Berita Terkini
Trending Tags

Harga Minyak Goreng Melonjak, Perajin Kerupuk di Magetan Kecilkan Ukuran dan Kurangi Isi Kemasan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • visibility 216
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga minyak goreng naik, isi kemasan kerupuk dikurangi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Lonjakan harga minyak goreng yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir memaksa pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magetan melakukan berbagai strategi agar usahanya tetap bertahan. Salah satunya dengan memperkecil ukuran kerupuk dan mengurangi jumlah isi dalam setiap kemasan tanpa menaikkan harga jual.

Kondisi tersebut dialami perajin kerupuk di Desa Malang, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Kenaikan harga minyak goreng, disertai naiknya harga tepung dan plastik kemasan, membuat biaya produksi meningkat signifikan sehingga margin keuntungan terus menyusut.

Sri Wahyuni (52), perajin kerupuk setempat, mengatakan sejak minyak goreng kemasan menjadi mahal dan sulit diperoleh di pasaran, ia beralih menggunakan minyak goreng curah. Namun, pilihan tersebut juga tidak banyak membantu karena harga minyak goreng curah ikut naik dari Rp16 ribu menjadi Rp19.300 per kilogram.

Dalam sehari, usahanya membutuhkan sekitar 250 kilogram minyak goreng untuk menggoreng berbagai jenis kerupuk mentah yang didatangkan langsung dari produsen. Kenaikan harga bahan baku membuat biaya produksi membengkak, sementara daya beli masyarakat dinilai belum memungkinkan jika harga jual dinaikkan terlalu tinggi.

Sebagai jalan tengah, Sri memilih mengurangi ukuran kerupuk sekaligus mengurangi jumlah isi kemasan. Jika sebelumnya satu bungkus berisi 15 keping kerupuk dengan harga Rp3.000, kini isi kemasan dikurangi menjadi 14 keping dengan harga yang tetap sama.

Langkah tersebut dilakukan agar produk tetap terjangkau oleh konsumen sekaligus menjaga keberlangsungan usaha. Meski demikian, kebijakan itu tidak jarang memicu keluhan dari pelanggan yang menyadari isi kemasan berkurang.

“Sejak harga minyak goreng naik, kami benar-benar terdampak. Terpaksa mengurangi jumlah isi kemasan dan memperkecil ukuran kerupuk. Belum lagi harga tepung dan plastik juga ikut naik,” ujar Sri Wahyuni.

Hal senada disampaikan Wuryadi, salah seorang pengecer kerupuk. Menurutnya, keuntungan penjualan ikut menurun karena produsen mengurangi isi kemasan untuk menyesuaikan biaya produksi yang semakin tinggi.

“Penghasilan setiap hari menurun. Kerupuk yang biasanya berisi 15 keping sekarang tinggal 14 keping supaya produsen masih bisa mendapatkan sedikit keuntungan,” katanya.

Selain minyak goreng, pelaku usaha juga menghadapi lonjakan harga bahan penunjang lainnya. Harga plastik kemasan, misalnya, naik tajam dari sekitar Rp30 ribu menjadi Rp52 ribu per kilogram. Kenaikan harga tepung sebagai bahan baku utama turut menambah beban biaya produksi.

Pelaku UMKM menilai kondisi tersebut semakin menyulitkan usaha kecil yang mengandalkan keuntungan tipis. Mereka harus memilih antara menaikkan harga jual dengan risiko kehilangan pelanggan atau mempertahankan harga dengan mengurangi isi dan ukuran produk.

Para perajin berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan baku, terutama minyak goreng, tepung, dan plastik kemasan. Menurut mereka, kepastian pasokan dan harga yang stabil sangat dibutuhkan agar UMKM dapat terus berproduksi, mempertahankan tenaga kerja, dan menjaga daya saing di tengah tekanan biaya produksi yang terus meningkat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Curat Rp15 Juta, Satu Pelaku Diamankan

    Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Curat Rp15 Juta, Satu Pelaku Diamankan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di area parkir depan kantor CV Javamix, Desa Sambirobyong, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu orang pelaku berinisial MS. Sementara itu, dua pelaku lain yang diduga terlibat masih dalam […]

    Bagikan
  • Berbagi Tips Penanganan PMK dari Putra Lembu Farm

    Berbagi Tips Penanganan PMK dari Putra Lembu Farm

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang sapi sangat meresahkan para peternak di berbagai daerah. Tidak sedikit ternak sapi yang akhirnya mati akibat PMK tersebut. Berbagai cara dilakukan guna mengatasi sapi yang terserang virus PMK. Seperti yang dilakukan di kandang Putra Lembu Farm yang berada di Kelurahan Demangan Kecamatan Taman […]

    Bagikan
  • Pertamina Tambah 779.800 Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur Jelang Long Weekend Paskah 2026

    Pertamina Tambah 779.800 Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur Jelang Long Weekend Paskah 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya — Menjelang libur panjang (long weekend) perayaan Paskah pada 3–5 April 2026, PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi di wilayah Jawa Timur dalam kondisi aman dan mencukupi. Perusahaan menyiapkan tambahan pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 779.800 tabung atau meningkat hingga 49 persen dari rata-rata penyaluran harian. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi […]

    Bagikan
  • Perempuan di Madiun Tewas Tertimpa Pohon Saat Bonceng Anak

    Perempuan di Madiun Tewas Tertimpa Pohon Saat Bonceng Anak

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 217
    • 1Komentar

    Sinergia | Madiun – Seorang perempuan asal Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Dewi Lestari (31), meninggal dunia setelah motor yang ditumpanginya tertimpa pohon tumbang di ruas Jalan Kebonsari-Nglandung, Kabupaten Madiun, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat kejadian, Dewi tengah membonceng anaknya dalam perjalanan pulang. Pohon yang tumbang diduga menimpa sepeda motor yang mereka kendarai hingga […]

    Bagikan
  • Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    Suara Knalpot Brong di Jalur Sarangan–Cemorosewu Dikeluhkan Wisatawan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Suasana jalur tembus Sarangan–Cemorosewu, Jawa Timur, berubah drastis pada akhir pekan ini. Biasanya tenang, rute menuju kawasan wisata alam tersebut dipenuhi deru ratusan hingga ribuan motor dua-tak (2-stroke) yang mengikuti Kopdar Camp 78. Alih-alih membawa kesan meriah, kebisingan suara knalpot justru memicu keresahan. Wisatawan asal Solo, Hariyadi, yang sedang menuju […]

    Bagikan
  • Simbol Perlawanan atau Tren Pop, Diskusi Bendera One Piece Soroti Kritik Sosial dalam Anime

    Simbol Perlawanan atau Tren Pop, Diskusi Bendera One Piece Soroti Kritik Sosial dalam Anime

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di tengah maraknya pengibaran bendera tengkorak bertopi jerami ala Jolly Roger dari anime One Piece yang ramai dijadikan simbol perlawanan, sekelompok pemuda di Madiun memilih pendekatan berbeda yakni berdiskusi. Puluhan pemuda berkumpul di sebuah kafe di Jalan Salak, Kota Madiun, Madiun (03/08/2025), untuk mendalami makna cerita dalam One Piece, bukan […]

    Bagikan
expand_less