Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Sumur Bor Program Pokir DPRD Magetan Mangkrak, Harapan Warga Nikmati Air Bersih Pupus

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • visibility 22
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi proyek Sumur bor yang mangkrak di Kab.Magetan. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Keinginan besar warga Dusun Gangsiran, Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, untuk dapat menikmati air bersih kembali pupus. Proyek sumur bor yang telah dibangun melalui program pokok pikiran (pokir) DPRD Magetan hingga kini belum juga dapat berfungsi.

Padahal, awalnya proyek yang diketahui menelan anggaran puluhan juta rupiah tersebut dijanjikan sebagai solusi atas krisis air bersih yang selama ini dialami warga sekitar. Namun hingga pertengahan Oktober 2025, bangunan sumur bor itu hanya berdiri tanpa adanya tanda-tanda bisa dimanfaatkan.

“Dari awal di programkan kami sudah menaruh harapan banyak, tapi sumur ini tidak pernah beroperasi. Bahkan sambungan listriknya saja belum ada, jadi bagaimana cara airnya bisa keluar?” ungkap salah satu warga setempat, Senin (13/10/2025).

Informasi yang diperoleh, proyek sumur bor tersebut merupakan program pokir tahun anggaran 2022 dan selesai dikerjakan pada 2023. Sayangnya, meski sudah dua tahun berlalu, fasilitas pendukung seperti jaringan listrik dan instalasi air tidak juga tersedia maupun terpasang.

Kondisi itu justru menimbulkan rasa kekecewaan dan pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Salah satunya mengenai pengawasan serta tanggung jawab pihak pelaksana proyek. Tanpa adanya sarana pendukung, proyek yang didambakan agar mampu mengatasi persoalan kekeringan itu kini dalam kondisi mangkrak, bahkan tidak memberi manfaat apa pun bagi warga.

Seorang tokoh masyarakat Desa Mategal menduga, lemahnya pengawasan menjadi penyebab utama tidak dapat berfungsinya proyek tersebut. Ia juga menduga terdapat unsur kelalaian yang membuat pembangunan itu tampak sia-sia.

“Masyarakat tidak akan menuntut lebih, hanya ingin proyek ini benar-benar dijalankan sesuai tujuan awal. Jangan sampai uang rakyat terbuang begitu saja,” ujarnya.

Warga kini mendesak Pemerintah Kabupaten Magetan bersama aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan mengevaluasi serta menindaklanjuti kasus ini. Mereka berharap proyek serupa ke depan dapat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Linmas Turut Perkuat Pengamanan Mapolsek di Tengah Situasi Tak Kondusif

    Linmas Turut Perkuat Pengamanan Mapolsek di Tengah Situasi Tak Kondusif

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Meningkatnya aksi perusakan fasilitas publik dan kantor pemerintahan di sejumlah daerah belakangan ini mendorong aparat di Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan. Di Kecamatan Karangrejo, pengamanan Mapolsek tidak hanya dilakukan aparat kepolisian dan TNI. Personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) juga turut bergabung dalam apel siaga pada Minggu (31/8/2025) untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Camat […]

    Bagikan
  • Gerombolan Pembalak Liar Babat 11 Gelondong Jati Hutan Mruwak

    Gerombolan Pembalak Liar Babat 11 Gelondong Jati Hutan Mruwak

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Belasan pembalak liar menyatroni hutan jati di petak 42 A, RPH Mruwak, BKPH Brumbun Kec. Dagangan. Aksi kawanan terorganisir ini berhasil digagalkan tim Polhut KPH Madiun, Jumat ( 14/02/2025) menjelang petang. ADM Perhutani KPH Madiun, Panca Sihite mengatakan semua pelaku termasuk sopir yang membawa kayu jati berhasil kabur. “Kita amankan […]

    Bagikan
  • Duh..10 Ribu Dosis Vaksin PMK Kadaluarsa

    Duh..10 Ribu Dosis Vaksin PMK Kadaluarsa

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak kembali merebak di wilayah Kabupaten Ngawi. Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Ngawi telah memberikan sosialisasi dan edukasi terhadap upaya pencegahan. Namun sayangnya, berkaca dari tahun sebelumnya, beberapa peternak menolak untuk dilakukan vaksin pada hewan ternak mereka. “Sebelumnya kami sudah terjun untuk melakukan vaksinasi PMK […]

    Bagikan
  • Permintaan Cingcau Hijau di Ponorogo Meningkat Selama Ramadhan

    Permintaan Cingcau Hijau di Ponorogo Meningkat Selama Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cingcau hijau menjadi salah satu menu berbuka puasa yang banyak diburu selama bulan Ramadhan. Seperti produksi cingcau hijau milik Winaryo (48), warga Desa Serangan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo, yang kebanjiran pesanan. Bapak dua anak ini mengaku, permintaan cingcau hijau buatannya meningkat drastis dibanding hari biasa. Jika sebelumnya hanya memproduksi 10 hingga […]

    Bagikan
  • Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Di tengah berkembangnya tren kuliner modern saat ini, Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun mampu menghadirkan sebuah gagasan inovatif melalui produk Kong’s Dimsum. Inovasi ini lahir dari proyek mata kuliah Manajemen Inovasi dan Kreativitas dengan dosen pengampu mata kuliah bapak Hendra Setiawan, S.E., M.M. yang mendorong […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Catat Kriminalitas di Kabupaten Madiun Turun 5,9 Persen Sepanjang 2025

    Polres Madiun Catat Kriminalitas di Kabupaten Madiun Turun 5,9 Persen Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Madiun mengalami penurunan sepanjang 2025. Tercatat, total kasus kriminal menurun 5,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menyampaikan, sepanjang 2025 Polres Madiun menangani 159 kasus kriminalitas, turun dari 169 kasus pada 2024. Data tersebut dipaparkan dalam konferensi pers akhir tahun, Senin […]

    Bagikan
expand_less