Berita Terkini
Trending Tags

Hutan Lindung Perhutani Terbakar ,Warga Siaga Antisipasi Api mendekati Pemukiman 

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 55
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebakaran melanda hutan lindung Gunung Mojo Ponorogo. Foto : Ega-SinergiaA

Sinergia | Ponorogo – Kebakaran melanda kawasan hutan lindung milik Perum Perhutani di Gunung Mojo, Dusun Bayeman, Desa Kunti, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026).

Kebakaran tersebut membakar kawasan hutan yang dipenuhi tanaman jati dan semak belukar. Kepulan asap tebal bahkan terlihat dari jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dengan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Api disebut mulai terlihat sejak Selasa siang. Kobaran kemudian meluas hingga mendekati permukiman warga yang berada di lereng Gunung Mojo.

Kondisi tersebut membuat warga memilih bersiaga di sekitar rumah. Mereka khawatir api terus merembet hingga mendekati permukiman.

Selain mengancam rumah warga, kebakaran juga berdampak pada aktivitas warga yang selama ini memanfaatkan kawasan hutan untuk mencari pakan ternak.

Salah seorang warga lereng gunung, Mesin em (warga), mengatakan kebakaran membuat dirinya kesulitan mencari pakan untuk kambing. Biasanya, ia mencari pakan ternak di kawasan hutan yang kini terbakar.

“Sudah terbakar besar. Jadi susah mencari pakan kambing. Saya biasanya aktivitas di atas, mencari pakan kambing. Kalau terbakar seperti ini, makanan kambing jadi susah diambil.”

Mesinem mengatakan kebakaran juga membuat warga mempertanyakan penanganan api di kawasan tersebut. Ia berharap kebakaran segera mendapat penanganan agar tidak semakin meluas.

Kebakaran diketahui tidak hanya membakar tanaman jati yang diperkirakan berusia sekitar 15 tahun. Rumput ilalang yang selama ini dimanfaatkan warga sebagai pakan ternak juga ikut terbakar.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui secara pasti. Berdasarkan informasi warga, api pertama kali terlihat dari arah selatan sebelum kemudian meluas membakar kawasan hutan.

Warga menyebut kebakaran hutan di kawasan Gunung Mojo bukan kali pertama terjadi. Kebakaran kerap muncul saat musim kemarau ketika kondisi vegetasi di kawasan hutan mengering.

Bahkan, sepanjang 2026 ini, warga menyebut kebakaran hutan di kawasan tersebut telah terjadi sebanyak dua kali.

Warga berharap kebakaran segera dapat dikendalikan sehingga tidak semakin mendekati permukiman. Mereka juga berharap ada upaya pencegahan agar kebakaran hutan tidak terus berulang setiap musim kemarau. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yon TP Dibangun di Hutan Mategal Magetan, 600 Prajurit Mulai Masuk Juni 2026

    Yon TP Dibangun di Hutan Mategal Magetan, 600 Prajurit Mulai Masuk Juni 2026

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di Kabupaten Magetan mulai dipercepat. Lokasi pembangunan berada di kawasan hutan petak 32 RPH Gangsiran, BKPH Sampung, wilayah Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dengan luas lahan mencapai 51,13 hektare milik Perhutani. Yon TP di Magetan menjadi bagian pembangunan tahap IV Kodam V/Brawijaya […]

    Bagikan
  • Lonjakan Penumpang Libur May Day, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengecekan Lintas

    Lonjakan Penumpang Libur May Day, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengecekan Lintas

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Lonjakan penumpang terjadi di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun selama libur panjang Hari Buruh 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat puluhan ribu pelanggan memadati stasiun sejak H-1 libur. Hal itu mendorong peningkatan pengawasan operasional di lapangan. Pada Kamis (30/4/2026), total 17.054 penumpang kereta api jarak jauh tercatat menggunakan […]

    Bagikan
  • Polemik PSHT Memanas, Kubu Ketum PSHT Taufiq Tolak Parluh Kubu Moerdjoko Play Button

    Polemik PSHT Memanas, Kubu Ketum PSHT Taufiq Tolak Parluh Kubu Moerdjoko

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 2.503
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dualisme Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kembali memanas. Ratusan warga PSHT dari kubu Ketua Umum (Ketum) PSHT, Muhammad Taufiq menggelar aksi demo di Aloon-Aloon Kota Madiun pada Senin (02/02/2026). Aksi ini buntut akan dilaksanakannya Parapatan Luhur (Parluh) oleh kubu Ketum PSHT Pusat Madiun, R. Moerdjoko. Welly Dany Permana, Kuasa Hukum PSHT […]

    Bagikan
  • Peringatan HUT ke-80 TNI di Magetan, Panglima Tekankan Soliditas dan Kemanunggalan dengan Rakyat

    Peringatan HUT ke-80 TNI di Magetan, Panglima Tekankan Soliditas dan Kemanunggalan dengan Rakyat

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Suasana khidmat menyelimuti Alun-Alun Magetan saat pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Minggu (05/10/2025). Tahun ini, peringatan mengusung tema “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju” yang mencerminkan semangat profesionalisme, modernitas, dan kedekatan TNI dengan rakyat. Amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dibacakan oleh Inspektur […]

    Bagikan
  • Aktivitas Pasar Hewan di Ngawi Lesu Dampak PMK

    Aktivitas Pasar Hewan di Ngawi Lesu Dampak PMK

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Ngawi Jawa Timur terus meningkat. Sesuai data Dinas Perikanan dan Peternakan (DPP) Kabupaten Ngawi,per 8 Januari 2025, sebanyak 707 ekor sapi terpapar wabah PMK. Dari jumlah itu 83 mati, 185 sapi berhasil sembuh dan sisanya masih dalam perawatan. “Kami dari DPP Ngawi […]

    Bagikan
  • Warga Mategal Sambut Pembangunan Yon TP Magetan, Dinilai Dongkrak Ekonomi Desa

    Warga Mategal Sambut Pembangunan Yon TP Magetan, Dinilai Dongkrak Ekonomi Desa

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di kawasan hutan petak 32 RPH Gangsiran, BKPH Sampung, Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Kehadiran satuan baru TNI AD itu dinilai bakal menjadi penggerak ekonomi baru di wilayah desa. Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Mategal, Agus […]

    Bagikan
expand_less