Berita Terkini
Trending Tags

Wali Kota Madiun Panen Jagung Ungu, Punya Nilai Ekonomi dan Khasiat Kesehatan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wali Kota Madiun, Maidi, bersama petani melakukan panen jagung ungu di lahan percobaan Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, bersama petani melakukan panen jagung ungu di lahan percobaan Kota Madiun, Selasa (23/09/2025). Jagung jenis ini disebut memiliki keunggulan ganda, selain bernilai ekonomi tinggi juga bermanfaat bagi kesehatan.

Maidi mengungkapkan, uji coba penanaman jagung ungu menunjukkan hasil menggembirakan. Selain rasanya enak, harga jualnya juga cukup tinggi.

“Kalau jagung biasa satu tanaman menghasilkan empat sampai lima buah, sedangkan jagung ungu dua buah saja sudah luar biasa karena harganya cukup mahal. Ini peluang bagus untuk dikembangkan,” ujarnya.

Menurut Maidi, hasil penelitian menunjukkan jagung ungu tidak mengandung gula, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita penyakit tertentu. Ke depan, Pemkot Madiun berencana memanfaatkan lahan tidur sekitar 12 hektare untuk menanam komoditas ini, disamping pisang cavendish dan tanaman pangan lainnya.

“Orang kota kita ajak mencoba ketahanan pangan tidak hanya padi, tetapi juga jagung, ketela, dan ubi-ubian. Apalagi hari ini banyak penyakit hipertensi dan gula, sehingga jagung ungu bisa jadi solusi,” imbuhnya.

Petani jagung ungu, Dedi Wijatmoko, menambahkan produktivitas jagung ungu tidak jauh berbeda dengan jagung biasa.

“Produksi jagung ungu hampir sama, per hektare bisa mencapai 12–13 ton. Bedanya, jagung ungu berumur lebih pendek, sekitar 70 hari sudah bisa dipanen untuk direbus atau dimasak. Keunggulannya adalah kandungan antioksidan tinggi, bermanfaat untuk penderita diabetes dan hipertensi. Rebusan airnya bahkan bisa dijadikan obat,” jelas Dedi.

Sementara itu, harga jual jagung ungu cukup menjanjikan. Satu buah jagung ungu dihargai sekitar Rp6 ribu, sedangkan per kilogramnya bisa mencapai Rp20 ribu hingga Rp23 ribu.

Dengan potensi tersebut, Pemkot Madiun optimistis pengembangan jagung ungu bisa menjadi salah satu solusi ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Manipulasi Titik Koordinat dalam Penerimaan Siswa di Kota Madiun, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Klarifikasi

    Dugaan Manipulasi Titik Koordinat dalam Penerimaan Siswa di Kota Madiun, Komisi I DPRD Kota Madiun Lakukan Klarifikasi

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SD dan SMP negeri di Kota Madiun tahun 2025 menyisakan sejumlah catatan penting. Salah satunya adalah dugaan manipulasi titik koordinat domisili yang dilakukan oleh calon peserta didik demi bisa masuk ke sekolah favorit. Ketua Komisi I DPRD Kota Madiun, Didik Yulianto, mengungkap […]

    Bagikan
  • Longsor Batu Besar di Telaga Ngebel, Dua Wisatawan Luka Serius

    Longsor Batu Besar di Telaga Ngebel, Dua Wisatawan Luka Serius

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peristiwa longsor terjadi di kawasan wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (21/6/2025) pukul 16.10 WIB.  Dua orang wisatawan menjadi korban setelah tertimpa batu berukuran besar saat melintas di jalur lingkar telaga menggunakan sepeda motor. Kedua korban diketahui merupakan ibu dan anak, masing-masing bernama Sundari (47) dan putranya, Naufal Riska […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Komitmen Nol Stunting di Setiap Kelurahan

    Pemkot Madiun Komitmen Nol Stunting di Setiap Kelurahan

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat komitmen dalam menurunkan angka stunting. Kamis (25/09/2025), digelar rapat koordinasi (rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting di Aula Kecamatan Manguharjo yang dihadiri seluruh lurah se-Kota Madiun dan Tim Penggerak PKK. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa pemerintah serius menargetkan angka stunting di wilayahnya segera tuntas. Saat […]

    Bagikan
  • Rumah ASN Pemkot Madiun Digeledah, Sita Diduga Dokumen-Dokumen Penting

    Rumah ASN Pemkot Madiun Digeledah, Sita Diduga Dokumen-Dokumen Penting

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Madiun menjadi sasaran penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (28/01/2026). Tidak hanya itu, KPK juga mendatangi rumah salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Madiun berinisial MKP di Jalan Poncowolo Kota Madiun. Tim penyidik KPK melakukan penggeledahan guna […]

    Bagikan
  • Eskavator Terbakar di Ponorogo, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    Eskavator Terbakar di Ponorogo, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah eskavator milik seorang operator terbakar hebat saat dipanasi di lahan kosong yang rencananya akan dijadikan rest area di Jalan Nasional penghubung Ponorogo-Trenggalek, tepatnya di Desa Sawoo, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Senin (28/04/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Kebakaran bermula saat Rochim (48), operator asal Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Ngawi, memanaskan mesin […]

    Bagikan
  • Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pemotor di Jalan Raya Ngawi-Mantingan

    Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pemotor di Jalan Raya Ngawi-Mantingan

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas terjadi pada Sabtu (5/4/2025) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan Raya Ngawi–Mantingan Km 34-35, tepatnya di Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi. Peristiwa tersebut melibatkan dua kendaraan, yakni sebuah bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W-7060-UP yang dikemudikan oleh Slamet Hari Santoso (55), warga Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less