Berita Terkini
Trending Tags

Tabung Gas LPG 3 Kilogram Meledak, Dua Lansia Luka Bakar

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
  • visibility 132
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rusaknya perabotan rumah dampak dari ledakan tabung gas. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, digemparkan dengan adanya suara ledakan keras dari sebuah rumah warga pada Selasa (14/10/2025) dini hari. Ledakan yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu berasal dari tabung gas LPG 3 kilogram di rumah pasangan suami istri lanjut usia, Ramelan (80) dan Suwarni (75).

Akibat ledakan, kedua korban pasutri lansia itu mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk mendapatkan perawatan yang intensif. Insiden itu juga merusak sebagian bangunan rumah, terutama di area dapur, dengan kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp. 10 juta.

Ketua RW setempat, yang mengetahui peristiwa tersebut, menuturkan bahwa suara ledakan terdengar hingga radius puluhan meter.

“Saya kaget sekali karena suaranya keras seperti petasan besar. Saat saya datang, api sudah membesar di dapur, dan kedua korban tergeletak dengan luka bakar,” ujarnya.

Warga lain yang mendengar ledakan pun turut berdatangan untuk membantu proses evakuasi korban sebelum petugas datang ke lokasi. Kedua korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan kendaraan warga.

Kapolsek Magetan Kota, AKP Ika Wardani, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa ledakan dipicu akibat kebocoran gas yang dalam pemasangan regulator tidak sempurna. Gas yang bocor diduga tersulut api saat kompor dinyalakan.

“Dari hasil olah TKP, sumber ledakan berasal dari dapur rumah korban. Diduga kuat ada kebocoran dari tabung gas kecil yang tersulut api. Tekanan ledakan cukup besar hingga merusak bagian dapur dan plafon rumah,” kata AKP Ika.

Ia menambahkan, kedua korban mengalami luka bakar cukup serius.

“Bapak Ramelan mengalami luka sekitar 50 persen, sedangkan istrinya sekitar 70 persen. Keduanya saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit,” jelasnya.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi bersama perangkat kelurahan telah melakukan olah TKP dan mengamankan sisa tabung gas untuk diperiksa lebih lanjut. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tabung LPG.

“Kami mengingatkan warga untuk selalu memeriksa kondisi selang dan regulator sebelum digunakan, serta memastikan tidak ada kebocoran gas. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” pungkas AKP Ika.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Pesan Presiden RI, Prabowo Subianto : Jadilah Pelayan Rakyat

    Ini Pesan Presiden RI, Prabowo Subianto : Jadilah Pelayan Rakyat

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Presiden RI, Prabowo Subianto telah resmi melantik 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota dan 85 wakil wali kota di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/2/2024). Pelantikan ini merupakan momen bersejarah lantaran menjadi yang pertama kali di Indonesia. Usai pelantikan, Prabowo pun meminta seluruh kepala […]

    Bagikan
  • Jemaah Haji Indonesia Melempar Jumrah dengan Nafar Awal untuk Tinggalkan Mina

    Jemaah Haji Indonesia Melempar Jumrah dengan Nafar Awal untuk Tinggalkan Mina

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Mekkah, Arab Saudi – Jemaah haji Indonesia mulai melaksanakan salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji, yaitu melempar jumrah pada hari-hari tasyrik dan mengambil nafar awal sebagai tanda akan meninggalkan Mina. Setelah menyelesaikan lontar jumrah di ketiga titik—Ula, Wustha, dan Aqabah—para jemaah memilih opsi nafar awal, yakni meninggalkan Mina pada 12 Zulhijah setelah […]

    Bagikan
  • Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    Kemenag Kota Madiun Ajak Santri Jadi Benteng Moral di Era Digital

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025 yang jatuh pada Selasa (22/10/2025), siswa-siswi MAN 2 Kota Madiun bersama Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kota Madiun menggelar apel peringatan di halaman MAN 2 Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Takjil Ramadhan di Masjid Jabal Rohmah Tembus 120 Porsi per Hari, Wujud Pengabdian Spiritual Brimob photo_camera 2

    Takjil Ramadhan di Masjid Jabal Rohmah Tembus 120 Porsi per Hari, Wujud Pengabdian Spiritual Brimob

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program berbagi takjil di Masjid Jabal Rohmah Brimob kembali digelar sepanjang Ramadhan tahun ini. Kegiatan rutin tahunan tersebut kini memasuki tahun ketiga dan menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah penerima manfaat. Koordinator Bidang Dakwah Masjid Jabal Rohmah, Iptu Wahib, menyampaikan bahwa program berbagi menu berbuka puasa ini menjadi agenda tetap setiap […]

    Bagikan
  • KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, Operasional di Wilayah Daop 7 Madiun Dipastikan Masih Normal

    KA Purwojaya Anjlok di Bekasi, Operasional di Wilayah Daop 7 Madiun Dipastikan Masih Normal

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kereta Api (KA) Purwojaya relasi Gambir–Kroya mengalami anjlokan pada dua gerbong bagian belakang saat melintas di emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Kabupaten Bekasi, Sabtu (25/10/2025) siang. Akibat insiden tersebut, sebanyak empat perjalanan kereta api lainnya mengalami keterlambatan, salah satunya KA Brantas relasi Pasarsenen–Blitar yang melintasi wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Manager […]

    Bagikan
  • Overstay 60 Hari, Dua WNA Asal Malaysia Dideportasi Kantor Imigrasi Madiun

    Overstay 60 Hari, Dua WNA Asal Malaysia Dideportasi Kantor Imigrasi Madiun

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua warga negara Malaysia dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Madiun setelah diketahui melanggar izin tinggal atau overstay lebih dari 60 hari di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kepala Subseksi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Madiun, Aditya Yusuf, menjelaskan bahwa kedua WNA tersebut bukan tenaga kerja asing, melainkan hasil […]

    Bagikan
expand_less