Berita Terkini
Trending Tags

Menu MBG di Magetan Jadi Sorotan, Warganet Pertanyakan Komposisi dan Anggaran

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 255
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Menu MBG di Magetan yang dituding tidak sesuai anggaran dan tidak memenuhi gizi dibagikan oleh salah satu wali murid. (24/2/2026)

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik. Hal itu setelah menu yang diberikan kepasa siswa dinilai kurang variatif. Pembagian MBG pada Selasa (24/2/2026) justru memunculkan gelombang komentar baru dari warganet.

Paket yang diterima siswa di beberapa sekolah berisi empat butir telur puyuh, risol, tahu walik, serta satu buah apel. Sejumlah pengguna media sosial menilai komposisi hidangan itu tidak mencerminkan paket makan bergizi bagi pelajar. Mereka membandingkannya dengan konsumsi sederhana pada acara hajatan.

Salah seorang warganet menuliskan komentar bernada satire, “Menu seperti ini lebih menyerupai konsumsi acara kenduri, bahkan mirip takjil,” tulisnya.

Selain membandingkan bentuk menu, sejumlah warganet juga mempertanyakan kesesuaian gizinya. Dominasi gorengan dinilai belum cukup memenuhi kebutuhan nutrisi siswa, apalagi saat menjalankan puasa Ramadan.

Unggahan seorang wali murid di grup Facebook lokal juga menjadi perhatian publik. Ia menilai kandungan gizi menu tersebut perlu diperhitungkan secara lebih tepat dan meminta perhatian dari tenaga ahli. “Mohon dihitung kandungan gizinya, para ahli,” tulisnya.

Diskusi warganet pun meluas hingga membahas kebutuhan protein dan saran agar variasi menu diperbaiki. Perdebatan tidak berhenti pada masalah variasi menu. Besaran anggaran juga kembali menuai tanya. Nilai Rp10 ribu per porsi yang digunakan dalam pengadaan makanan kembali dibandingkan dengan isi paket yang diterima siswa.

Seorang warganet menuliskan, “Apakah benar porsi seperti ini nilainya sepuluh ribu?” tulisnya dalam komentar.

Sejumlah pengguna media sosial meminta pemerintah memberikan penjelasan lebih rinci, mulai dari standar operasional penyusunan menu hingga mekanisme pengadaan bahan pangan. Meski tidak ada bukti yang menunjukkan penyimpangan, publik berharap pengawasan dilakukan lebih transparan agar program berjalan tepat sasaran.

Di tengah kritik yang berkembang, beberapa suara berbeda justru muncul. Sebagian warganet meminta masyarakat untuk melihat program ini dari sisi positif.

“Ayo tetap bersyukur, masih ada yang peduli menyediakan makanan untuk anak-anak,” ujar salah satu pengguna media sosial.

Diskusi terkait kualitas menu MBG di Magetan masih terus bergulir. Warga berharap program tersebut tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga benar-benar mendukung kebutuhan gizi siswa selama Ramadan. Variasi menu, kecukupan nutrisi, serta transparansi pelaksanaan menjadi tiga aspek yang paling banyak diminta publik untuk diperbaiki. (Nan)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Dekatkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Saat Gelaran BST dan TMMD

    Pemkab Madiun Dekatkan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Warga Saat Gelaran BST dan TMMD

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Kodim 0803/Madiun menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga dalam rangka Bhakti Sosial Terpadu (BST) dan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125, Rabu (23/07/2025). Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di wilayah desa sasaran TMMD dengan berbagai layanan kesehatan, termasuk pengobatan umum dan sunat massal. Sebanyak 118 warga memanfaatkan […]

    Bagikan
  • Jalur Sarangan Bikin Bus Mundur Massal, Pemkab Magetan Baru Mau Pasang Rambu

    Jalur Sarangan Bikin Bus Mundur Massal, Pemkab Magetan Baru Mau Pasang Rambu

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur alternatif wisata di Kabupaten Magetan kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah bus pariwisata dilaporkan mengalami kesulitan melintas di Jalan Kresno, Kelurahan Kebonagung. Ruas jalan yang sempit dengan tikungan tajam membuat kendaraan besar tak bisa bergerak leluasa hingga harus mundur secara bergantian. Peristiwa tersebut viral di media sosial setelah warga mengunggah […]

    Bagikan
  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Bertambah, Mayoritas Usia Produktif

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Bertambah, Mayoritas Usia Produktif

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Madiun terus mengalami peningkatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mencatat, sepanjang triwulan pertama tahun ini, ditemukan 36 kasus ODHA baru. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anies Djaka Karyawan, mengungkapkan untuk keseluruhan tahun berjalan, jumlah ODHA baru yang terdata sudah mencapai 160 orang. […]

    Bagikan
  • Meriah dan Humanis, May Day 2025 di Trenggalek Dimeriahkan Jalan Sehat dan Donor Darah

    Meriah dan Humanis, May Day 2025 di Trenggalek Dimeriahkan Jalan Sehat dan Donor Darah

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Lautan semangat dan antusiasme membanjiri kawasan Pasar Pon Trenggalek, Kamis (01/05/2025). Ribuan buruh, karyawan, dan warga tumpah ruah mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025. Berbeda dari citra buruh yang kerap dikaitkan dengan demonstrasi, Trenggalek menunjukkan wajah baru perayaan May Day dengan penuh harmoni, keceriaan, dan kepedulian sosial. Momentum […]

    Bagikan
  • Kabur Usai Gelapkan Motor Teman, Pria Asal Sleman Ditangkap Polres Ngawi Hendak Lari ke Bali

    Kabur Usai Gelapkan Motor Teman, Pria Asal Sleman Ditangkap Polres Ngawi Hendak Lari ke Bali

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Upaya pelarian A.A warga Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berakhir di tangan petugas Satreskrim Polres Ngawi. Pria 24 tahun itu ditangkap saat hendak melarikan diri ke Bali menggunakan bus antar kota setelah diduga menggelapkan sepeda motor milik temannya. Pelaku diamankan petugas di Terminal Kertonegoro, Kabupaten Ngawi, pada Sabtu (30/5/2026). Penangkapan dilakukan setelah […]

    Bagikan
  • H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

    H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Memasuki H+4 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mobilitas penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun masih terpantau tinggi di tengah arus balik Lebaran 2026. Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya mobilitas tersebut terlihat dari akumulasi jumlah […]

    Bagikan
expand_less