Berita Terkini
Trending Tags

Angka Kebakaran dan Penyelamatan Tinggi, Damkar Kab. Madiun Kekurangan Armada

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • visibility 119
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi Mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun menghadapi tantangan serius dalam upaya penanganan kebakaran dan penyelamatan non-kebakaran di wilayahnya. Dari total kebutuhan ideal 15 pos damkar untuk mencakup seluruh kecamatan, saat ini hanya tersedia 3 pos aktif dan 1 markas komando (Mako).

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran, Andi Koerniawan, mengatakan saat ini pihaknya hanya memiliki 6 unit kendaraan operasional, terdiri atas 5 mobil damkar dan 1 unit suplai air. Namun, dari jumlah tersebut hanya 4 unit dalam kondisi baik—3 mobil damkar dan 1 unit suplai—sementara 2 unit lainnya mengalami kerusakan.

“Idealnya, Kabupaten Madiun memiliki 15 pos damkar agar tiap kecamatan memiliki satu unit siaga. Saat ini satu pos harus mencakup lima kecamatan sekaligus,” ujar Andi, Senin (27/10/2025).

Menurut Andi, distribusi armada yang masih berfungsi berada di Pos Mejayan (1 damkar dan 1 suplai), Pos Pendopo Lama (1 unit baik dan 1 rusak), serta Pos Kecamatan Geger (1 unit baik dan 1 rusak). Sementara itu, Mako Damkar memiliki satu mobil komando untuk koordinasi lapangan.

Saat ini terdapat 49 personel yang tersebar di tiga pos dan satu markas komando. Namun, jumlah tersebut dinilai masih terbatas untuk menjangkau area seluas Kabupaten Madiun, terutama wilayah atas yang memiliki medan terjal dan jalan sempit seperti Kecamatan Kare dan Gemarang.

Andi menuturkan, prioritas ke depan adalah peremajaan armada dan sarana prasarana. Fokus utama akan diberikan pada wilayah dengan tingkat risiko tinggi dan kondisi geografis sulit.

Selain mobil pemadam kebakaran, pihaknya juga membutuhkan kendaraan penyelamatan non-kebakaran. Saat ini terdapat tiga mobil penyelamatan non-kebakaran dalam kondisi rusak dan sudah tua. Padahal, angka kejadian non-kebakaran justru mendominasi.

“Selama 2025 hingga triwulan ketiga, kami telah menangani 542 kejadian. Dari jumlah itu, 483 kasus merupakan penyelamatan non-kebakaran, sedangkan 59 kasus adalah kebakaran,” ungkapnya.

Andi berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan peremajaan armada dan penambahan pos di wilayah rawan agar pelayanan Damkar semakin optimal.

“Kami akan prioritaskan penguatan pos di wilayah atas seperti Kare dan Gemarang. Harapannya, respon darurat bisa lebih cepat dan efektif,” pungkasnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD – Pemerintah Kota Madiun  Godok Tiga Raperda Inisiatif

    DPRD – Pemerintah Kota Madiun  Godok Tiga Raperda Inisiatif

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – DPRD Kota Madiun tengah mempersiapkan langkah strategis melalui pembahasan 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif. Tiga raperda yang akan dibahas yaitu tentang Kota Cerdas, Keterbukaan Informasi Publik (KIP), dan Keprotokolan. Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Madiun dalam Nota Penjelasan 3 Raperda Inisiatif tahap I tahun 2025 di […]

    Bagikan
  • Gudang Pengolahan Kayu di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    Gudang Pengolahan Kayu di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Gudang penyimpanan sekaligus pengolahan kayu di Desa Padas, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ludes terbakar pada Sabtu (5/9/2026) sore. Kebakaran terjadi saat gudang dalam kondisi kosong karena pemilik dan seluruh karyawan telah meninggalkan lokasi. Kobaran api diketahui sekitar pukul 16.45 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap tumpukan kayu serta […]

    Bagikan
  • Kasus Dugaan Penyalahgunaan Bansos Dinsos-P3A, Kejari Ponorogo Periksa 33 Saksi

    Kasus Dugaan Penyalahgunaan Bansos Dinsos-P3A, Kejari Ponorogo Periksa 33 Saksi

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Penanganan kasus dugaan korupsi atau penyalahgunaan dana bantuan sosial (bansos) di lingkungan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Ponorogo terus berlanjut. Hingga kini, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo telah memeriksa sebanyak 33 orang saksi. Kepala Seksi Intelijen Kejari Ponorogo, I Komang Ugra Jagiwirata menjelaskan, dari total saksi yang telah […]

    Bagikan
  • Wow !! Kakek Pengemis di Magetan Bawa Uang Tunai Rp. 10 Juta Lebih

    Wow !! Kakek Pengemis di Magetan Bawa Uang Tunai Rp. 10 Juta Lebih

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Aksi razia rutin petugas gabungan dari Dinas Sosial (Dinsos) Magetan dan Satpol PP membongkar fakta mengejutkan. Seorang pria lansia berusia 79 tahun yang biasa mengemis di depan minimarket kawasan Selosari, ternyata menyimpan uang tunai lebih dari Rp. 10 juta di balik bajunya. Pria tersebut diketahui bernama Wagimun, warga Desa Sumberagung, […]

    Bagikan
  • Jalan Santai dan Bazar UMKM di Munggut Jadi Ajang Harmonisasi Kerukunan Warga

    Jalan Santai dan Bazar UMKM di Munggut Jadi Ajang Harmonisasi Kerukunan Warga

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ribuan warga Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun memadati halaman kantor kelurahan pada Minggu (31/8/2025) untuk mengikuti jalan santai, bazar UMKM, dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini menjadi puncak peringatan HUT ke-80 RI sekaligus sarana mempererat hubungan sosial antar warga. Acara dibuka dengan senam massal dan pemberangkatan jalan santai sepanjang […]

    Bagikan
  • Harga Melonjak, Warga Kare Madiun Berburu Telur Murah di Pasar Murah

    Harga Melonjak, Warga Kare Madiun Berburu Telur Murah di Pasar Murah

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Lonjakan harga bahan pokok, terutama telur ayam, membuat Pemerintah Kabupaten Madiun turun tangan dengan menggelar pasar murah di sejumlah wilayah. Rabu (22/10/2025), ratusan warga memadati halaman kantor Kecamatan Kare demi mendapatkan paket sembako bersubsidi. Meski hujan mengguyur sejak pagi, antusiasme warga tak surut. Mereka rela mengantre untuk memperoleh nomor antrean […]

    Bagikan
expand_less