Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Bawaslu Magetan Intensifkan Uji Petik Pemilih Baru, Soroti Akurasi Data dan Potensi Kerentanan DPT

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bawaslu Magetan kembali melakukan uji petik bagian dari pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2025. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Meski masa pemilu belum berjalan, pengawasan data pemilih di Kabupaten Magetan tetap diperketat. Bawaslu Magetan kembali melakukan uji petik sebagai bagian dari pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) 2025 yang dinilai penting untuk mencegah kekeliruan data sejak dini.

Kegiatan terbaru berlangsung di Desa Joketro, Kecamatan Parang oleh Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Magetan, M. Ramzi yang fokus padapemilih baru dari wilayah setempat.“Uji petik hari ini kami arahkan pada kelompok pemilih yang baru masuk daftar, khususnya yang berasal dari Kecamatan Parang,” ujarnya.

Menurut Ramzi, informasi pemilih baru sebagian besar berasal dari koordinasi Bawaslu dengan sekolah-sekolah. “Data pemilih baru kami peroleh dari pihak sekolah. Selanjutnya, kami cocokkan langsung dengan pemerintah desa untuk memastikan keakuratan: apakah yang bersangkutan memang penduduk desa tersebut,” jelasnya.

Uji lapangan ini dilakukan mengingat banyaknya kasus yang kerap muncul terkait ketidaksesuaian data, seperti alamat yang tidak valid, data ganda, atau pemilih yang telah pindah namun belum diperbarui dalam daftar. Di sejumlah daerah, isu ketidaktepatan data pemilih sering memicu sengketa administrasi, sehingga Bawaslu menilai pengawasan berkelanjutan menjadi kebutuhan mutlak.

Hasil pengecekan ini nantinya menjadi dasar Bawaslu dalam memberi rekomendasi kepada KPU Magetan. “Temuan dari uji petik kami jadikan bahan penyampaian imbauan maupun saran perbaikan kepada KPU,” terangnya.

Pada PDPB 2025, Bawaslu mengemban tiga tugas inti: memeriksa pemilih yang telah ditetapkan KPU, memverifikasi data pemilih baru, serta mengecek data pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS).“Pemilih baru dan data TMS itu merupakan hasil identifikasi Bawaslu sendiri, kemudian kami cek ke lapangan untuk memastikan validitasnya,” tambahnya.

Pengawasan semacam ini menjadi penting karena sejumlah isu masih mengemuka, di antaranya:

• Risiko manipulasi data pemilih, yang kerap terjadi pada masa non-tahapan ketika pengawasan publik relatif longgar.

• Mobilitas penduduk yang tinggi, terutama pelajar dan pekerja, berpotensi menciptakan data tidak mutakhir.

• Kasus pemilih ganda dan pemilih tidak dikenal, yang sering ditemukan menjelang tahapan pemilu.

• Pentingnya transparansi koordinasi antar-stakeholder, terutama sekolah, pemerintah desa, dan KPU, untuk mencegah tumpang tindih data.

Dengan uji petik yang terus dilakukan secara periodik, Bawaslu Magetan berharap akurasi data pemilih dapat terjaga sehingga tidak menimbulkan persoalan baru pada tahapan pemilu mendatang. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai dan Bawang Merah Naik Jelang Nataru, Pedagang PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    Harga Cabai dan Bawang Merah Naik Jelang Nataru, Pedagang PBM Keluhkan Sepi Pembeli

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, harga sejumlah bahan pokok di Kota Madiun mengalami kenaikan cukup signifikan. Kondisi tersebut terpantau di Pasar Besar Madiun (PBM), di mana beberapa komoditas utama mulai melejit dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit yang kini dijual dengan harga […]

    Bagikan
  • BULOG Madiun Tuntaskan Bantuan Pangan 5.835 Ton, Salurkan 7.497 ton Beras SPHP Guna Stabilkan Harga Beras

    BULOG Madiun Tuntaskan Bantuan Pangan 5.835 Ton, Salurkan 7.497 ton Beras SPHP Guna Stabilkan Harga Beras

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Perum BULOG Cabang Madiun menuntaskan penyaluran Bantuan Pangan Beras kepada 291.753 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, dan Kota Madiun. Selain itu, BULOG juga terus mengoptimalkan distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Pemimpin Cabang Perum BULOG Madiun, […]

    Bagikan
  • PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    PBNU Tutup Polemik Risalah Syuriyah, PCNU Magetan Serukan Persatuan Warga Nahdliyin

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan internal di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai beredarnya Risalah Rapat Harian Syuriyah tertanggal 20 November 2025, kini resmi berakhir. Dokumen yang memuat permintaan agar Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mengundurkan diri dalam batas waktu 3×24 jam itu sempat memicu kegaduhan di lingkungan Nahdliyin. Hanya dua hari setelah […]

    Bagikan
  • Kantor ATR/BPN Kota Madiun Diduga Keluarkan ‘Surat Siluman’, Caplok Tanah Pensiunan TNI AD

    Kantor ATR/BPN Kota Madiun Diduga Keluarkan ‘Surat Siluman’, Caplok Tanah Pensiunan TNI AD

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madun – Kinerja pelayanan kantor ATR/BPN Kota Madiun kembali jadi sorotan publik. Belum kelar dugaan kasus korupsi PSU sebuah perumahan, perkara lain mendadak muncul setelah seorang warga mempersoalkan adanya ‘surat siluman’ yang diterbitkan kantor pertanahan tersebut. Surat itu dilayangkan oleh Karyadi, menantu Sariman ( pensiunan TNI AD) dan Darning Supeni, warga Desa […]

    Bagikan
  • Wagiyem, Nenek 66 Tahun Asal Magetan yang Bertahan dengan Keset Sabut Kelapa

    Wagiyem, Nenek 66 Tahun Asal Magetan yang Bertahan dengan Keset Sabut Kelapa

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di sebuah sudut Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tangan renta seorang nenek tampak lincah memilin sabut kelapa. Ia adalah Wagiyem (66), sosok pekerja keras yang tetap produktif di usia senjanya. Dengan ketelatenan dan kesabaran, Wagiyem menenun helai demi helai sabut kelapa menjadi keset kaki tradisional — warisan turun-temurun […]

    Bagikan
  • Dari Lahan Sempit, Peternak Ayam Sengkuni Raup Omzet Puluhan Juta

    Dari Lahan Sempit, Peternak Ayam Sengkuni Raup Omzet Puluhan Juta

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Keterbatasan lahan tak menjadi penghalang bagi Suprapto, warga Dusun Wagir Kidul, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, untuk mengembangkan usaha peternakan ayam. Dengan memanfaatkan lahan sempit di belakang rumah, ia berhasil membudidayakan ayam sengkuni dan meraih omzet hingga Rp30 juta per bulan. Usaha tersebut baru dirintis sekitar enam bulan lalu. Berawal dari delapan […]

    Bagikan
expand_less