Berita Terkini
Trending Tags

Berstatus Waspada, Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu Masih Dibuka

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 231
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Magetan. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu saat ini masih beroperasi normal. Namun, pengelola memperingatkan bahwa status pendakian berada pada kondisi waspada seiring cuaca yang mulai tidak menentu dalam beberapa hari terakhir. Jika hujan ekstrem kembali mengguyur kawasan Lawu, jalur berpotensi ditutup sewaktu-waktu demi keselamatan pendaki.

Mulyadi, Asper BKPH Lawu Selatan, menegaskan bahwa Perhutani terus memantau cuaca harian sebelum mengambil keputusan. Ia menekankan bahwa keselamatan pendaki menjadi prioritas utama dalam pengelolaan jalur pendakian. “Sementara ini masih kami buka. Namun akan kami tutup jika terjadi hujan yang sangat lebat dengan intensitas tinggi, terus menerus, disertai dengan angin,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca di punggungan Lawu dapat berubah cepat, sehingga pengelola tidak ingin mengambil risiko. “Di Lawu ini, cuaca bisa berubah dalam hitungan menit. Kalau sudah masuk fase hujan berat dan anginnya kencang, kami tidak bisa kompromi. Biasanya keputusan penutupan langsung kami ambil di lapangan,” kata Mulyadi.

Meski hingga kini jalur pendakian belum ditutup, Mulyadi menjelaskan bahwa tim rutin melakukan patroli untuk memastikan keamanan rute serta memeriksa titik-titik rawan seperti jalur berbatu, area berakar licin, dan lokasi yang berpotensi terjadi longsor kecil.

“Untuk sementara ini masih dapat dilakukan untuk pendakian. Tapi tetap kami ingatkan pendaki agar memperhatikan kondisi sekitar, terutama setelah hujan. Jalurnya bisa sangat licin,” jelasnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pendaki wajib lebih disiplin selama kondisi cuaca tidak menentu demi mengurangi risiko kecelakaan. “Kami minta pendaki jangan memaksakan diri kalau cuaca sudah gelap atau hujan mulai deras. Kalau kondisi tidak memungkinkan, lebih baik menunda pendakian daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Pengelola juga mengimbau pendaki untuk mengecek prakiraan cuaca terbaru, membawa perlengkapan hujan, headlamp, dan baju ganti. Pendaki yang melakukan perjalanan malam hari diminta mematuhi arahan petugas di basecamp maupun pos pengawasan.

Dengan dinamika cuaca yang cepat berubah, jalur Cemoro Sewu memang masih aman untuk didaki, namun keputusan akhir tetap bergantung pada situasi lapangan.“Prinsipnya, kami membuka jalur selama cuaca masih dalam batas aman. Begitu ada tanda-tanda membahayakan, kami bergerak cepat untuk menutup. Ini semua demi keselamatan bersama,” tutup Mulyadi. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosok dr. Yunus Mahatma Tercatat Pernah Pimpin RSUD dr Sayidiman Magetan

    Sosok dr. Yunus Mahatma Tercatat Pernah Pimpin RSUD dr Sayidiman Magetan

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sosok dr Yunus Mahatma rupanya bukan nama baru di dunia kesehatan publik Jawa Timur. Sebelum menjabat sebagai Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, ia pernah memimpin RSUD dr Sayidiman Magetan. Jejak kepemimpinannya pun masih tercatat dalam laman resmi rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Magetan tersebut. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya […]

    Bagikan
  • Aduan Proyek RPH Manguharjo Masuk DPRD Kota Madiun, Komisi III Siapkan Verifikasi

    Aduan Proyek RPH Manguharjo Masuk DPRD Kota Madiun, Komisi III Siapkan Verifikasi

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Proyek pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Kecamatan Manguharjo menuai sorotan. Pada Kamis (30/4/2026), perwakilan organisasi masyarakat Squad Nusantara mengadukan hasil pembangunan tahap I kepada Komisi III DPRD Kota Madiun. Ketua Komisi III DPRD Kota Madiun, Nur Salim, mengatakan laporan tersebut berasal dari elemen masyarakat dan mencakup sejumlah aspek, mulai dari […]

    Bagikan
  • Menanti 13 Tahun, Suwito dan Ratusan Jemaah Haji Magetan Akhirnya Menuju Tanah Suci

    Menanti 13 Tahun, Suwito dan Ratusan Jemaah Haji Magetan Akhirnya Menuju Tanah Suci

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Langit Magetan tampak cerah, namun suasana di Pendopo Surya Graha justru penuh haru dan air mata. Jumat pagi (16/05/2025), menjadi momentum yang tak terlupakan bagi 339 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Magetan. Setelah menunggu bertahun-tahun, impian mereka untuk menunaikan ibadah haji akhirnya terwujud. Keberangkatan yang masuk dalam Kloter 51 […]

    Bagikan
  • Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

    Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah rumah warga di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terancam roboh akibat pergerakan tanah yang kian parah. Selain merusak permukiman, retakan juga muncul di jalan penghubung antar desa dan mengancam akses warga menuju Caruban. Peristiwa tanah bergerak itu terjadi di RT 17 Desa Sumberbendo. Gerakan tanah sebenarnya sudah […]

    Bagikan
  • Imbas Sidang MK, Pelantikan Bupati Madiun Diundur: Fokus Program 100 Hari

    Imbas Sidang MK, Pelantikan Bupati Madiun Diundur: Fokus Program 100 Hari

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Meski tidak ada agenda sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi, namun jadwal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Madiun terpilih, ikut diundur bersama sejumlah daerah lainnya. Sebagaimana diketahui, Paslon Nomor Urut 2, Hari Wuryanto-dr Purnomo Hadi, ditetapkan KPU Kabupaten Madiun sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih, dalam Rapat […]

    Bagikan
  • Jelang Pelantikan, Hari Wuryanto – dr. Purnomo Hadi Ikuti Pengarahan Wamendagri

    Jelang Pelantikan, Hari Wuryanto – dr. Purnomo Hadi Ikuti Pengarahan Wamendagri

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Jelang pelantikan Kepala Daerah Terpilih Pilkada 2024, Kementrian Dalam Negeri menggelar rapat persiapan Sabtu sore (15/2/2025). Rapat yang digelar secara daring tersebut diikuti sebanyak 481 Kepala Daerah baik Gubernur-Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati dab Walikota-Wakil Walikota terpilih. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto selaku pimpinan rapat, mengungkapkan bahwa sebanyak […]

    Bagikan
expand_less