Berita Terkini
Trending Tags

Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • visibility 154
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan Ayam kampung milik salah satu peternak di Madiun mati mendadak, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Puluhan ayam milik warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mati mendadak dalam tiga hari terakhir. Untuk mencegah penyebaran penyakit, sebagian ternak akhirnya disembelih oleh pemiliknya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa (21/10/2025) ketika beberapa ayam ditemukan mati tanpa sebab jelas. Namun, jumlah kematian terus meningkat setiap harinya hingga mencapai lebih dari 20 ekor.

“Dari kemarin satu dua ayam mati, tapi hari ini meningkat. Ada sekitar 15 ekor lebih yang ditemukan mati,” kata Agik Saputra Wijaya (29), salah satu peternak ayam setempat, saat ditemui di lokasi, Jumat (24/10/2025).

Agik menjelaskan, ayam-ayam yang mati menunjukkan gejala tubuh lemas, pucat, dan tidak aktif seperti biasanya. Ayam yang awalnya lincah mendadak menyendiri di pojokan kandang sebelum akhirnya mati keesokan harinya.

“Ciri-cirinya ayamnya lemas, pucat, yang biasanya aktif jadi diam, terus besoknya mati,” ujarnya.

Hingga kini, total sekitar 23 hingga 25 ekor ayam dilaporkan mati, sementara lebih dari 10 ekor lainnya terpaksa disembelih untuk mencegah penularan lebih luas.

“Daripada menular ke ayam lain, lebih baik dikurangi dulu dengan disembelih,” tambahnya.

Agik berencana memberikan vitamin dan vaksin tambahan bagi ayam yang masih sehat sebagai langkah pencegahan. 

“Selanjutnya kami kasih vitamin dan vaksin lagi supaya tidak menular ke yang lain,” pungkasnya.

Peternak berharap Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun segera turun tangan menginventarisir permasalahan yang dihadapi peternak unggas di wilayah Desa Bantengan. Untuk memastikan penyebab kematian mendadak tersebut dan melalukan upaya pencegahan serta antisipasi kematian unggas secara terus menerus. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta Tuberkulosis (TBC) melalui program deteksi dini dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Remaja Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Sabtu (04/10/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun sekaligus Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD), Hari Wuryanto. Bupati Madiun […]

    Bagikan
  • Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 123
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menerapkan sanksi tegas terhadap puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kinerjanya dinilai belum optimal dalam merealisasikan anggaran belanja. Hingga pertengahan Juli 2025, rata-rata serapan anggaran baru menyentuh angka 40 persen, jauh di bawah ekspektasi. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Muchtar Wahid, mengungkapkan bahwa keterlambatan ini berimbas  […]

    Bagikan
  • Baru H-6 Lebaran 2026, Stasiun di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Sudah Dipadati Pemudik, Ini Datanya

    Baru H-6 Lebaran 2026, Stasiun di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Sudah Dipadati Pemudik, Ini Datanya

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Arus mudik Lebaran 2026 menggunakan kereta api mulai terasa di sejumlah stasiun wilayah KAI Daerah Operasi 7 Madiun. Memasuki H-6 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, stasiun-stasiun di wilayah tersebut mulai dipadati penumpang yang hendak pulang ke kampung halaman. Berdasarkan data sementara Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga […]

    Bagikan
  • Limbah Kotoran Sapi di Pudak Ponorogo Kini Dikelola Jadi Pupuk dan Gas

    Limbah Kotoran Sapi di Pudak Ponorogo Kini Dikelola Jadi Pupuk dan Gas

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Limbah kotoran sapi yang selama ini menjadi persoalan lingkungan di Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo, kini mulai dikelola secara modern. Dukungan pemerintah daerah yang menggandeng investor membuat limbah tersebut tidak lagi mencemari sungai, melainkan bisa diolah menjadi produk yang bermanfaat. Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menjelaskan bahwa saat ini telah dibangun tempat pengelolaan […]

    Bagikan
  • Kandang Berisi 15 Ribu Ekor Ayam di Lembeyan Magetan Ludes Terbakar

    Kandang Berisi 15 Ribu Ekor Ayam di Lembeyan Magetan Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 5 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Lembeyan Wetan Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan pada Sabtu (05/04/2025). Api menghanguskan kandang peternakan ayam milik Karmanto. Sebanyak 15 ribu ternak ayam beserta kandangnya hangus dilalap si jago merah. Menurut keterangan saksi mata, diketahui asap hitam membumbung tinggi sekitar pukul 06.30 WIB. 3 unit mobil pemadam […]

    Bagikan
  • Perempuan Paruh Baya Diduga Hanyut Saat Buang Hajat di Sungai

    Perempuan Paruh Baya Diduga Hanyut Saat Buang Hajat di Sungai

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, digemparkan dengan hilangnya seorang perempuan bernama Sri Wahyuni (53) pada Rabu (22/10/2025) sore. Ia dilaporkan tak kembali ke rumah setelah pamit buang hajat ke sungai yang berjarak sekitar 80 meter dari tempat tinggalnya. Hingga malam hari, keberadaan Sri Wahyuni belum juga diketahui. […]

    Bagikan
expand_less