Berita Terkini
Trending Tags

Kejari Magetan Geledah 6 Lokasi dalam Penyidikan Kasus Pokir DPRD

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • visibility 452
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kejari Magetan telah melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti di sejumlah lokasi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan kembali menegaskan komitmennya untuk menangani dugaan tindak pidana korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan secara profesional dan transparan. Hal ini disampaikan menyusul aksi demonstrasi sejumlah elemen masyarakat yang sebelumnya mendesak percepatan dan keterbukaan proses hukum.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, menyebut pihaknya justru mengapresiasi aksi tersebut sebagai bentuk dukungan publik terhadap penegakan hukum.

“Aksi tadi menyampaikan tuntutan agar penanganan perkara ini berjalan profesional dan transparan. Kami sepakat dan berkomitmen untuk itu. Kami juga mengucapkan terima kasih karena ini bentuk dukungan kepada kami,” ujarnya.

Ia memastikan, proses hukum perkara Pokir saat ini telah memasuki tahap penyidikan, sebagaimana juga disampaikan oleh bidang tindak pidana khusus sebelumnya.

“Per hari Jumat (10/4) minggu lalu, perkara ini sudah kita tingkatkan ke tahap penyidikan,” jelasnya.

Dalam tahap tersebut, tim penyidik mulai melakukan langkah-langkah pro justitia, termasuk penggeledahan dan penyitaan barang bukti di sejumlah lokasi.

Andy mengungkapkan, sedikitnya enam titik telah digeledah oleh tim kejaksaan untuk mengumpulkan bukti-bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

“Kami sudah melakukan penggeledahan dan penyitaan di enam titik. Dari situ kami mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan,” ungkapnya.

Penggeledahan tersebut, lanjutnya, menyasar pihak-pihak yang berkaitan dengan proses pendampingan kegiatan Pokir.

“Penggeledahan dilakukan terhadap pihak pendamping, pendamping dewan,” tegasnya.

Meski demikian, pihak kejaksaan belum merinci lebih jauh terkait lokasi spesifik maupun pihak-pihak yang terlibat, mengingat proses penyidikan masih berjalan.

Kejari Magetan juga menegaskan bahwa dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengawal proses hukum agar berjalan objektif dan akuntabel. Dengan meningkatnya status perkara ke tahap penyidikan serta langkah penggeledahan yang telah dilakukan, kejaksaan optimistis penanganan kasus ini akan segera menemukan titik terang.

Sebelumnya, dalam perkembangan perkara yang sama, tim penyidik telah mengumpulkan sejumlah alat bukti dari keterangan saksi, dokumen, hingga bukti elektronik. Namun, hingga kini kejaksaan masih belum mengumumkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelukan Hangat Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya untuk Bayi Khalisa

    Pelukan Hangat Ketua Persit KCK PD V/Brawijaya untuk Bayi Khalisa

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Tulungagung – Tangisan bayi terdengar dari dalam rumah Serma Andika Kusbiantoro di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. Sang bayi bernama Khalisa Putri Darmadika itu ditinggal oleh sang ibu usai melahirkannya. Kini, bayi berumur 2 bulan itu tinggal bersama sang ayah Serma Andika yang berdinas di Koramil 0809/19 Pagu. Hal itu menggugah Ketua […]

    Bagikan
  • Rupiah Tembus Rp17.671 per Dolar AS, Penjualan Sapi Kurban di Madiun Lesu

    Rupiah Tembus Rp17.671 per Dolar AS, Penjualan Sapi Kurban di Madiun Lesu

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai berdampak pada daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Kondisi ini dirasakan para pedagang sapi kurban di Kabupaten Madiun yang mengaku penjualan tahun ini berjalan lebih lambat dibanding biasanya. Salah satunya dialami Samirin (61), peternak sekaligus penjual sapi asal Desa […]

    Bagikan
  • Maidi : Saya Tidak Lelah Membangun Kota Madiun, Kalau Ada Kekurangan Doakan Saya Sehat

    Maidi : Saya Tidak Lelah Membangun Kota Madiun, Kalau Ada Kekurangan Doakan Saya Sehat

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 381
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi telah tiba di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/01/2026) malam. Mengenakan topi dan memakai jaket, Maidi masuk ke gedung Merah Putih KPK diikuti oleh beberapa orang yang turut diamankan, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) […]

    Bagikan
  • Sigit Budiarto Dilantik Sekda Madiun, Bupati Madiun Tekankan Peran Sentral Penggerak Birokrasi

    Sigit Budiarto Dilantik Sekda Madiun, Bupati Madiun Tekankan Peran Sentral Penggerak Birokrasi

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun akhirnya mengisi kekosongan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) dengan pejabat definitif. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, melantik Sigit Budiarto sebagai Sekda Kabupaten Madiun dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan di Pendopo Muda Graha, Rabu (29/4/2026). Pelantikan ini dilakukan setelah jabatan Sekda sebelumnya yang dipegang Tontro Pahlawanto berakhir pada Desember 2025. Sejak […]

    Bagikan
  • Kebakaran Saat Sahur di Telaga Sarangan, Kios Oleh-Oleh Ludes! Kerugian Tembus Rp170 Juta

    Kebakaran Saat Sahur di Telaga Sarangan, Kios Oleh-Oleh Ludes! Kerugian Tembus Rp170 Juta

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran terjadi di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (18/3/2026) pagi. Insiden yang berlangsung saat waktu sahur itu menghanguskan sejumlah kios oleh-oleh milik pedagang setempat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 170 juta. Api pertama kali diketahui warga ketika […]

    Bagikan
  • Berapa UMK Kota Madiun 2026 ? Disnaker : Belum Ada Pembahasan

    Berapa UMK Kota Madiun 2026 ? Disnaker : Belum Ada Pembahasan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pembahasan terkait penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Madiun untuk tahun 2026 belum memasuki proses resmi. Kepala Disnaker Koperasi, Usaha Mikro (KUM) Kota Madiun, Agus Siswanta, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima undangan rapat dari Dewan Pengupahan. “Belum masuk pembahasan. Masih sebatas komunikasi informal antar-pemangku kepentingan,” ujarnya pada Jumat […]

    Bagikan
expand_less