Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

SiLPA Kota Madiun 2025 Tembus Rp154,79 Miliar, DPRD Soroti Perencanaan APBD dan Optimalisasi Aset

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 168
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD soroti SiLPA Kota Madiun capai Rp154,79 miliar. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun tahun anggaran 2025 menjadi sorotan dalam rapat paripurna DPRD Kota Madiun dengan agenda Pemandangan Umum (PU) Fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD 2025, Jumat (10/7/2026). Legislatif menilai besarnya SiLPA harus menjadi bahan evaluasi bersama agar kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran semakin baik.

Berdasarkan dokumen LPj APBD 2025, SiLPA Kota Madiun tercatat mencapai Rp154,79 miliar atau sekitar 12,2 persen dari total dana tersedia. Nilai tersebut naik Rp41,48 miliar dibandingkan SiLPA tahun 2024 yang sebesar Rp113,31 miliar.

Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mengatakan seluruh catatan dan masukan fraksi akan menjadi bahan pembahasan lanjutan antara legislatif dan eksekutif.

“Terkait dengan SiLPA, tentunya kejadiannya memang beruntun. Itu pun nanti akan kita bahas hari ini dan besok terkait tindak lanjut dari materi paripurna hari ini. Kita gerak cepat, kita gas agar ke depannya lebih baik lagi,” ujarnya.

Menurut Armaya, perbaikan pengelolaan anggaran membutuhkan sinergi seluruh unsur penyelenggara pemerintahan agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.

“Semuanya harus ada sinergi yang kuat antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Sehingga progres pelaksanaan anggaran bisa berjalan sesuai rel, aturan, dan regulasi yang ada,” katanya.

Dia menilai secara umum pemandangan fraksi berisi evaluasi sekaligus apresiasi terhadap pelaksanaan APBD 2025. “Ya relatif, ada yang kurang, ada juga plusnya. Ini menjadi pijakan kita semuanya untuk melakukan perbaikan,” imbuhnya.

Dalam pemandangan umum fraksi, besarnya SiLPA dinilai menjadi indikator perlunya peningkatan kualitas perencanaan APBD. 8 Fraksi DPRD Kota Madiun menyoroti tingginya SiLPA yang diduga lebih dipengaruhi rendahnya penyerapan belanja dibanding efisiensi anggaran. Salah satu indikatornya ialah realisasi belanja modal yang hanya mencapai 86,46 persen.

Selain itu, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat nilai SiLPA sama dengan jumlah kas dan setara kas daerah. Namun, dalam Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK), belum dijelaskan secara rinci porsi SiLPA yang telah terikat penggunaannya maupun yang masih berstatus bebas.

Sorotan juga mengarah pada sejumlah sektor pelayanan dasar. Di bidang pendidikan, kegiatan Pengadaan Perlengkapan Sekolah hanya terealisasi 65,65 persen. Bahkan, Belanja Modal Peralatan dan Mesin pada sektor tersebut tercatat tidak terealisasi sama sekali atau 0 persen.

Sementara itu, di sektor kesehatan, meski tingkat penyerapan anggaran mencapai 95,80 persen, masih terdapat program strategis yang realisasinya rendah. Salah satunya program pengambilan spesimen penyakit berpotensi kejadian luar biasa (KLB) yang hanya terealisasi 40,08 persen.

Menanggapi berbagai catatan fraksi, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun memastikan seluruh masukan DPRD akan dijawab secara resmi dalam agenda berikutnya sesuai mekanisme pembahasan LPj APBD.

“Nanti terkait pandangan umum yang disampaikan teman-teman fraksi akan dibahas dalam pembahasan. Tindak lanjutnya, kami akan memberikan jawaban pada jadwal berikutnya. Apa pun yang disampaikan dalam pemandangan umum nanti akan kami jawab,” katanya.

Bagus juga merespons masukan DPRD terkait optimalisasi aset daerah yang dinilai belum memberikan kontribusi maksimal terhadap pendapatan maupun pelayanan masyarakat.

Menurut dia, pemerintah kota telah meminta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menyiapkan langkah pemanfaatan aset yang belum produktif.

“Beberapa aset sudah saya minta ke BKAD, pertama untuk ditawarkan kepada investor, kedua bisa dimanfaatkan salah satunya untuk memfasilitasi para pelaku UMKM,” ujarnya.

Pembahasan LPj APBD 2025 akan dilanjutkan melalui tahapan jawaban kepala daerah atas pemandangan umum fraksi sebelum memasuki pembahasan bersama DPRD. Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar perbaikan kualitas perencanaan, penyerapan anggaran, dan pengelolaan aset daerah pada tahun anggaran berikutnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

    Pendataan Siswa Dimulai, Sekolah Rakyat di Madiun Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 630
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah proses pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Madiun, Dinas Sosial (Dinsos) setempat mulai melakukan pendataan awal calon peserta didik. Langkah ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat langsung berjalan saat pembangunan fisik rampung sesuai target pemerintah pusat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun Supriadi mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan program […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Targetkan Serapan Gabah 100.120 Ton dan Jagung 10.105 Ton di Tahun 2026

    Bulog Madiun Targetkan Serapan Gabah 100.120 Ton dan Jagung 10.105 Ton di Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun mulai melakukan penyerapan terhadap gabah dan beras hasil panen petani. Tidak hanya komoditi padi, Bulog juga menyerap untuk komoditi jagung di wilayah Kota/Kabupaten Madiun serta Ngawi. Tahun 2026 ini, target serapan gabah Bulog Madiun mencapai 100.120 ton serta jagung 10.105 ton. “Target Kantor cabang Madiun ini […]

    Bagikan
  • DPC PDI Perjuangan Magetan Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

    DPC PDI Perjuangan Magetan Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menegaskan penolakannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Sikap ini disampaikan oleh Wakil Ketua Pemenangan DPC PDI Perjuangan Magetan, Joko Suyono, dalam keterangan resmi di Kantor DPC pada Sabtu (10/1/2026). Joko menekankan bahwa pilkada merupakan pilar utama demokrasi yang harus tetap berada di tangan […]

    Bagikan
  • Rapat Paripurna Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, DPRD Tekankan Anggaran Fokus untuk Kepentingan Masyarakat

    Rapat Paripurna Hari Jadi ke-108 Kota Madiun, DPRD Tekankan Anggaran Fokus untuk Kepentingan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun menggelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun di Gedung Paripurna, Sabtu (20/6/2026). Momentum peringatan hari jadi tersebut dimanfaatkan DPRD untuk mengingatkan pentingnya fokus pembangunan daerah di tengah tantangan ekonomi global dan efisiensi anggaran. Rapat paripurna dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Apresiasi Empat Desa Atas Pelunasan Pajak PBB-P2 Tahun 2025

    Pemkab Madiun Apresiasi Empat Desa Atas Pelunasan Pajak PBB-P2 Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan apresiasi tinggi kepada empat desa yang telah melunasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2025 lebih awal. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk motivasi kepada desa-desa lainnya agar turut meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah. Empat desa yang menerima penghargaan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Salurkan 44 Ton Beras Murah, Bantu Stabilkan Harga Pangan

    Polres Magetan Salurkan 44 Ton Beras Murah, Bantu Stabilkan Harga Pangan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Polres Magetan bersama Forkopimda menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Mapolres Magetan, Senin (11/08/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan, pihaknya akan menyalurkan 44 ton […]

    Bagikan
expand_less