Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

TPA Mrican Akan Ditutup 7 November, Ponorogo Terancam Darurat Sampah

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi Tpa Mrican yang overload. Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican di Ponorogo dipastikan berhenti beroperasi mulai 7 November 2025 mendatang. Penutupan dilakukan setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan teguran keras kepada Pemkab Ponorogo karena dinilai gagal mengelola sampah sesuai standar lingkungan.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Jamus Kunto, membenarkan keputusan tersebut. Teguran KLHK diberikan usai kunjungan Direktur Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular, Agus Rusly, ke lokasi TPA beberapa waktu lalu.

“Kita dinilai masih menggunakan sistem lama, open dumping, belum beralih ke metode sanitary landfill yang ramah lingkungan,” ujarnya, Selasa (7/10).

Sebagai langkah darurat, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko telah menginstruksikan optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di sejumlah kecamatan agar penumpukan sampah tidak makin parah.

“Mindset harus diubah. Sampah dikelola sejak dari TPS dan TPS3R, bukan sekadar dibuang ke TPA,” jelas Jamus.

DLH mencatat ada 15 unit TPS3R yang siap dimaksimalkan. Sampah organik akan diolah menjadi pupuk, sementara sampah bernilai ekonomi dijual ke pengepul. Hasil pupuk komposnya bakal dimanfaatkan untuk taman kota.

Selain itu, DLH juga menyiapkan strategi jangka panjang berupa edukasi pemilahan sampah di tingkat desa hingga RT. “Kalau gerakan ini dilakukan serentak, persoalan sampah di Ponorogo bisa selesai. Tapi kalau tidak, ya wajar kalau disebut darurat sampah,” katanya.

Di sisi lain, Pemkab masih menunggu izin final pembangunan TPA baru sebagai lokasi relokasi. Dokumen izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) dan studi kelayakan sudah disiapkan.

“Tinggal menunggu izin dari Menteri Kehutanan. Dirjen Planologi sudah tanda tangan,” terang Jamus.

Sembari menunggu izin turun, DLH akan mengajukan permohonan perpanjangan operasional TPA Mrican agar pengelolaan sampah tidak terhenti total.

“Perubahan besar ini butuh waktu. Jadi kami minta keringanan agar TPA Mrican tetap bisa digunakan sementara,” pungkasnya.

Diketahui, TPA Mrican kini berstatus darurat sampah. Setiap hari sekitar 120 ton sampah masuk, sementara kapasitas pengolahan hanya 40 ton per hari. Akibatnya, gunungan sampah setinggi hampir 100 meter terbentuk dan air lindi mencemari lingkungan sekitar.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Fisik Kabupaten Madiun Belum Masuk Tender, Ini Kata DPUPR

    Proyek Fisik Kabupaten Madiun Belum Masuk Tender, Ini Kata DPUPR

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki pertengahan April 2025, proses tender proyek fisik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun belum juga terunggah di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Lambatnya pergerakan anggaran disinyalir dipicu oleh penyesuaian efisiensi belanja daerah yang kini tengah dilakukan. Kepala DPUPR Kabupaten Madiun, Gunawi, menegaskan bahwa program pembangunan […]

    Bagikan
  • Optimalisasi Lahan Terbatas, DKPP Kota Madiun Dorong Pertanian Terpadu

    Optimalisasi Lahan Terbatas, DKPP Kota Madiun Dorong Pertanian Terpadu

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun terus berinovasi dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah meski dengan keterbatasan lahan. Melalui konsep integrated farming atau pertanian terpadu, DKPP berupaya memaksimalkan pemanfaatan lahan yang ada agar tetap produktif. Kepala DKPP Kota Madiun, Totok Sugiarto, menjelaskan bahwa wilayah Kota Madiun tergolong kecil dengan […]

    Bagikan
  • Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi Gladi Bersih Pelantikan di Istana Negara

    Hari Wuryanto dan Purnomo Hadi Gladi Bersih Pelantikan di Istana Negara

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sebanyak 481 kepala daerah terpilih akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Tak terkecuali  Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Madiun Hari Wuryanto  dan Purnomo Hadi pada Rabu (19/2/2025) turut mengikuti gladi bersih di Kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta demi kelancaran pelantikan kepala daerah yang akan dilaksanakan di Istana Negara, pada […]

    Bagikan
  • Pemkot – DPRD Kota Madiun Tetapkan 6  Peraturan Daerah

    Pemkot – DPRD Kota Madiun Tetapkan 6  Peraturan Daerah

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun mengadakan Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan keputusan 4 Raperda Inisiatif dan 2 Raperda Kota Madiun pada Selasa (4/3/2025). Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan Pendapat sekaligus Pendapat Akhir atas 4 Raperda Inisiatif DPRD diantaranya Raperda Penyelenggaraan Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Raperda Penguatan Nilai-nilai Pancasila dan Pendidikan Wawasan […]

    Bagikan
  • Kecelakaan di Jalur Ngawi–Karangjati, Satu Pejalan Kaki Meninggal Dunia

    Kecelakaan di Jalur Ngawi–Karangjati, Satu Pejalan Kaki Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan yang melibatkan satu unit mobil Honda Brio dan dua pejalan kaki terjadi di Jalan Raya Ngawi–Karangjati KM 05–06, tepatnya di Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Jumat (21/11/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia dan satu lainnya luka ringan. “Kedua korban berada di sisi timur jalan dan hendak […]

    Bagikan
  • Puncak Libur Nataru, 110.855 Kendaraan Padati Gerbang Tol Madiun, Naik 33,62 Persen

    Puncak Libur Nataru, 110.855 Kendaraan Padati Gerbang Tol Madiun, Naik 33,62 Persen

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Lonjakan tajam arus kendaraan terjadi di Gerbang Tol (GT) Madiun selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat 110.855 kendaraan melintas pada periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026, atau meningkat 33,62 persen dibandingkan lalu lintas normal. Puncak arus lalu lintas terjadi pada momen arus […]

    Bagikan
expand_less