
Sinergia | Magetan – Keinginan besar warga Dusun Gangsiran, Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, untuk dapat menikmati air bersih kembali pupus. Proyek sumur bor yang telah dibangun melalui program pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan hingga kini belum juga dapat berfungsi.
Padahal, awalnya proyek yang diketahui menelan anggaran puluhan juta rupiah tersebut dijanjikan sebagai solusi atas krisis air bersih yang selama ini dialami warga sekitar. Namun hingga pertengahan Oktober 2025, bangunan sumur bor itu hanya berdiri tanpa adanya tanda-tanda bisa dimanfaatkan.
“Dari awal di programkan kami sudah menaruh harapan banyak, tapi sumur ini tidak pernah beroperasi. Bahkan sambungan listriknya saja belum ada, jadi bagaimana cara airnya bisa keluar?” ungkap salah satu warga setempat, Senin (13/10/2025).
Informasi yang diperoleh, proyek sumur bor tersebut merupakan program pokir tahun anggaran 2022 dan selesai dikerjakan pada 2023. Sayangnya, meski sudah dua tahun berlalu, fasilitas pendukung seperti jaringan listrik dan instalasi air tidak juga tersedia maupun terpasang.
Kondisi itu justru menimbulkan rasa kekecewaan dan pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Salah satunya mengenai pengawasan serta tanggung jawab pihak pelaksana proyek. Tanpa adanya sarana pendukung, proyek yang didambakan agar mampu mengatasi persoalan kekeringan itu kini dalam kondisi mangkrak, bahkan tidak memberi manfaat apa pun bagi warga.
Seorang tokoh masyarakat Desa Mategal menduga, lemahnya pengawasan menjadi penyebab utama tidak dapat berfungsinya proyek tersebut. Ia juga menduga terdapat unsur kelalaian yang membuat pembangunan itu tampak sia-sia.
“Masyarakat tidak akan menuntut lebih, hanya ingin proyek ini benar-benar dijalankan sesuai tujuan awal. Jangan sampai uang rakyat terbuang begitu saja,” ujarnya.
Warga kini mendesak Pemerintah Kabupaten Magetan bersama aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan mengevaluasi serta menindaklanjuti kasus ini. Mereka berharap proyek serupa ke depan dapat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Kusnanto – Sinergia