Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

4 Hari Penggeledahan, KPK Sita Jam Tangan Premium hingga Mobil Mewah

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • visibility 212
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
KPK geledah rumah Dirut RSUD dr. Harjono di Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Ponorogo/Kota Madiun — Upaya pengusutan kasus dugaan suap jual beli jabatan, proyek pengadaan, dan gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo terus digencarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selama empat hari berturut-turut, mulai Selasa (11/11/2025) sampai Jumat (14/11/2025), tim penyidik bergerak ke berbagai titik untuk melakukan penggeledahan lanjutan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada Sinergia Mediatama menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan secara maraton di sejumlah lokasi strategis. Area yang menjadi sasaran termasuk Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP), RSUD dr. Harjono, rumah dinas Bupati, rumah dinas Sekda, kediaman pribadi Sugiri Sancoko (SUG), rumah rekanan Sucipto (SUC) hingga rumah Indah Bekti Pratiwi (IBP) di Kabupaten Ponorogo. Tidak hanya itu, penyidik KPK juga menggeledah rumah dr. Yunus Mahatma (YUM) dan rumah Sekda Ponorogo di Kota Madiun serta beberapa tempat lain yang berkaitan dengan perkara.

Dalam kegiatan tersebut, penyidik membawa pulang sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik yang dinilai relevan dengan penyidikan, termasuk dokumen proyek dan penganggaran. Temuan besar diperoleh ketika penyidik menggeledah rumah pribadi Yunus Mahatma. Dari lokasi itu, KPK menyita aset-aset bernilai fantastis. “Di kediaman saudara YUM, tim menemukan sejumlah barang mewah seperti jam tangan premium, 24 sepeda, serta dua mobil mewah, Jeep Rubicon dan BMW,” terang Budi.

KPK menegaskan bahwa penyitaan aset bukan hanya untuk melengkapi pembuktian, tetapi juga langkah awal dalam asset recovery atau pengembalian kerugian negara. Seluruh barang bukti, baik dokumen maupun perangkat elektronik, kini sedang dianalisis untuk memperkuat konstruksi perkara.

“Setiap dokumen dan barang bukti elektronik yang dibawa akan ditelaah lebih jauh untuk mendukung proses penyidikan,” jelasnya.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan empat tersangka, Sugiri Sancoko (SUG) , Bupati Ponorogo,Agus Pramono ,Sekda Ponorogo,dr. Yunus Mahatma (YUM) – Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo serta Sucipto (SUC) ,pihak swasta. Seluruhnya telah ditahan KPK dan sedang menjalani proses hukum lanjutan. (Ega/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Intensifkan Pengawasan LPG, Cegah Penimbunan dan Penyimpangan Distribusi

    Polres Magetan Intensifkan Pengawasan LPG, Cegah Penimbunan dan Penyimpangan Distribusi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan terus memperketat pengawasan terhadap stok dan distribusi LPG bersubsidi di wilayah Kabupaten Magetan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan sekaligus mencegah adanya praktik kecurangan di tingkat agen maupun pangkalan. Melalui Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) bersama Polsek jajaran, petugas melakukan pemantauan langsung ke sejumlah titik distribusi. Pengecekan difokuskan […]

    Bagikan
  • Satu Keluarga di Magetan Alami Kecelakaan di Simpang Tiga Totok Maospati

    Satu Keluarga di Magetan Alami Kecelakaan di Simpang Tiga Totok Maospati

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 420
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu keluarga terjadi di Jalan Raya Maospati–Magetan, kawasan Simpang Tiga Totok, Kabupaten Magetan, Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Insiden ini membuat tiga orang harus mendapat perawatan medis. Peristiwa tersebut menimpa Nailul Muzakki (27) asal Desa Ginuk, Kecamatan Karas, yang berboncengan dengan Regiana Septiana Darawanti (26) dan […]

    Bagikan
  • Ratusan Kera Turun ke Pasar Ngebel, BBKSDA Minta Warga Jangan Memberi Makan

    Ratusan Kera Turun ke Pasar Ngebel, BBKSDA Minta Warga Jangan Memberi Makan

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fenomena ratusan kera ekor panjang yang turun ke kawasan Pasar Ngebel, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kembali menjadi perhatian. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur menyebut kemunculan satwa liar tersebut merupakan fenomena tahunan yang kerap terjadi saat musim kemarau. Kepala Seksi KSDA Wilayah II Balai Besar KSDA Jawa Timur, […]

    Bagikan
  • 15 Pohon Trembesi di Sumber Ngrowo Magetan Diduga Ditebang Tanpa Izin

    15 Pohon Trembesi di Sumber Ngrowo Magetan Diduga Ditebang Tanpa Izin

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sekitar 15 pohon trembesi di kawasan sempadan sumber air Sumber Ngrowo, Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, diduga ditebang dan diambil tanpa izin. Temuan tersebut ditindaklanjuti Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengairan Bringin dengan melaporkannya kepada pemerintah desa dan menyiapkan laporan kepada kepolisian. Penebangan di kawasan yang memiliki fungsi […]

    Bagikan
  • PDI Perjuangan Soroti Perbedaan Data Kebakaran di Magetan, Dorong Pemerintah Bangun Satu Data

    PDI Perjuangan Soroti Perbedaan Data Kebakaran di Magetan, Dorong Pemerintah Bangun Satu Data

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan mendorong Pemerintah Kabupaten Magetan melakukan konsolidasi data kebakaran setelah menemukan adanya perbedaan angka yang dipublikasikan sejumlah instansi. Konsolidasi dinilai penting agar pemerintah, petugas penanganan kebakaran, dan masyarakat memiliki rujukan data yang sama. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan Diana Sasa mengatakan, perbedaan angka tersebut tidak serta-merta […]

    Bagikan
  • Perampingan OPD di Kabupaten Madiun, Baru 2 Penataan Direalisasikan

    Perampingan OPD di Kabupaten Madiun, Baru 2 Penataan Direalisasikan

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Rencana perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Madiun belum sepenuhnya terealisasi. Dari sejumlah skema penataan yang disiapkan Pemkab Madiun, baru dua perubahan yang dipastikan berjalan, sementara rencana penggabungan sejumlah dinas lainnya masih tertunda. Dua penataan yang telah dilakukan yakni penggabungan Dinas Pertanian dan Perikanan dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan […]

    Bagikan
expand_less