gizinya, para ahli,” tulisnya.

Diskusi warganet pun meluas hingga membahas kebutuhan protein dan saran agar variasi menu diperbaiki. Perdebatan tidak berhenti pada masalah variasi menu. Besaran anggaran juga kembali menuai tanya. Nilai Rp10 ribu per porsi yang digunakan dalam pengadaan makanan kembali dibandingkan dengan isi paket yang diterima siswa.

Seorang warganet menuliskan, “Apakah benar porsi seperti ini nilainya sepuluh ribu?” tulisnya dalam komentar.

Sejumlah pengguna media sosial meminta pemerintah memberikan penjelasan lebih rinci, mulai dari standar operasional penyusunan menu hingga mekanisme pengadaan bahan pangan. Meski tidak ada bukti yang menunjukkan penyimpangan, publik berharap pengawasan dilakukan lebih transparan agar program berjalan tepat sasaran.

Di tengah kritik yang berkembang, beberapa suara berbeda justru muncul. Sebagian warganet meminta masyarakat untuk melihat program ini dari sisi positif.

“Ayo tetap bersyukur, masih ada yang peduli menyediakan makanan untuk anak-anak,” ujar salah satu pengguna media sosial.

Diskusi terkait kualitas menu MBG di Magetan masih terus bergulir. Warga berharap program tersebut tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga benar-benar mendukung kebutuhan gizi siswa selama Ramadan. Variasi menu, kecukupan nutrisi, serta transparansi pelaksanaan menjadi tiga aspek yang paling banyak diminta publik untuk diperbaiki. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geliat Madiun Rock Community Hidupkan Semangat Band-Band Lokal

    Geliat Madiun Rock Community Hidupkan Semangat Band-Band Lokal

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Industri musik di Kota Madiun terus berkembang. Semangat itulah yang terus digiatkan oleh Madiun Rock Community (MRC) sejak berdiri 3 tahun lalu. Berbagai event skala lokal hingga nasional pun diwujudkan dengan menggandeng band-band lintas generasi. Gatot Limantoro, Founder MRC mengungkapkan Kota Madiun sudah didapuk memiliki event tahunan yakni RockGenerasi Fest. […]

    Bagikan
  • Si Jago Merah Mengamuk, Sertifikat dan BPKB Motor Ludes Terbakar

    Si Jago Merah Mengamuk, Sertifikat dan BPKB Motor Ludes Terbakar

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah rumah di RT 4, RW 1 Dusun Blimbing, Desa Klecorejo, Kec Mejayan Kab Madiun terbakar, Selasa (24/12/2024), sekitar pukul 09.00 WIB. Sejumlah dokumen penting seperti BPKB motor dan sertifikat rumah ikut ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun terluka akibat peristiwa ini, Hanya saja, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta […]

    Bagikan
  • TKD Dipangkas, Pemkab Madiun Fokuskan Program Prioritas dan Kolaborasi Dengan Pemprov Jatim

    TKD Dipangkas, Pemkab Madiun Fokuskan Program Prioritas dan Kolaborasi Dengan Pemprov Jatim

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersiap melakukan efisiensi anggaran besar-besaran pada tahun 2026. Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan terdapat pergeseran dan pemangkasan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai sekitar Rp. 228 miliar. Menurutnya, Pemkab Madiun akan berfokus pada program-program prioritas yang sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi […]

    Bagikan
  • Motis Lebaran 2026: Solusi Mudik Aman dan Gratis untuk Pengendara Motor di Madiun

    Motis Lebaran 2026: Solusi Mudik Aman dan Gratis untuk Pengendara Motor di Madiun

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program mudik gratis sepeda motor (Motis) kembali digelar pada musim Lebaran 2026 sebagai solusi perjalanan aman dan nyaman bagi masyarakat. Program ini merupakan inisiatif Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, yang didukung oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun. Di wilayah Daop 7 Madiun, layanan Motis difokuskan pada rute […]

    Bagikan
  • Sambut Natal, Gereja GPI Eklesia Munggut Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar 

    Sambut Natal, Gereja GPI Eklesia Munggut Bagikan Paket Sembako untuk Warga Sekitar 

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025, kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jemaat Gereja Pantekosta Imanuel (GPI) Eklesia di Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Pihak gereja menggelar aksi sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga di sekitar lingkungan gereja. Dalam kegiatan tersebut, panitia Natal GPI Eklesia membagikan sebanyak […]

    Bagikan
  • Niat Laporkan WNI Karena Ditipu, WNA Asal Irak Dideportasi

    Niat Laporkan WNI Karena Ditipu, WNA Asal Irak Dideportasi

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang warga negara asing (WNA) asal Irak, Husam Hasan Mustofa harus menelanpilpahit saat hendak mencari keadilan. Bukannya mendapat perlindungan hukum setelah mengaku ditipu rekan bisnisnya, dirinya justru ditangkap petugas Imigrasi Ponorogo karena menyalahgunakan izin tinggal dan kini menanti proses deportasi ke negara asalnya. Pria berusia 43 tahun tersebut ditangkap usai […]

    Bagikan
expand_less