Suporter Masuk Lapangan, Laga UJi Persemag Magetan vs Madiun Putra FC Tak Tuntas
- account_circle Kusnanto
- calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
- visibility 40
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Foto : Kusnanto – Sinergia
Sinergia | Magetan — Laga uji coba antara Persemag Magetan dan Madiun Putra FC di Stadion Yosonegoro, Sabtu (29/11/2025), menghadirkan duel sengit sejak menit pertama. Pertandingan yang menjadi ajang pemanasan kedua tim jelang Liga 4 itu menampilkan permainan agresif, tempo cepat, serta adu strategi yang cukup ketat.
Pada babak pertama, Persemag tampil dominan dalam penguasaan bola dengan membangun serangan melalui kombinasi tekanan dari sisi sayap. Namun, Madiun Putra mampu menjaga disiplin pertahanan dan memanfaatkan kelengahan Persemag hingga akhirnya unggul 1–0 lewat eksekusi penalti.
Selepas gol tersebut, tensi permainan meningkat. Persemag beberapa kali menciptakan peluang emas lewat skema umpan terobosan jarak dekat, namun penyelesaian akhir belum maksimal. Di sisi lain, Madiun Putra mencoba mengandalkan serangan balik cepat yang memaksa lini pertahanan Persemag bekerja keras. Babak pertama mampu diselesaikan meski sempat terhenti beberapa menit.
Memasuki paruh kedua, Persemag tampil lebih agresif. Intensitas pressing tinggi membuat Madiun Putra beberapa kali tertekan dan kehilangan bola. Peluang demi peluang tercipta, termasuk dua tembakan jarak jauh yang memaksa kiper Madiun Putra melakukan penyelamatan krusial.
Sementara itu, Madiun Putra terlihat menunggu momentum dengan strategi bertahan rapat sambil sesekali melancarkan counter attack berbahaya. Benturan fisik antar pemain tak terhindarkan, namun semuanya masih dalam batas kompetitif.
Sayangnya, permainan menarik kedua tim tak bisa dinikmati penuh. Baru sekitar 20 menit berjalan di babak kedua, pertandingan terpaksa dihentikan panitia pelaksana demi alasan keamanan.

Foto : Istimewa
Pelatih Persemag Magetan, Windhu Wibowo, tetap mengapresiasi performa timnya. “Ini pengalaman berharga. Anak-anak bermain cukup bagus dan skema sudah berjalan meski baru latihan lima hari. Penalti tadi jadi evaluasi kami,” katanya.
Windhu menyebut masih ada kemungkinan uji coba tambahan sebelum kompetisi dimulai, sembari menargetkan timnya lolos fase grup.
Asisten Pelatih Madiun Putra FC, Rendi Dwi Ardiyana, menilai banyak hal positif dari laga tersebut meski harus berakhir tak tuntas.
“Kami memaksimalkan taktik untuk persiapan Liga 4. Hasilnya bagus meski ada insiden. Dari finishing hingga jarak antarlini masih perlu dievaluasi,” ujarnya.
Keputusan menghentikan pertandingan memicu ketegangan antarsuporter. Provokasi yang muncul dari salah satu sisi tribun membuat suasana tak terkendali. Aksi saling lempar dan ratusan penonton turun ke lapangan pun terjadi.
Video amatir yang beredar menunjukkan asap flare dan penonton berlarian menghindari lemparan benda tumpul. Hingga kini, panitia dan pihak keamanan belum memberikan keterangan terkait korban maupun kerugian.(Nan/Krs).
- Penulis: Kusnanto


