Sambut Bulan Suro, Pemkab Madiun Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Wilayah
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 45
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama peringatan 1 Suro atau bulan Muharram 1448 Hijriah. Ajakan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas masyarakat dari berbagai elemen budaya dan perguruan pencak silat yang menjadi tradisi tahunan di wilayah tersebut.
Ajakan itu disampaikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, usai mengikuti Apel Aman Suro yang digelar sebagai bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama rangkaian kegiatan bulan Suro.
Menurut Hari, terciptanya kondisi yang aman dan kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan seluruh elemen masyarakat.
“Jadi, tadi sudah ada Apel Aman Suro ya. Kami berharap pada seluruh masyarakat, keamanan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Bukan tanggung jawab Pak Polisi sama Pak TNI, tapi tanggung jawab kita bersama,” kata Hari Wuryanto Senin (15/6/2026).
Ia optimistis semangat kebersamaan dan kerukunan yang selama ini terjalin di Kabupaten Madiun mampu menjaga situasi tetap aman selama perayaan tahun baru Islam.
“Insyaallah kebersamaan dan kerukunan di Kabupaten Madiun akan bisa menjaga kondisi yang kondusif di Kabupaten Madiun,” ujarnya.
Bupati yang lebih dikenal Mas Hari Wur juga berharap momentum bulan Suro tidak lagi identik dengan stigma negatif yang selama ini melekat. Sebaliknya, perayaan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk menggerakkan sektor ekonomi dan pelaku UMKM lokal.
“Kami berharap tahun baru ini kita sambut dengan riang gembira, meningkatkan UMKM yang ada. Jadi tidak hanya itu, stigma yang dulu akan kita hilangkan,” katanya.
Sebagai daerah yang dikenal sebagai Kampung Pesilat Indonesia, Kabupaten Madiun setiap tahun menjadi tujuan berbagai kegiatan yang melibatkan ribuan pesilat dari sejumlah perguruan. Karena itu, Hari meminta seluruh anggota perguruan pencak silat untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Karena potensi Kabupaten Madiun selaku Kampung Pesilat Indonesia, kami berharap teman-teman para pesilat bisa menjaga kondusivitas yang ada di Kabupaten Madiun,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Madiun bersama TNI, Polri, dan berbagai unsur terkait terus melakukan koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan bulan Suro berjalan aman, tertib, dan membawa manfaat bagi masyarakat luas.(Tov).
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Krs/Byg





