Sabtu, 17 Okt 2026
Trending Tags

8 Fraksi DPRD Kota Madiun Setujui APBD Perubahan TA. 2026, Tekankan Optimalisasi PAD dan Realisasi Program Skala Prioritas

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 139
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Delapan fraksi DPRD Kota Madiun setujui P-APBD 2026. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda Pengambilan Keputusan yang didahului Pandangan Akhir Fraksi atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Senin (31/8/2026). 8 Fraksi DPRD Kota Madiun turut memberikan saran masukan kepada Pemerintah Kota Madiun dalam menerapkan kebijakan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan tahun 2026. Seluruh fraksi menerima dan menyetujui Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah.

Fraksi Golkar melalui juru bicaranya, Dedi Tri Arifianto memberikan catatan dan rekomendasi terkait Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang melonjak dari Rp. 2 miliar menjadi Rp. 13,52 miliar. Fraksi Golkar mengingatkan agar penggunaan anggaran BTT digunakan untuk kondisi darurat dan mendesak.

Image Not Found

“Kami menyarankan agar ditertibkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pencairan yang relevan melalui Perwali serta wajib berkonsultasi dengan Pimpinan DPRD untuk penggunaan di atas Rp. 500 juta,” jelas Dedi.

Sementara itu, Erlina Susilorini dari Fraksi PKB meminta agar Pemerintah Daerah untuk memastikan tambahan belanja dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 direalisasikan sesuai skala prioritas, urgensi serta memiliki output dan outcome yang terukur. Selain itu, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) perlu menjadi perhatian Pemkot Madiun.

“Peningkatan PAD harus dilakukan secara berkelanjutan melalui optimalisasi potensi daerah, peningkatan kepatuhan, digitalisasi perpajakan serta pengelolaan aset daerah tanpa membebani masyarakat,” tegas Fraksi PKB.

Fraksi PKS melalui juru bicara Dimas Anta Karana mengapresiasi Eksekutif yang dinilai menunjukan komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif dan efisien. Meski begitu, Fraksi PKS memberikan saran masukan berkaitan dengan penurunan Dana Transfer Pusat yang mencapai Rp. 183 milar.

“Penurunan dana transfer yang dratus menjadi guncangan fiskal yang harus kita jawab dengan penguatan mandiri ekonomi daerah. Fraksi PKS mengapresiasi strategi optimalisasi aset dan peningkatan kualitas pelayanan publik guna mengatrol PAD yang naik Rp. 13,9 miliar. Kendati demikian, intensifikasi pajak melalui digitalisasi (ETPD) dan pemutakhiran data subjek pajak harus dilakukan secara humanis,” terang Fraksi PKS.

Fraksi Gerindra – Nasdem menerangkan bahwa secara prinsip menerima Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah. Namun, Fraksi Fraksi Gerindra – Nasdem tetap memberikan catatan dan saran masukan kepada Pemkot Madiun, khususnya terkait dominasi Belanja Operasi yang harus diimbangi dengan belanja pembangunan yang mendukung sasaran RPJMD.

“Persetujuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab konstitusional DPRD sehingga Fraksi Gerinda-Nasdem berharap komitmen Pemerintah Daerah Kota Madiun dalam melaksanakan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 melalui pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, efektif, efisien dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” jelas Tutik Endang Sri Wahyuni, Jubir Fraksi Gerindra-Nasdem.

Image Not Found

Y. Rudy Wisnu Wardhana dari Fraksi PSI mengapresiasi Eksekutif dalam upaya meningkatkan kualitas indikator kinerja agar semakin terukur. Namun, komitmen tersebut dinilai harus diwujudkan secara konsisten dalam proses perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan.

“Sehingga setiap rupiah anggaran dapat diujikan keterkaitannya dengan target output, outcome, dan manfaat bagi masyarakat. Fraksi PSI mendukung langkah kebijakan strategis Pemerintah Kota Madiun dalam membangun sebuah tatanan pemerintah yang terukur, transparan, akuntabel dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Fraksi Demokrat disampaikan oleh Jubir Ismiati mengingatkan Pemkot Madiun terkait pelaksanaan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 yang memiliki waktu relatif terbatas harus dapat terealisasikan. Fraksi Demokrat meminta OPD untuk bekerja secara maksimal, efektif dan terukur dalam melaksanakan seluruh program dan kegiatan yang telah dianggarkan.

“Penyerapan anggaran hendaknya tidak hanya berorientasi tingginya realisasi anggaran, tetapi juga harus memastikan bahwa setiap rupiah anggaran benar-benar menghasilkan manfaat dan dampak yang nyata bagi masyarakat. Untuk itu, diperlukan percepatan pelaksanaan kegiatan dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan, ketepatan sasaran serta pencapaian target yang ditetapkan,” jelas Fraksi Demokrat.

Dodik Danang Setiawan Jubir Fraksi PDI Perjuangan, menekankan soal Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi yang mengalami penurunan pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Hal itu dinilai perlu diperhatikan lantaran jalan, jaringan dan irigasi merupakan bagian penting dari infrastruktur pelayanan publik.

“Fraksi PDI Perjuangan menyarankan agar pemerintah mengevaluasi dan meneliti kembali kondisi seluruh jalan dan irigasi di wilayah pinggiran Kota Madiun. Karena selain modal infrastruktur daerah, pembangunan serta perawatan jalan, jaringan dan irigasi tersebut juga menjadi hak dan kebutuhan mobilitas seluruh masyarakat Kota Madiun,” tegas Fraksi PDI Perjuangan.

Jubir Fraksi Perindo, Dwi Jatmiko Agung Subroto menyampaikan alokasi anggaran sampah pada P-APBD Tahun Anggaran 2026 harus fokus pada penanganan dari hilir ke hulu. Hal itu mengingat lebih dari 78 persen timbulan sampah berasal dari sektor rumah tangga serta adanya regulasi Kementerian yang melarang penggunaan Incinerator.

“Fraksi Perindo memberikan apresiasi atas langkah Pemkot Madiun yang telah memfasilitasi pembentukan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Pengelolaan Sampah di tingkat RT. Fraksi Perindo mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk segera menghadirkan intervensi konkret,” jelas Dwi Jatmiko Agung Subroto.

Usai 8 fraksi menyetujui Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Plt Wali Kota Madiun beserta Pimpinan DPRD menandatangani Berita Acara persetujuan. Plt Wali Kota, Bagus Panuntun memberikan apresiasi atas persetujuan yang dari Fraksi-Fraksi Legislatif.

“Pandangan akhir Fraksi ini akan sangat diperhatikan. Pemerintah Kota akan mereview satu per satu catatan dan saran masukan dari Dewan. Karena semua catatan yang diberikan untuk mendukung pembangunan di Kota Madiun,” jelas Bagus Panuntun.

Hasil Berita Acara persetujuan atas Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ini akan ditindaklanjuti ke tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Timur. DPRD Kota Madiun akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap program kegiatan yang telah direncanakan Pemkot Madiun hingga akhir 2026. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lawu Fun Run 2025 Gaet Ribuan Peserta, Dorong Ekonomi Komunal Kampung Susu Lawu

    Lawu Fun Run 2025 Gaet Ribuan Peserta, Dorong Ekonomi Komunal Kampung Susu Lawu

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lebih dari sekadar ajang olahraga, Lawu Fun Run 2025 yang digelar di Kampung Susu Lawu, Singolangu, Kecamatan Plaosan, Sabtu (12/07/2025), menjadi momentum penting dalam penguatan ekonomi lokal berbasis industri komunal. Sebanyak 1.127 pelari dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian dalam acara ini. Dengan rute melintasi pesona alam pegunungan Lawu, […]

    Bagikan
  • Kasus DBD di Desa Bancar Ponorogo Meningkat, 26 RT di Fogging

    Kasus DBD di Desa Bancar Ponorogo Meningkat, 26 RT di Fogging

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo meningkat signifikan. Tercatat 21 warga terserang penyakit dari nyamuk Aedes aegypti itu. Sebagai upaya mencegah penyebaran lebih luas, Pemerintah Desa Bancar bersama petugas kesehatan melakukan fogging di 26 RT sejak sepekan terakhir. Sekretaris Desa Bancar, Muhammad Nurcholis, menjelaskan […]

    Bagikan
  • 10 Bus Balik Gratis Berangkat dari Terminal Purboyo Menuju Jabodetabek

    10 Bus Balik Gratis Berangkat dari Terminal Purboyo Menuju Jabodetabek

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Perhubungan RI melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) kembali memfasilitasi balik gratis bagi masyarakat. Seperti yang terlihat di Terminal Tipe A Purboyo Madiun pada Sabtu (05/04/2025), 10 bus balik gratis telah siap mengangkut sekitar 500 orang. Wali Kota Madiun, Maidi serta Amirulloh, Direktur Sarana Transportasi Jalan Ditjen Hubdat dan […]

    Bagikan
  • Viral! PMI Asal Magetan Dinikahi WNA Taiwan Dengan Mahar Rp580 Juta, Kisah Hidupnya Jadi Sorotan

    Viral! PMI Asal Magetan Dinikahi WNA Taiwan Dengan Mahar Rp580 Juta, Kisah Hidupnya Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah pernikahan antara perempuan asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dengan pria warga negara asing (WNA) asal Taiwan menjadi perbincangan luas di media sosial. Selain menghadirkan kisah cinta lintas negara yang menarik perhatian publik, pernikahan tersebut juga menyita perhatian karena nilai mahar yang mencapai Rp580 juta. Video prosesi akad nikah pasangan tersebut […]

    Bagikan
  • Dana RT di Magetan Belum Cair Jelang Lebaran, Pemkab Tunggu Aturan Teknis dari Provinsi

    Dana RT di Magetan Belum Cair Jelang Lebaran, Pemkab Tunggu Aturan Teknis dari Provinsi

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Rencana pencairan bantuan dana untuk rukun tetangga (RT) di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri dipastikan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan masih menunggu rampungnya regulasi dari pemerintah provinsi sebagai dasar pelaksanaan program tersebut. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Prihasmoro, menyampaikan bahwa hingga kini proses administrasi masih berada […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Alihkan Peserta PBI-N Nonaktif ke PBI Daerah, Pelayanan Kesehatan Tetap

    Pemkot Madiun Alihkan Peserta PBI-N Nonaktif ke PBI Daerah, Pelayanan Kesehatan Tetap

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 2.079 warga Kota Madiun yang masuk dalam kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Nasional (PBI-N) Jaminasi Kesehatan telah dinonaktifkan. Hal itu dampak dari Pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Kementerian Sosial RI. Jumlah yang dinonaktifkan tersebut dari total 29.516 penerima aktif di Kota Madiun. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan […]

    Bagikan
expand_less