Berita Terkini
Trending Tags

OPD Pemkab Ponorogo Keringat Dingin, KPK Endus Dugaan Suap Selain di RSUD dr. Harjono

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu(foto:KPK RI)

Sinergia | Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memperluas penyelidikan dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, usai operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu. Lembaga anti rasuah itu tengah mendalami kemungkinan adanya aliran dana suap dari sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Ponorogo kepada kepala daerah tersebut.

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut tim penyidik menemukan indikasi baru yang mengarah pada dugaan suap dari dinas lain. Dugaan itu selain soal transaksi terkait jabatan dan proyek di RSUD dr. Harjono Ponorogo.

“KPK masih mendalami lebih jauh sumber dana yang diduga berasal dari dinas-dinas di lingkungan pemerintah daerah. Ada indikasi bahwa aliran uang itu tidak hanya terkait jual beli jabatan, tetapi juga proyek-proyek lain,” ujar Asep, di Jakarta, Sabtu (9/11/2025).

Dalam penyidikan sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang tersangka, yaitu Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (SUG), Sekda Agus Pramono (AGP), Direktur RSUD dr. Harjono Yunus Mahatma (YUM), dan Sucipto (SC) dari pihak swasta. Mereka diduga terlibat dalam praktik suap jabatan serta pengaturan proyek pembangunan di rumah sakit daerah tersebut.

Meski begitu, KPK menilai bahwa pola transaksi yang terungkap tidak berhenti di rumah sakit plat merah tersebut. Beberapa dinas lain di lingkup Pemkab Ponorogo disebut turut terlibat dalam pemberian dana kepada pejabat tertentu, termasuk kepada Bupati.

“Kami akan menelusuri lebih dalam kemungkinan adanya praktik serupa di dinas-dinas lain. Sejumlah saksi dari internal Pemkab Ponorogo juga akan kami panggil untuk memberikan keterangan,” tambah Asep.

Sebelumnya, penyidik KPK berhasil menyita uang tunai senilai Rp. 500 juta saat pelaksanaan OTT di rumah dinas Bupati Ponorogo pada Jumat (7/11/2025). Total nilai suap yang terkait dengan jabatan Direktur RSUD dr. Harjono diperkirakan mencapai Rp. 1,25 miliar.

KPK juga tidak menutup kemungkinan akan menjerat tersangka lain bila ditemukan bukti kuat tentang aliran dana dari dinas lain yang terhubung dengan kepala daerah maupun pejabat tinggi Pemkab Ponorogo.

“Semua temuan akan kami dalami dan tindaklanjuti sesuai hasil penyidikan. Jika ada keterlibatan pihak lain, tentu akan kami proses sesuai ketentuan hukum,” tegas Asep.

Kasus ini menjadi perhatian publik di Ponorogo dan Jawa Timur, karena untuk pertama kalinya seorang bupati aktif di wilayah tersebut terjerat operasi tangkap tangan oleh KPK.(Ega/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menapaki Kesabaran Ziarah Tahunan ke Gunung Nglarangan Ponorogo

    Menapaki Kesabaran Ziarah Tahunan ke Gunung Nglarangan Ponorogo

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan umat Muslim dari berbagai daerah di wilayah Mataraman, Jawa Timur, memadati jalur pendakian Gunung Nglarangan atau dikenal pula sebagai Gunung Gombak, di Desa Nglarangan, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Minggu (13/07/2025). Mereka adalah jemaah zikir Sewulan yang dirintis oleh Almarhum K.H. Makruf Nawawi, berkumpul untuk melakukan ziarah ke makam Eyang Tumenggung […]

    Bagikan
  • Pemuda di Ngawi Sebarkan Rekaman VCS Mantan Kekasih, Terancam 10 Tahun Penjara

    Pemuda di Ngawi Sebarkan Rekaman VCS Mantan Kekasih, Terancam 10 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mengungkap kasus penyebaran konten pornografi yang dilakukan seorang pemuda berinisial ABF (18). Aksi tersebut diduga dipicu rasa cemburu setelah pelaku mengetahui korban, yang merupakan mantan kekasihnya menjalin komunikasi dengan pria lain. Akibat perbuatannya, ABF kini harus berhadapan dengan proses hukum. Ia dijerat dengan Pasal 407 […]

    Bagikan
  • Penataan Proliman hingga Stadion Wilis Segera Dieksekusi, Pemkot Madiun Perketat Pengawasan Sampah

    Penataan Proliman hingga Stadion Wilis Segera Dieksekusi, Pemkot Madiun Perketat Pengawasan Sampah

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menyiapkan penataan kawasan strategis mulai dari Kawasan Simpang 5 patung pendekar atau dikenal Proliman, Jalan Rimba Darma hingga area belakang GOR dan Stadion Wilis. Kawasan tersebut akan disulap menjadi wajah baru kota yang menonjolkan identitas khas Madiun sebagai Kota Pendekar dan Kota Pecel. Hal itu ditegaskan oleh […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Alihkan Peserta PBI-N Nonaktif ke PBI Daerah, Pelayanan Kesehatan Tetap

    Pemkot Madiun Alihkan Peserta PBI-N Nonaktif ke PBI Daerah, Pelayanan Kesehatan Tetap

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 2.079 warga Kota Madiun yang masuk dalam kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Nasional (PBI-N) Jaminasi Kesehatan telah dinonaktifkan. Hal itu dampak dari Pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Kementerian Sosial RI. Jumlah yang dinonaktifkan tersebut dari total 29.516 penerima aktif di Kota Madiun. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan […]

    Bagikan
  • KBIHU Ulul Azmi Gelar Ta’aruf Bersama Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    KBIHU Ulul Azmi Gelar Ta’aruf Bersama Calon Jemaah Haji Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Ulul Azmi AL – Mukkaramah menggelar kegiatan ta’aruf bersama para calon jemaah haji Kota Madiun, bertempat di Hotel Merdeka, Senin pagi (09/06/2025). Acara ini diikuti oleh 24 orang jemaah haji reguler dan haji plus. Kegiatan ta’aruf ini dipandu langsung oleh Tim KBIHU Ulul […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Kawal Tuntutan Guru Honorer Non-dapodik

    DPRD Ponorogo Kawal Tuntutan Guru Honorer Non-dapodik

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sekitar seribu guru honorer non-Dapodik di Kabupaten Ponorogo menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Ponorogo, Selasa (26/5/2026). Dalam aksi tersebut, para guru menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo membuka kembali akses Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang disebut telah ditutup sejak tahun 2020. Aksi yang tergabung dalam Forum Guru Tidak Tetap (GTT) […]

    Bagikan
expand_less