Sabtu, 31 Okt 2026
Trending Tags

OPD Pemkab Ponorogo Keringat Dingin, KPK Endus Dugaan Suap Selain di RSUD dr. Harjono

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu(foto:KPK RI)

Sinergia | Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memperluas penyelidikan dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, usai operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu. Lembaga anti rasuah itu tengah mendalami kemungkinan adanya aliran dana suap dari sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Ponorogo kepada kepala daerah tersebut.

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut tim penyidik menemukan indikasi baru yang mengarah pada dugaan suap dari dinas lain. Dugaan itu selain soal transaksi terkait jabatan dan proyek di RSUD dr. Harjono Ponorogo.

“KPK masih mendalami lebih jauh sumber dana yang diduga berasal dari dinas-dinas di lingkungan pemerintah daerah. Ada indikasi bahwa aliran uang itu tidak hanya terkait jual beli jabatan, tetapi juga proyek-proyek lain,” ujar Asep, di Jakarta, Sabtu (9/11/2025).

Dalam penyidikan sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang tersangka, yaitu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (SUG), Sekda Agus Pramono (AGP), Direktur RSUD dr. Harjono Yunus Mahatma (YUM), dan Sucipto (SC) dari pihak swasta. Mereka diduga terlibat dalam praktik suap jabatan serta pengaturan proyek pembangunan di rumah sakit daerah tersebut.

Meski begitu, KPK menilai bahwa pola transaksi yang terungkap tidak berhenti di rumah sakit plat merah tersebut. Beberapa dinas lain di lingkup Pemkab Ponorogo disebut turut terlibat dalam pemberian dana kepada pejabat tertentu, termasuk kepada Bupati.

“Kami akan menelusuri lebih dalam kemungkinan adanya praktik serupa di dinas-dinas lain. Sejumlah saksi dari internal Pemkab Ponorogo juga akan kami panggil untuk memberikan keterangan,” tambah Asep.

Sebelumnya, penyidik KPK berhasil menyita uang tunai senilai Rp. 500 juta saat pelaksanaan OTT di rumah dinas Bupati Ponorogo pada Jumat (7/11/2025). Total nilai suap yang terkait dengan jabatan Direktur RSUD dr. Harjono diperkirakan mencapai Rp. 1,25 miliar.

KPK juga tidak menutup kemungkinan akan menjerat tersangka lain bila ditemukan bukti kuat tentang aliran dana dari dinas lain yang terhubung dengan kepala daerah maupun pejabat tinggi Pemkab Ponorogo.

“Semua temuan akan kami dalami dan tindaklanjuti sesuai hasil penyidikan. Jika ada keterlibatan pihak lain, tentu akan kami proses sesuai ketentuan hukum,” tegas Asep.

Kasus ini menjadi perhatian publik di Ponorogo dan Jawa Timur, karena untuk pertama kalinya seorang bupati aktif di wilayah tersebut terjerat operasi tangkap tangan oleh KPK.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Garda Terdepan Perubahan, Pemkot Madiun Dorong Peningkatan Kompetensi Digital

    Guru Garda Terdepan Perubahan, Pemkot Madiun Dorong Peningkatan Kompetensi Digital

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional ke-80, Dinas Pendidikan Kota Madiun menggelar apel peringatan pada Selasa (25/11/2025). Apel berlangsung khidmat diikuti para kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Madiun, serta dipimpin langsung Wali Kota Madiun, Maidi. Yang menarik, peserta upacara mengenakan pakaian adat dari Sabang hingga Merauke, menampilkan […]

    Bagikan
  • Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Magetan yang melibatkan Nur Wakhid atau Gus Wahid kembali memanas di tengah proses hukum. Kuasa hukum penggugat, Sumadi, menuding Ketua DPRD Magetan mengambil langkah sepihak dalam pengajuan PAW tanpa mengikuti prosedur yang diatur oleh perundang-undangan. Tudingan ini dilontarkan Sumadi usai pelaksanaan mediasi ketiga dalam […]

    Bagikan
  • Petugas Parkir Disebut Wajah Pemkab Madiun, Bupati Minta Pelayanan Ramah dan Santun

    Petugas Parkir Disebut Wajah Pemkab Madiun, Bupati Minta Pelayanan Ramah dan Santun

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai membenahi pelayanan parkir dengan membina puluhan juru parkir di bawah naungan Dinas Perhubungan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, petugas parkir merupakan representasi wajah pemerintah yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Kegiatan pembinaan tersebut digelar di Madiun pada Selasa (19/5/2026) dan diikuti sekitar 70 petugas parkir. Acara juga dihadiri […]

    Bagikan
  • Bisa Melihat Panorama Kota Madiun dari Atas Balai Kota? Ini Kabar Terbarunya

    Bisa Melihat Panorama Kota Madiun dari Atas Balai Kota? Ini Kabar Terbarunya

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Masyarakat berpeluang menikmati panorama Kota Madiun dari menara Balai Kota. Rencana membuka akses publik ke bangunan bersejarah tersebut mendapat lampu hijau dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur. Namun, BPK memberikan sejumlah catatan. Akses baru menuju menara harus dibangun dengan konstruksi yang aman dan tidak mengganggu struktur bangunan […]

    Bagikan
  • Kemenag Kota Madiun Himbau Calon Jemaah Haji Segera Lakukan Pelunasan Biaya Haji

    Kemenag Kota Madiun Himbau Calon Jemaah Haji Segera Lakukan Pelunasan Biaya Haji

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun terus mempersiapkan ibadah haji tahun 2025. Tercatat, kuota jemaah haji Kota Madiun tahun ini sebanyak 154 orang. Per 14 Februari hingga 14 Maret 2025 mendatang, mereka berhak melakukan pelunasan biaya haji. “Ya masih dalam proses untuk Jamaah Haji Kota Madiun. Pembayaran pelunasan haji nantinya […]

    Bagikan
  • Optimalisasi IFP di Sekolah, Dikbud Madiun Dorong Digitalisasi Pembelajaran

    Optimalisasi IFP di Sekolah, Dikbud Madiun Dorong Digitalisasi Pembelajaran

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Upaya digitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah Kabupaten Madiun, Jawa Timur terus didorong pemerintah daerah. Salah satunya melalui optimalisasi penggunaan Interactive Flat Panel (IFP), perangkat layar sentuh digital yang sejak dua tahun terakhir mulai dipasang di sejumlah SMP.  Banyak guru masih menggunakan IFP sebatas sebagai layar presentasi. Padahal, perangkat ini dirancang untuk mendukung […]

    Bagikan
expand_less