Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Atasi Sampah dari 15 Kecamatan, Lahan TPA Kaliabu Akan Dikelola Pemkab Madiun untuk TPST

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 227
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kawasan TPA Kaliabu sisi selatan akan dibangun TPST LSDA dari Pemerintah Pusat. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyatakan siap menerima program pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) melalui Local Service Delivery Improvement Project (LSDP). Fasilitas yang akan dibangun di kawasan TPA Kaliabu, Kecamatan Mejayan, itu diproyeksikan untuk menangani timbulan sampah dari 15 kecamatan di Kabupaten Madiun.

Kesiapan tersebut mengemuka saat tim Desk LSDP dari pemerintah pusat melakukan peninjauan langsung ke lokasi calon pembangunan TPST di TPA Kaliabu.

Tim tersebut terdiri dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Lingkungan Hidup, Bappenas, serta perwakilan Bank Dunia sebagai pendukung pendanaan program.

Direktur Perencanaan, Evaluasi, dan Informasi Pembangunan Daerah Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Iwan Kurniawan, mengatakan Kabupaten Madiun telah masuk dalam daftar 30 daerah yang akan mendapatkan program LSDP setelah melalui proses seleksi dan asesmen kesiapan.

Pembangunan TPST di TPA Kaliabu diproyeksikan menjadi salah satu langkah Pemkab Madiun untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, khususnya dari wilayah yang masuk dalam cakupan pelayanan fasilitas tersebut.

Iwan mengatakan teknologi pengolahan yang direncanakan membutuhkan suplai minimal 100 ton sampah per hari. Sampah tersebut akan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) yang memiliki nilai ekonomi.

Image Not Found
Lahan TPA Kaliabu disiapkan untuk pembangunan TPST LSDP. Foto : Tova-Sinergia

“PU tadi melihat tingkat kekerasan lahan yang akan dibangun TPST. Kemudian kami juga menanyakan apakah suplai sampah ke sini sudah sampai 100 ton. Karena teknologi yang akan dibangun kapasitasnya minimal 100 ton,” ujarnya.

Kapasitas pasokan tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting karena TPST dirancang tidak sekadar sebagai lokasi pembuangan sampah, melainkan fasilitas pengolahan yang menghasilkan produk RDF.

“Seratus ton sampah itu untuk bisa menghasilkan RDF yang tentunya mempunyai nilai ekonomis untuk dijual,” kata Iwan.

Program LSDP tidak hanya mencakup pembangunan TPST dan penyediaan mesin pengolahan sampah. Bantuan juga direncanakan menyasar sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

Mulai dari pengadaan alat angkut dan transportasi sampah, pembangunan hanggar, mesin pengolahan, hingga penguatan kelembagaan dan edukasi kepada masyarakat.

“Jadi dari hulu sampai hilir. Ada infrastruktur, alat angkut, transportasi, hanggar, mesin, kemudian juga penguatan kelembagaan dan edukasi masyarakat,” kata Iwan.

Pemkab Madiun sebelumnya menyiapkan dua alternatif lokasi pembangunan TPST, yakni kawasan TPA Kaliabu dan lokasi TPST di Bangunsari, Kecamatan Dolopo.

Namun, TPA Kaliabu kini dipilih sebagai calon lokasi pembangunan fasilitas pengolahan sampah terpadu melalui program LSDP.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, mengatakan pemilihan lokasi tersebut telah disesuaikan dengan persyaratan program.

Menurut dia, salah satu syarat utama program LSDP adalah status lahan harus merupakan aset milik pemerintah daerah.

Image Not Found
TPST Kaliabu ditargetkan kelola sampah 15 kecamatan. Foto : Tova-Sinergia

“Berangkat dari awal, program ini kita ikuti sejak 2024. Kaitannya dengan lahan, prinsipnya sesuai syarat dan kriteria program LSDP, itu adalah aset Pemerintah Kabupaten,” ujar Zahrowi.

Pemkab Madiun menyiapkan lahan sekitar dua hektare di kawasan TPA Kaliabu untuk pembangunan TPST.

Lokasi tersebut dipilih setelah melalui tahapan desk secara daring maupun tatap muka, yang kemudian dilanjutkan dengan kunjungan tim teknis pemerintah pusat dan perwakilan Bank Dunia.

“Secara area, kondisi TPA yang sekarang ada sudah mendekati overload. Ini coba kita kembangkan dengan teknologi pengolahan,” katanya.

Melalui pembangunan TPST di TPA Kaliabu, Pemkab Madiun berharap persoalan sampah dari 15 kecamatan, Selain mengurangi beban TPA yang mulai mendekati kapasitas maksimal, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu memiliki nilai ekonomi. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Relokasi Dua Pasar Hewan, Target Rampung 2026

    Pemkab Magetan Relokasi Dua Pasar Hewan, Target Rampung 2026

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai memindahkan Pasar Hewan Pahingan di Maospati. Pekerjaan awal sudah berjalan di lahan baru yang berada di belakang Puskesmas Maospati, dengan target penyelesaian pertengahan Desember 2025. Kabid Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menyebut seluruh perizinan sudah beres, termasuk kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang (KKR). Anggaran pembangunan tahap awal mencapai […]

    Bagikan
  • Gempar ! Bayi Laki-Laki Ditemukan Menangis Di Jembatan Ring Road

    Gempar ! Bayi Laki-Laki Ditemukan Menangis Di Jembatan Ring Road

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kelurahan Patihan Kecamatan Manguharjo Kota Madiun digemparkan penemuan sesosok bayi di jembatan Ring Road pada Jumat (15/5/2026) pagi. Bayi itu pertama kali ditemukan seorang pencari rumput yang mendengar tangisan. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu berada di dalam kantong plastik warna biru yang dimasukan kedalam paperbag atau kantong kertas warna […]

    Bagikan
  • Ketua DPRD Soroti Pendidikan, Kesehatan hingga UMKM

    Ketua DPRD Soroti Pendidikan, Kesehatan hingga UMKM

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 menjadi momentum untuk menyoroti sejumlah sektor yang masih membutuhkan pembenahan. Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengakui pelayanan dan pembangunan di sejumlah sektor belum sepenuhnya mampu memberikan hasil terbaik bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Dwi Agus usai mengikuti rapat paripurna istimewa dalam rangka Hari Jadi […]

    Bagikan
  • PSHT Pusat Madiun Genap 104 Tahun, Teguhkan Persaudaraan dan Pengabdian untuk Masyarakat

    PSHT Pusat Madiun Genap 104 Tahun, Teguhkan Persaudaraan dan Pengabdian untuk Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun genap berusia 104 tahun pada 2 September 2026. Lebih dari satu abad perjalanan organisasi yang lahir di Kota Madiun itu menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai persaudaraan, budi pekerti, serta pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Peringatan hari lahir ke-104 PSHT digelar dengan […]

    Bagikan
  • Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi UGM di Magetan

    Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi UGM di Magetan

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim infisnPolres Magetan telah merampungkan autopsi terhadap jenazah mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) di RSUD dr. Sayidiman, Minggu dini hari (13/4/2025). Sheila Amalia Cristanti (21), warga Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun dilaporkan hilang sejak akhir Maret 2025. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di sebuah parit di kawasan Tikungan Lawu Green Forest, tepatnya […]

    Bagikan
  • Anak Sapi Bermata Tiga dan Bermocong Dua Lahir di Magetan Bikin Heboh

    Anak Sapi Bermata Tiga dan Bermocong Dua Lahir di Magetan Bikin Heboh

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Fenomena langka menghebohkan warga Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seekor anak sapi jantan hasil persilangan induk Simental dengan pejantan Limousin lahir dengan kelainan fisik berupa tiga mata, dua moncong, dua lidah, namun hanya memiliki satu kepala dan satu badan. Anak sapi tersebut lahir pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul […]

    Bagikan
expand_less