Berita Terkini
Trending Tags

Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 126
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua Komisi A Kabupaten Madiun, Purwadi, Foto : Tova Pradna-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan realisasi investasi sebesar Rp3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut dinilai realistis, bahkan berpeluang terlampaui, jika iklim investasi mampu dikelola secara ramah dan berorientasi pada kemudahan berusaha.

Komisi A DPRD Kabupaten Madiun menilai daerahnya memiliki modal strategis untuk menarik penanam modal. Ketua Komisi A, Purwadi, menyebut keberadaan dua gerbang keluar tol di wilayah Caruban dan Kecamatan Madiun menjadi keunggulan geografis yang tidak dimiliki semua daerah.

“Dua exit tol ini adalah pintu masuk utama investasi. Tinggal bagaimana pemerintah daerah memastikan bahwa kemudahan akses tersebut dibarengi dengan kemudahan prosedur,” kata Purwadi, Senin (12/1/2026).

Ia menekankan, kemudahan perizinan tidak berarti mengabaikan ketentuan dan persyaratan yang berlaku. Namun, bahasa regulasi dan mekanisme birokrasi harus disederhanakan agar tidak menimbulkan tafsir ‘sulit’ bagi investor.

“Jangan sampai sejak awal sudah ada kesan perizinan rumit. Itu pintu pertama investasi,” ujarnya.

Purwadi juga mengingatkan pentingnya integritas dalam pelayanan perizinan. Ia meminta agar pemerintah daerah memastikan tidak ada praktik pungutan liar maupun biaya di luar ketentuan resmi.

“Kalau sampai ada pungutan di luar aturan, itu justru merusak kepercayaan investor,” tegas politisi Partai NasDem tersebut.

Selain persoalan perizinan, DPRD mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah-wilayah yang telah diproyeksikan sebagai kawasan investasi dan industri. Infrastruktur, menurut Purwadi, merupakan syarat dasar yang menentukan keputusan investor.

“Kalau infrastruktur belum siap, investor harus mengeluarkan biaya tambahan. Itu tentu menjadi pertimbangan serius dan bisa membuat mereka mengurungkan niat,” katanya. Ia menilai, penguatan infrastruktur dan kepastian perizinan harus berjalan beriringan. Tanpa dua hal tersebut, target investasi yang dicanangkan berpotensi sulit dicapai, meskipun Kabupaten Madiun memiliki posisi strategis di jalur ekonomi Jawa Timur.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Okupansi Tembus 148 Persen, KA Bias Jadi Primadona Selama Nataru 2026

    Okupansi Tembus 148 Persen, KA Bias Jadi Primadona Selama Nataru 2026

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tren penggunaan transportasi publik kereta api di wilayah Madiun Raya mengalami lonjakan drastis. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat peningkatan layanan KA Lokal Bias (Bandara Adi Sumarmo) selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). ​Hingga penutupan periode libur pada 4 Januari 2026, total […]

    Bagikan
  • Wagub Jatim Beri Atensi TPA Kaliabu Agar Jadi Prioritas Penanganan Era Pemerintahan Harmonis

    Wagub Jatim Beri Atensi TPA Kaliabu Agar Jadi Prioritas Penanganan Era Pemerintahan Harmonis

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Kaliabu, Kecamatan Mejayan menyita perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak berharap pada Pemkab Madiun yang dinahkodai Bupati Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi mampu mengatasi permasalahan gunung sampah di TPA Kaliabu yang kapasitasnya hampir overload.  Hal itu […]

    Bagikan
  • Petani Lereng Gunung Lawu Merugi, Tanaman Membusuk dan Harga Anjlok

    Petani Lereng Gunung Lawu Merugi, Tanaman Membusuk dan Harga Anjlok

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Cuaca ekstrem yang terus menghantam kawasan lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, selama dua pekan terakhir berdampak serius pada sektor pertanian. Kabut tebal dan curah hujan tinggi yang turun hampir setiap hari menyebabkan kerusakan parah pada tanaman sayuran. Hal itu membuat para petani kelimpungan menghadapi gagal panen dan anjloknya […]

    Bagikan
  • Warga Tiron Digemparkan Temuan Bayi Dalam Kresek di Tengah Sungai

    Warga Tiron Digemparkan Temuan Bayi Dalam Kresek di Tengah Sungai

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Penemuan bayi mengambang di tengah aliran sungai sono menggemparkan warga Desa Tiron Kecamatan Madiun Kabupaten Madiun Jawa Timur Kamis Siang ( 09/01/2025). Miris bayi yang diduga baru saja dibuang itu terbungkus kresek merah dan sudah tak bernyawa. Jasad bayi tak berdosa itu ditemukan awalnya oleh seorang warga yang tengah bersepeda, […]

    Bagikan
  • Ludes! Kebakaran Rumah di Pinggirsari, Pemadam Butuh Satu Jam untuk Jinakkan Api

    Ludes! Kebakaran Rumah di Pinggirsari, Pemadam Butuh Satu Jam untuk Jinakkan Api

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran melanda rumah milik emi sumiati (40) di Jalan Ki Ageng Serang, RT 001 RW 001, Dukuh Tepeng, Kelurahan Pinggirsari, Kecamatan Ponorogo, Minggu (23/2/2025). Api pertama kali diketahui sekitar pukul 05.03 WIB dan berhasil dipadamkan dalam waktu lebih dari satu jam. Pemadam Kebakaran Kabupaten Ponorogo menerima laporan insiden ini segera bergerak […]

    Bagikan
  • Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Lonjakan harga aspal akibat konflik global dan gejolak harga minyak dunia mulai berdampak pada sektor infrastruktur daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersiap mengambil langkah penyesuaian dengan memangkas volume pekerjaan proyek jalan jika harga aspal benar-benar mengalami kenaikan signifikan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, mengatakan kenaikan […]

    Bagikan
expand_less