Berita Terkini
Trending Tags

Muat 7 Ton Paku, Truk Terguling di Tanjakan Plaosan Diduga Ikuti Petunjuk Google Maps

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebuah truk boks bermuatan tujuh ton paku terguling di tanjakan Dsn. Ngerong, Ds. Dadi, Kec. Plaosan Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebuah truk boks bermuatan tujuh ton paku terguling di tanjakan Dusun Ngerong, Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (31/10/2025) dini hari. Kecelakaan tunggal tersebut diduga terjadi karena sopir salah membaca arah dari aplikasi peta digital. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Peristiwa berlangsung sekitar pukul 03.00 WIB. Truk bernomor polisi B-9584-TXV yang dikemudikan Junaedi (45), warga Kabupaten Tasikmalaya, awalnya hendak menuju kawasan Plaosan. Namun, ia justru mengikuti petunjuk jalan alternatif dari aplikasi navigasi yang mengarahkan ke jalur lama. Jalur itu dikenal sempit dan memiliki tanjakan curam.

Menurut penuturan Sutomo, warga sekitar yang menjadi saksi mata, truk sempat berusaha menanjak tetapi kehilangan tenaga. “Waktu sudah hampir sampai atas, truknya tidak kuat. Akhirnya mundur pelan lalu terguling ke kiri. Mungkin mengira jalur ini bisa dilewati truk besar. Padahal tanjakannya ekstrem” ujarnya.

Ia juga menyebut, kejadian serupa bukan pertama kalinya terjadi di jalur lama Plaosan. Banyak pengemudi dari luar daerah yang tersesat karena terlalu mengandalkan aplikasi peta digital.

“Sudah sering ada kendaraan luar kota lewat sini karena diarahkan map. Kalau malam atau dini hari, risikonya besar. Untungnya kali ini sopirnya selamat,” tuturnya.

Tak lama setelah insiden, petugas kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta pengaturan arus lalu lintas. Proses penarikan truk berlangsung cukup lama hingga kendaraan berhasil diamankan menggunakan mobil derek.

Meskipun tidak menimbulkan korban, peristiwa ini menjadi peringatan bagi para pengemudi agar lebih waspada saat melintas di wilayah pegunungan. Kontur jalan di kawasan Plaosan yang menanjak dan berkelok tidak seluruhnya cocok untuk kendaraan besar.

“Teknologi memang sangat membantu, tapi pengguna tetap harus menyesuaikan dengan kondisi medan di lapangan,” imbuh Sutomo mengingatkan.

Kejadian ini menambah daftar insiden di kawasan lereng Gunung Lawu yang dipicu kesalahan petunjuk aplikasi navigasi. Para sopir diimbau selalu memeriksa ulang rute dan memastikan jalur yang dipilih aman, bukan hanya yang tercepat.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Viral di Media Sosial, Sepasang Pengantin di Ngawi Habiskan Rp. 1 Juta Untuk Resepsi Pernikahan

    Viral di Media Sosial, Sepasang Pengantin di Ngawi Habiskan Rp. 1 Juta Untuk Resepsi Pernikahan

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Sepasang pengantin di Kabupaten Ngawi viral di media sosial. Bukan karena glamornya resepsi pernikahan, namun karena kesederhanaannya saat momen sakral pernikahan Siti Fatonah (29), dan Ribut Ariyanto (34) di Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Sine pada Senin (21/04/2025). Dari video yang beredar, tidak ada terop atau panitia Wedding Organizer, selama pernikahan berlangsung […]

    Bagikan
  • DLH Madiun Uji Kualitas Air untuk Penuhi Syarat Akreditasi Laboratorium Lingkungan

    DLH Madiun Uji Kualitas Air untuk Penuhi Syarat Akreditasi Laboratorium Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun melakukan pengambilan sampel air di sejumlah aliran sungai sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kaliabu pada Senin (02/09/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pemenuhan syarat akreditasi bagi laboratorium lingkungan yang dikelola UPTD DLH setempat. Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhammad Zahrowi, menjelaskan uji kualitas air […]

    Bagikan
  • DKPP Kota Madiun Lakukan Monitoring Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    DKPP Kota Madiun Lakukan Monitoring Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan melakukan survei dan monitoring kesehatan hewan kurban di seluruh lapak penjualan. Kegiatan ini berlangsung mulai 26 Mei hingga 5 Juni 2025. Kabid Pertanian DKPP Kota Madiun, Wahyu Niken Febrianti, menyampaikan bahwa […]

    Bagikan
  • Gontor Berduka, Pimpinan PMDG Prof. Amal Fathullah Zarkasyi Meninggal Dunia

    Gontor Berduka, Pimpinan PMDG Prof. Amal Fathullah Zarkasyi Meninggal Dunia

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Salah satu pimpinan PMDG, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., wafat pada Sabtu, 3 Januari 2026, bertepatan dengan 14 Rajab 1447 Hijriah, pukul 12.14 WIB di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta. Kabar wafatnya almarhum disampaikan secara resmi oleh Sekretariat Pimpinan PMDG. […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bentuk 27 Koperasi Merah Putih, Bagian dari Dukungan Program MBG

    Pemkot Madiun Bentuk 27 Koperasi Merah Putih, Bagian dari Dukungan Program MBG

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun telah mendirikan 27 Koperasi Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan warga dengan harga terjangkau serta mendukung operasional dapur makan bergizi gratis (MBG). Wali Kota Madiun, Maidi, menjelaskan bahwa kebutuhan bahan makanan untuk dapur MBG sangat besar, mengingat ada sekitar 51.000 pelajar yang setiap harinya menerima […]

    Bagikan
  • Ada-ada Saja Tingkah Bocil Ini, Jarinya Terjepit Kursi, Damkar Evakuasi

    Ada-ada Saja Tingkah Bocil Ini, Jarinya Terjepit Kursi, Damkar Evakuasi

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Terkadang, tingkah laku balita bisa menjadi perhatian serius bagi orang tua. Seperti yang terjadi hari ini Kamis (13/3/2025), anak bernama Quenza Amara Adila, 3 tahun, yang merupakan warga Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari, mengalami kejadian tak terduga. Jari telunjuknya terjepit di lubang kursi besi saat sedang bermain di rumah. Kekhawatiran orang […]

    Bagikan
expand_less