Tiadakan Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026 di Ponorogo, Wujud Empati Korban Bencana di Sumatera
- account_circle Ega Patria
- calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
- visibility 49
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meniadakan pesta kembang api pada perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat, termasuk Polri, yang tidak memberikan izin pelaksanaan pesta kembang api pada malam tahun baru.
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, mengatakan keputusan itu diambil sebagai bentuk empati pemerintah terhadap para korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
“Ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat. Kami mohon maaf kepada masyarakat Ponorogo, karena hari ini kita bersama-sama berempati kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah banjir di Sumatera. Oleh karena itu, pesta kembang api saat pergantian tahun ditiadakan,” ujar Lisdyarita, Sabtu (27/12/2025).
Perempuan yang akrab disapa Bunda Rita itu tidak menampik bahwa sebelumnya Pemkab Ponorogo sempat mewacanakan penyelenggaraan pesta kembang api. Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan dan pemerintah daerah memilih patuh terhadap instruksi yang ada. Meski tanpa kembang api, Pemkab Ponorogo memastikan perayaan malam tahun baru tetap digelar secara sederhana. Ia pun mengimbau masyarakat untuk memedomani kebijakan tersebut.

“Malam tahun baru tetap ada perayaan, hanya saja tanpa kembang api,” jelasnya.
Untuk memfasilitasi masyarakat, Pemkab Ponorogo menyiapkan tiga titik lokasi perayaan malam pergantian tahun, yakni Alun-alun Ponorogo, kawasan wisata Telaga Ngebel, serta Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Kecamatan Sampung.
Khusus di kawasan Monumen Reog, rencananya akan digelar istigotsah bersama sebagai bentuk doa dan harapan agar Kabupaten Ponorogo di tahun 2026 menjadi lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengikuti istigotsah, memanjatkan doa agar Ponorogo ke depan semakin maju dan diberi keberkahan,” pungkasnya.(Ega/Krs).
- Penulis: Ega Patria


