Sosok dr. Yunus Mahatma Tercatat Pernah Pimpin RSUD dr Sayidiman Magetan
- account_circle Kusnanto
- calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
- visibility 35
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Sosok dr Yunus Mahatma rupanya bukan nama baru di dunia kesehatan publik Jawa Timur. Sebelum menjabat sebagai Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, ia pernah memimpin RSUD dr Sayidiman Magetan. Jejak kepemimpinannya pun masih tercatat dalam laman resmi rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Magetan tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan, Masruri, membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi, Rabu (12/11/2025).
“Ya benar, beliau tercatat menjabat sebagai direktur di RSUD dr Sayidiman dari tahun 2014 hingga 2019,” terang Masruri melalui pesan singkat.
Namun, ketika ditanya lebih jauh mengenai program atau inovasi yang pernah dijalankan dr Yunus selama masa kepemimpinannya, Masruri memilih untuk tidak memberikan keterangan lebih lanjut.
“Soal itu sebaiknya langsung dikonfirmasi ke pihak RSUD dr Sayidiman,” ujarnya singkat.
Sebagaimana diketahui, nama dr Yunus Mahatma menjadi sorotan publik setelah diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) bersama Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekretaris Daerah Agus Pramono, dan pihak rekanan RSUD dr Harjono, Sucipto.
Keempatnya ditangkap pada Jumat (7/11/2025) malam, dan sehari kemudian, Sabtu (8/11/2025), ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek di lingkungan RSUD dr Harjono Ponorogo. KPK hingga kini terus mengembangkan penyelidikan untuk menelisik lebih jauh kasus rasuah di lingkup Pemkab Ponorogo tersebut. (Nan/Krs).
- Penulis: Kusnanto


