Berita Terkini
Trending Tags

Hari Pertama TKA di SMAN 5 Kota Madiun Berjalan Lancar, 346 Siswa Ikuti Ujian Serentak Nasional

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
  • visibility 78
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Siswa Siswi SMA 5 Kota Madiun melaksanakan TKA, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas XII resmi dimulai. SMAN 5 Kota Madiun menjadi salah satu sekolah yang turut menyelenggarakan ujian tersebut pada Senin (03/11/2025). Hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti, seluruh siswa hadir tepat waktu dan mengikuti ujian sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Wakil Kepala Kurikulum SMAN 5 Kota Madiun, Yamualim, menyampaikan bahwa total peserta TKA di sekolahnya mencapai 346 siswa, terdiri dari 142 laki-laki dan 204 perempuan. Pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pertama pukul 07.30–10.00 WIB dan sesi kedua pukul 10.30–13.00 WIB.

“Alhamdulillah dari jumlah siswa semuanya hadir dan tidak ada yang terlambat. Kami berharap kegiatan TKA berjalan lancar hingga hari terakhir,” ujarnya.

Ujian TKA digelar secara nasional dengan dua gelombang, yaitu tanggal 3–4 November untuk gelombang pertama dan 5–6 November untuk gelombang kedua. SMAN 5 Madiun melaksanakan TKA selama empat hari penuh dengan menggunakan enam ruang laboratorium komputer, yaitu lab 1A, 1B, 2A, 2B, 3A, dan 3B.

Pada hari pertama, siswa mengerjakan tiga mata pelajaran utama: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Sementara hari kedua diisi dengan dua mata pelajaran pilihan sesuai minat masing-masing siswa. Berdasarkan data sekolah, mata pelajaran yang paling banyak diminati adalah Matematika tingkat lanjut (135 siswa), disusul Biologi (113 siswa), dan Sosiologi (85 siswa).

Yamualim menjelaskan, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan matang sejak jauh hari. Sejak 24 September, SMAN 5 mengadakan sosialisasi bagi siswa dan orang tua di Asrama Haji Madiun dengan menghadirkan narasumber terkait TKA. Setelah itu, sekolah melaksanakan program intensif belajar selama sebulan penuh (1–30 Oktober) serta tryout pada 14–15 Oktober untuk mematangkan kesiapan siswa.

“Kami juga rutin memberikan update soal latihan kepada siswa agar mereka terbiasa dengan tipe-tipe soal TKA,” tambahnya.

Menurut Yamualim, TKA merupakan program pemerintah yang bertujuan memvalidasi nilai rapor siswa agar penilaian lebih objektif dan seragam di seluruh Indonesia. Dari total peserta di SMAN 5, sekitar 40 persen atau 134 siswa akan terakomodir dalam kategori eligible untuk mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi jalur SNBT.

“Program ini bagus karena menjadi parameter tambahan bagi kampus untuk melihat kemampuan akademik siswa secara lebih objektif,” pungkasnya.

Dengan kesiapan matang dan dukungan penuh dari sekolah, SMAN 5 Kota Madiun optimistis seluruh siswanya dapat menjalani TKA dengan baik dan meraih hasil maksimal untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mimpi Takraw Putri Magetan yang Gagal Mengudara, Kalah Sebelum Bertanding

    Mimpi Takraw Putri Magetan yang Gagal Mengudara, Kalah Sebelum Bertanding

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Semangat mereka sudah membuncah sejak Februari. Enam kali latihan dalam sepekan, tas sudah dikemas, hotel di Malang sudah dipesan. Namun semua itu sirna hanya karena satu surat keputusan. Tim sepak takraw putri Kabupaten Magetan batal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX 2025. Bukan karena gagal seleksi atau […]

    Bagikan
  • Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    Pasar Gula Macet, Petani Tebu Madiun Menjerit 13 Minggu Tak Terbayar

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Memasuki panen raya tebu, ratusan petani di Kabupaten Madiun terancam bangkrut karena tidak menerima pembayaran hasil panen selama 13 minggu. Sejak Juli 2025, gula petani tak terserap pasar akibat stok melimpah dan mandeknya program penyerapan pemerintah. “Petani tebu setengah mati tidak bisa hidup karena gula tidak laku. Sudah 13 minggu […]

    Bagikan
  • Alokasi Pupuk Subsidi Tahun 2025 di Ponorogo Sebanyak 57 Ribu Ton.

    Alokasi Pupuk Subsidi Tahun 2025 di Ponorogo Sebanyak 57 Ribu Ton.

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Ponorogo – Pemerintah pusat menetapkan alokasi pupuk bersubsidi untuk petani di Ponorogo pada tahun 2025 ini mencapai 57 ribu ton. Dengan rincian 30,4 ribu ton Urea, 22,3 ribu ton NPK, dan 4,5 ribu ton pupuk organik. Penyalurannya akan dilakukan melalui 2.024 kelompok tani di wilayah ini. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Gelar Salat Ghoib dan Donasi untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera

    Polres Magetan Gelar Salat Ghoib dan Donasi untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana haru menyelimuti Masjid Shiratal Mustaqim Polres Magetan, Rabu (03/12/2025) siang. Ratusan anggota kepolisian berdiri rapat dalam barisan, menundukkan kepala, dan memanjatkan doa untuk para korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ibadah Salat Ghoib yang dipimpin Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa […]

    Bagikan
  • PHRI Magetan Sesalkan Aksi Getok Harga, Peringatan Teguran Hanya Angin Lalu

    PHRI Magetan Sesalkan Aksi Getok Harga, Peringatan Teguran Hanya Angin Lalu

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Magetan menyatakan keprihatinannya atas praktik getok harga yang dilakukan sejumlah pedagang kuliner di kawasan Telaga Sarangan. Insiden yang mencuat saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 itu memicu keluhan wisatawan hingga ramai diperbincangkan di media sosial. Kasus serupa bukan kali pertama terjadi dan […]

    Bagikan
  • TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Lokasi baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Madiun akhirnya disepakati. Lokasinya berada di kawasan hutan Alas Kamukti Makmur, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lahan seluas 24 hektare tersebut saat ini tengah dalam proses peninjauan oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun. Peninjauan ini […]

    Bagikan
expand_less